Simposium Pendidikan HIMA PUI: Mengokohkan Komitmen Menuju Indonesia Emas 2045

- Penulis

Jumat, 28 Februari 2025 - 21:52 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, PUSATBERITA — Himpunan Mahasiswa Persatuan Ummat Islam (HIMA PUI) DKI Jakarta sukses menggelar Simposium Pendidikan di Sekretariat DPP PUI, Jakarta. Acara ini menjadi wadah diskusi strategis mengenai masa depan pendidikan Indonesia, dengan tema “Meneguhkan Komitmen HIMA PUI: Mewujudkan Pendidikan Transformatif, Menuju Indonesia Emas 2045.”

 

Dalam sambutannya, Dr. Kana Kurniawan, M.A.Hk., Sekretaris Jenderal DPP PUI, menegaskan pentingnya peran mahasiswa dalam membangun ekosistem pendidikan yang berorientasi pada perubahan sosial. “Pendidikan yang transformatif harus mampu mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kesadaran sosial yang kuat. Mahasiswa harus menjadi agen perubahan, bukan sekadar objek kebijakan pendidikan,” ujarnya.

 

Simposium ini menghadirkan pemateri utama, Irfan Ahmad Fauzi, M.Hum. (Wakil Ketua Umum DPP PUI), yang membahas “Strategi HIMA PUI Sebagai Organisasi Mandiri dan Adaptif.” Dalam paparannya, Irfan menyoroti tantangan utama yang dihadapi organisasi mahasiswa Islam dalam menghadapi disrupsi global.

 

“HIMA PUI harus mampu beradaptasi dengan perubahan zaman tanpa kehilangan identitasnya. Kemandirian organisasi harus dibangun melalui penguatan literasi, penguasaan teknologi, serta sinergi dengan berbagai pihak agar tetap relevan di tengah perubahan sosial yang dinamis,” jelasnya.

Baca Juga :  Sesmenpora Lepas Kontingen Kemenpora ke Pornas Korpri XVII 2025 di Palembang

 

Senada dengan itu, Muhammad Izzuddin Robbani, Ketua Umum PW HIMA PUI DKI Jakarta, menekankan perlunya konsolidasi internal agar organisasi tetap solid dalam menghadapi tantangan pendidikan ke depan.

 

“Kita tidak boleh hanya reaktif terhadap kebijakan pendidikan yang tidak berpihak pada rakyat, tetapi harus mampu menawarkan solusi konkret. HIMA PUI DKI Jakarta akan terus berupaya menjadi jembatan antara mahasiswa, masyarakat, dan pengambil kebijakan,” tegasnya.

 

Acara yang berlangsung dengan antusias ini dihadiri oleh puluhan peserta dari berbagai daerah. Berbagai isu strategis terkait sistem pendidikan nasional, peran zakat dalam pemerataan pendidikan, hingga tantangan geopolitik dalam dunia akademik menjadi bahan diskusi yang mendalam.

 

Di akhir acara, para pemateri dan peserta sepakat bahwa pendidikan yang transformatif hanya dapat terwujud jika ada sinergi antara akademisi, mahasiswa, dan pemangku kebijakan. Kesimpulan dari simposium ini akan dijadikan bahan rekomendasi kebijakan bagi organisasi dan pemerintah, sebagai upaya nyata dalam menyongsong Indonesia Emas 2045.

Follow WhatsApp Channel pusat-berita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gerhana Matahari Total 12 Agustus 2026 Tak Lintasi Indonesia
Haji Agus Salim: Ketika Seorang Diplomat Besar Tak Mampu Beli Kain Kafan
Menhut Ancam Hukum Berat Pelaku Karhutla Gunung Bromo
PKS Dukung Reshuffle Kabinet Prabowo Tak Harus dari Partai
Pendanaan Pindar dari Lender Asing Tembus Rp 17,28 Triliun
Ini Kisaran Honor Anggota Paskibraka, dari Daerah hingga Nasional
Indonesia Catat Serangan Buaya Tertinggi di Dunia, Seiring Rusaknya Habitat
‎SMRC: 42,8 Persen Persepsi Publik terhadap Kondisi Politik Anjlok
Berita ini 8 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 02:55 WIB

Gerhana Matahari Total 12 Agustus 2026 Tak Lintasi Indonesia

Selasa, 11 Agustus 2026 - 02:09 WIB

Haji Agus Salim: Ketika Seorang Diplomat Besar Tak Mampu Beli Kain Kafan

Senin, 10 Agustus 2026 - 05:54 WIB

Menhut Ancam Hukum Berat Pelaku Karhutla Gunung Bromo

Minggu, 9 Agustus 2026 - 12:03 WIB

PKS Dukung Reshuffle Kabinet Prabowo Tak Harus dari Partai

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 21:03 WIB

Pendanaan Pindar dari Lender Asing Tembus Rp 17,28 Triliun

Berita Terbaru