Moment Kemerdekaan, Bupati Tangerang Ajak Jaga Persatuan Dan Pembangunan Kabupaten Tangerang

- Penulis

Senin, 18 Agustus 2025 - 17:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Kabupaten Tangerang, Saat Melakukan Upacara Peringatan HUT Ke - 80 Republik Indonesia (Dok. Istimewa)

Bupati Kabupaten Tangerang, Saat Melakukan Upacara Peringatan HUT Ke - 80 Republik Indonesia (Dok. Istimewa)

TANGERANG, PUSATBERITA – Suasana khidmat menyelimuti pelaksanaan upacara penaikan duplikat bendera pusaka dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia yang digelar Pemerintah Kabupaten Tangerang bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di Lapangan Aria Yudhanegara, Minggu (17/8/25).

Upacara ini dihadiri Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid, Kejaksaan Negeri Kabupaten Tangerang, Polres Kabupaten Tangerang, Polres Metro Tangerang Kota, Polres Tangerang Selatan, Komando Distrik Militer 0510, Kemenag Kabupaten Tangerang, beserta para jajaran. Hadir pula berbagai unsur masyarakat dan organisasi yang ikut meramaikan peringatan hari bersejarah bagi bangsa Indonesia tersebut.

Dalam sambutannya, Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menekankan bahwa peringatan kemerdekaan ke-80 tahun ini harus menjadi momentum untuk memperkokoh persatuan sekaligus menghormati jasa para pahlawan bangsa.

“Dengan upacara ini kita semua sepakat, Pemerintah Kabupaten Tangerang bersama masyarakat senantiasa mengingat sekaligus menghormati para pejuang, para pahlawan yang telah gugur memerdekakan negara Republik Indonesia,” ujar Bupati Maesyal di lokasi.

Ia menambahkan, kemerdekaan yang telah diraih dengan pengorbanan jiwa dan raga para pahlawan harus diisi dengan karya nyata. Bukan hanya mengenang, tetapi juga melanjutkan perjuangan mereka melalui pembangunan dan peningkatan pelayanan bagi masyarakat.

Baca Juga :  BBMKG Imbau Warga Banten Waspada Angin Kencang 3–5 September

“Kita mengabadikan sekaligus melanjutkan perjuangan para almarhum pejuang dan pahlawan dengan mengisi kegiatan pembangunan di Kabupaten Tangerang. Alhamdulillah, Forkopimda bersama masyarakat bahu-membahu, bergandeng tangan untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” imbuhnya.

Menurut Bupati Maesyal, pembangunan di Kabupaten Tangerang tidak boleh berhenti pada proyek fisik semata, tetapi juga harus menyentuh aspek kesejahteraan masyarakat. Ia menegaskan kehadiran pemerintah bersama Forkopimda ditujukan untuk memperkuat pelayanan publik, sekaligus memastikan masyarakat dapat merasakan langsung manfaat pembangunan.

“Harapannya, semua aspek bisa benar-benar meningkat. Kehadiran kami dari Forkopimda tentu untuk memperkuat pelayanan, dan secara bertahap mensejahterakan masyarakat. Karena tujuan hadirnya pemerintah adalah satu, mensejahterakan masyarakat secara bertahap,” tegasnya.

Perayaan HUT ke-80 RI tingkat Kabupaten Tangerang tahun ini juga diwarnai berbagai rangkaian kegiatan. Selain pengibaran Sang Saka Merah Putih, ada penampilan Paduan Suara Gita Swara Tangerang Gemilang, penyanyi solo, Tari Kreasi Wangsakara yang menambah semarak suasana.

“Mari semua komponen yang ada di sini ikut merayakan dan melaksanakan upacara memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-80 tahun 2025,” pungkasnya


  1. Artikel Lain: Pemkab Tangerang Beri Diskon BPHTB Dan Denda PBB Selama Agustus

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pusat-berita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Muswil III SAPMA PP Banten Resmi Dibuka
Aktivis Soroti Dugaan Bisnis Ilegal di Lahan PT Angkasa Pura II
Gelar Nobar “Pesta Babi”, SEPETA: Pembangunan Tidak Boleh Rampas Hak Rakyat
IMMT: Dugaan Pungli Terjadi di Objek Wisata Kelapa Dua
Alarm Reformasi dan Demokrasi Mati, Poros Baru Nobar Pesta Babi
BEM UMT Gelar Mimbar Bebas Hari Reformasi: Perjuangan Rakyat Belum Selesai
Gelar Nobar “Pesta Babi” dan Ngobrol Cerdas, IMMT: PSN Papua dan Wajah Baru Kolonialisme
Proyek Rumpon Bernilai Fantastis, GNPI: Kami Akan Laporkan ke APH, Ini Ilegal
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 16:30 WIB

Muswil III SAPMA PP Banten Resmi Dibuka

Sabtu, 23 Mei 2026 - 17:29 WIB

Aktivis Soroti Dugaan Bisnis Ilegal di Lahan PT Angkasa Pura II

Jumat, 22 Mei 2026 - 22:16 WIB

Gelar Nobar “Pesta Babi”, SEPETA: Pembangunan Tidak Boleh Rampas Hak Rakyat

Jumat, 22 Mei 2026 - 00:10 WIB

IMMT: Dugaan Pungli Terjadi di Objek Wisata Kelapa Dua

Kamis, 21 Mei 2026 - 20:36 WIB

BEM UMT Gelar Mimbar Bebas Hari Reformasi: Perjuangan Rakyat Belum Selesai

Berita Terbaru

Penampilan Debus dalam Opening Ceremony Muswil III SAPMA PP Banten (Foto: Agung/Pusat-Berita)

Banten

Muswil III SAPMA PP Banten Resmi Dibuka

Minggu, 24 Mei 2026 - 16:30 WIB

Foto/Ilustrasi

Opini

Aktivis Kampus Mandul Bentangkan Spanduk Penyesalan

Sabtu, 23 Mei 2026 - 17:40 WIB

IMMT Soroti Dugaan Terjadi Pungli di Objek Wisata Kelapa Dua (Foto: Istimewa)

Banten

IMMT: Dugaan Pungli Terjadi di Objek Wisata Kelapa Dua

Jumat, 22 Mei 2026 - 00:10 WIB