Sehari Pasca Demonstrasi, Jalan Raya Kramatwatu Masih Dipenuhi Truk ODOL Siang-Malam

- Penulis

Jumat, 17 Oktober 2025 - 20:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Terpantau Truck Odol masih Berkeliaran di Jalan Raya Serdang yang menuju Lingkar Selatan dan Arah Kramatwatu

Terpantau Truck Odol masih Berkeliaran di Jalan Raya Serdang yang menuju Lingkar Selatan dan Arah Kramatwatu

SERANG, PUSATBERITA — Sehari pasca aksi demonstrasi besar-besaran warga dan mahasiswa di Kramatwatu, Kabupaten Serang, pada Kamis (16/10/2025), kondisi di Jalan Raya Serang–Cilegon belum menunjukkan perubahan berarti. Pantauan di lapangan, Jumat (17/10/2025), jalur utama tersebut masih dipadati oleh truk-truk ODOL (Over Dimension Over Load) yang melintas siang dan malam hari.

Warga mengeluhkan bahwa meskipun aksi protes telah berlangsung dengan tuntutan tegas agar pemerintah dan aparat menindak truk ODOL, namun hingga kini aktivitas kendaraan raksasa itu tetap bebas beroperasi tanpa pengawasan berarti.

“Dari pagi sampai malam tetap aja truk-truk besar itu lewat. Katanya mau ditertibkan, tapi sampai sekarang belum ada perubahan,” ujar Suhanda saat di wawancarai, salah satu warga sekitar Kramatwatu.

Padahal dalam aksi yang digelar sehari sebelumnya, massa menuntut agar aparat kepolisian dan Dinas Perhubungan segera menertibkan kendaraan ODOL yang kerap menjadi penyebab kemacetan dan kecelakaan di jalur padat tersebut.

Baca Juga :  Penerapan Jam Operasional Hanya Omon-omon, Kramatwatu Masih Dipenuhi Truk ODOL

Sementara itu, sejumlah mahasiswa yang ikut dalam aksi kemarin menyatakan akan terus mengawal persoalan ini. Mereka menilai pemerintah daerah belum memiliki komitmen nyata dalam menegakkan aturan terkait kendaraan over muatan.

“Padahal udah di demo tadi kenapa masih banyak lagi mobil tambang pasir lewat jalan raya lagi, percuma di demo juga,” tulis Saputra di akun Facebooknya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak kepolisian maupun pihak kecamatan Kramatwatu Kabupaten Serang terkait kelanjutan penertiban truk ODOL di kawasan Kramatwatu. Saat di konfirmasi via WhatsApp pun belum ada balasan perihal rapat yang akan di adakan di provinsi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pusat-berita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hari Masyarakat Adat Sedunia, SEMMI Tangerang: Pengakuan Masyarakat Adat Belum Tuntas
Truk ODOL Marak, Warga Nibung Geram Ancam Turun ke Jalan
Buka Pelantikan dan Rakerwil, Wagub Banten Apresiasi DPW IMMI Banten
Sambut HUT RI ke-81, Pemuda Pondok Pucung Sulap Tembok Kosong Jadi Mural Kemerdekaan
Diskon 81 Persen! Tirta Benteng Buka Pemasangan Baru Air Bersih
‎PKB Kota Tangerang Perkuat Konsolidasi, Billboard Kepengurusan Baru Terpasang di Sejumlah Titik ‎
‎Ruky Evana: Pengungkapan 46 Juta Butir Obat Keras Daftar G Bukti Keseriusan Polres Tangsel
LMND Banten Apresiasi Polres Tangsel Ungkap 46 Juta Butir Obat Keras Ilegal
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 9 Agustus 2026 - 00:56 WIB

Hari Masyarakat Adat Sedunia, SEMMI Tangerang: Pengakuan Masyarakat Adat Belum Tuntas

Minggu, 9 Agustus 2026 - 00:21 WIB

Truk ODOL Marak, Warga Nibung Geram Ancam Turun ke Jalan

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 20:47 WIB

Buka Pelantikan dan Rakerwil, Wagub Banten Apresiasi DPW IMMI Banten

Kamis, 6 Agustus 2026 - 20:37 WIB

Diskon 81 Persen! Tirta Benteng Buka Pemasangan Baru Air Bersih

Kamis, 6 Agustus 2026 - 17:44 WIB

‎PKB Kota Tangerang Perkuat Konsolidasi, Billboard Kepengurusan Baru Terpasang di Sejumlah Titik ‎

Berita Terbaru

Koordinator lapangan aksi, Lensa Sakban (foto/pusat-berita.com)

Daerah

Truk ODOL Marak, Warga Nibung Geram Ancam Turun ke Jalan

Minggu, 9 Agu 2026 - 00:21 WIB

Ilustrasi layanan pinjaman daring (pindar) di Indonesia. Pendanaan dari lender luar negeri mencapai Rp17,28 triliun hingga Juni 2026 (foto/istimewa).

Nasional

Pendanaan Pindar dari Lender Asing Tembus Rp 17,28 Triliun

Sabtu, 8 Agu 2026 - 21:03 WIB