Tingkatkan Berpikir Kritis Mahasiswa DEMA STISNU Hadirkan Kelas Fundamen

- Penulis

Kamis, 27 Februari 2025 - 23:04 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

 

Kota Tangerang, PUSATBERITA – Dewan Mahasiswa (DEMA) STISNU Nusantara sukses menggelar Kelas Fundamen Vol. 1 selama 4 kali pertemuan dalam satu bulan. Kegiatan ini berkolaborasi dengan Komunitas Sua.ra Logika yang bergerak diranah HAM & Demokrasi.

Beragam materi yang dihidangkan pada setiap pertemuannya seperti, Pengantar HAM; HAM dan Demokrasi; Perempuan, HAM dan Permasalahannya, dan Pengantar Ekofeminisme yang disampaikan oleh Topan Bagaskara.

Kelas Fundamen merupakan program pertama yang diinisiasikan oleh DEMA sebagai upaya meningkatkan kemampuan berpikir kritis mahasiswa STISNU Nusantara. Pelaksanaan kegiatan ini sudah dilaksanakan pada tanggal 13, 19, 24, 27 Februari 2025.

Ketua DEMA STISNU Nusantara, Ilham Rizafi menyampaikan kebanggaannya terhadap peserta yang hadir mengikuti Kelas Fundamen. Ia mengatakan walaupun yang hadir tidak banyak, namun tetap optimis pada kegiatan ini.

“Saya melihat kegiatan ini memiliki harapan besar untuk membentuk karakter mahasiswa STISNU lebih berpikir kritis dan kreatif terutama pada isu-isu kemanusiaan,” kata Ilham ketika diwawancarai, Kamis (27/2) 2025.

Selain itu, Ilham menambahkan banyak persoalan kemanusiaan yang sepatutnya sebagai mahasiswa peduli dan bahkan mau berperan aktif untuk mengawal, mengkritisi dan mendiskusikan terkait persoalan atas penindasan kemanusiaan dan lingkungan yang telah terjadi.

Baca Juga :  Poster Kritik Sachrudin-Maryono di 100 Hari Kinerja, Abdul Hakim: Bukan Sekadar Satire, Cermin Kekecewaan

“Iya setiap pertemuan kita selalu ditekankan bahwa setiap manusia memiliki hak kebebasan, baik kebebasan berpikir dan berpendapat. Apalagi pembahasan tidak hanya terkait hak atas manusia, tetapi hak terhadap lingkungan seperti keterhubungan hutan dan perempuan,” ujar Ilham.

Seirama dengan Ilham, Syahri Fakhriyah Tri Kusuma dewi salah satu peserta Kelas Fundamen menuturkan bahwa kegiatan ini bisa menjadi sarana penambahan ilmu pengetahuan yang lebih luas dan menarik.

“Kelas Fundamen ini membahas tentang apa itu hak asasi manusia, serta hak-hak yang lainnya. Juga menjadi titik awal untuk kita bisa bebas berdiskusi berpendapat sesuai dengan opini kita tanpa harus takut dengan tekanan sosial,” ucap Syahri.

Selanjutnya, Debi Larasati juga ikut menanggapi adanya Kelas Fundamen ini menghadirkan manfaat untuk mengisi waktu luang mahasiswa selama libur semester.

“Memberikan ruang diskusi untuk melatih pola pikir yang kritis, saya harap kegiatan seperti ini dapat terus terlaksana untuk membangun suatu kebiasaan berdiskusi,” pungkasnya.

Follow WhatsApp Channel pusat-berita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Seniman Gelar Aksi Tolak Komersialisasi Taman Ismail Marzuki
Mahasiswa STISNU Tangerang Tumbuhkan Literasi Lewat Taman Baca
‎FODIS SINUSA 2026 Hadirkan Panggung Seni dan Dialetika Sastra
Pesan Gus Dur Menggema di Refleksi Waisak Nasional PKB di Tangerang
Sejarah Sekolah Radio Telegrafis Udara Indonesia
DPD GAMKI Jawa Barat: Wacana Geser Polri, Ancaman Serius Bagi Supremasi Hukum
Panitia Natal Nasional Bantu Warga Langowan, Manado dan Tomohon
Banjir Bandang Landa Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, Akibat Hujan Lebat
Berita ini 11 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 18:49 WIB

Seniman Gelar Aksi Tolak Komersialisasi Taman Ismail Marzuki

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 17:48 WIB

Mahasiswa STISNU Tangerang Tumbuhkan Literasi Lewat Taman Baca

Minggu, 7 Juni 2026 - 00:34 WIB

‎FODIS SINUSA 2026 Hadirkan Panggung Seni dan Dialetika Sastra

Minggu, 17 Mei 2026 - 17:42 WIB

Pesan Gus Dur Menggema di Refleksi Waisak Nasional PKB di Tangerang

Minggu, 22 Maret 2026 - 14:13 WIB

Sejarah Sekolah Radio Telegrafis Udara Indonesia

Berita Terbaru

Foto ilustrasi umat Kristiani beribadah (Foto/istimewa)

Banten

Ibadah GKPI Mauk-Sepatan Dibubarkan, Jemaat Diancam Sajam

Minggu, 20 Sep 2026 - 15:01 WIB

Fogging Graha Yadika, Rapid Indonesia dan Damkar Sisir Sarang Nyamuk (foto/istimewa)

Banten

Cegah DBD, Rapid Indonesia Gelar Fogging di Graha Yadika

Sabtu, 19 Sep 2026 - 18:30 WIB