Dewan Penasehat Kadin Cilegon Siap Kawal Iklim Investasi

- Penulis

Jumat, 16 Mei 2025 - 18:59 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

CILEGON, Pusat Berita – Dewan Penasehat Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Cilegon menegaskan tidak tinggal diam menyikapi polemik yang belakangan mencuat terkait dugaan permintaan jatah proyek oleh oknum pengusaha kepada pihak industri.

Video rekaman kejadian tersebut sempat viral di media sosial setelah diunggah pada Selasa (13/5/2025), dan menuai sorotan publik.

Anggota Dewan Penasehat Kadin Cilegon, Habibbudin, dalam keterangannya kepada awak media, menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan koordinasi dengan Ketua Dewan Penasehat serta jajaran tim penasehat lainnya untuk merespons isu yang tengah berkembang.

“Kami akan segera melaksanakan rapat Dewan Penasehat untuk merumuskan kesimpulan dan langkah terbaik demi menjaga kepercayaan investor serta marwah organisasi. Ini adalah kewajiban kami sebagai penasehat,” ujarnya di Cilegon, Jumat (16/5/2025).

Habibbudin menegaskan bahwa Kadin sejatinya merupakan wadah yang terhormat dan menjadi induk organisasi para pelaku usaha sebagaimana diamanatkan undang-undang.

“Kadin adalah organisasi yang terhormat. Saya juga menjabat sebagai Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Tally Mandiri Indonesia (APTMI), yang merupakan Anggota Luar Biasa Kadin Indonesia,” jelasnya.

Baca Juga :  Andri S Permana Jamin GBI Gerendeng Pulo Bebas Beribadah

Lebih lanjut, ia menyebut bahwa persoalan ini telah menjadi isu nasional dan mendapat perhatian dari berbagai pihak, termasuk Kementerian Investasi, Kadin Pusat, hingga kepala daerah dan aparat penegak hukum.

“Ini menjadi pembelajaran penting bagi kita semua. Pemerintah pusat melalui Kementerian Investasi telah merespons positif, demikian pula Kadin Pusat, Wali Kota Cilegon, Gubernur, hingga aparat penegak hukum. Semua ini bermuara pada satu tujuan: menjaga iklim investasi yang sehat dan berkelanjutan di Kota Cilegon,” kata Habib.

Ia mengimbau semua pihak untuk arif dan bijaksana dalam menyikapi peristiwa ini, serta menegaskan komitmen untuk terus mengawal investasi di wilayahnya.

“Kita harus lebih bijak dalam bersikap. Mari kita kawal bersama iklim investasi di Kota Cilegon agar tetap kondusif,” pungkasnya.

Follow WhatsApp Channel pusat-berita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kasatpol PP Kabupaten Tangerang Diduga Lecehkan Anak Buah
Komite Perempuan SEPETA Dorong Perlindungan Pekerja Transportasi Online Perempuan
BMM Salurkan Air Bersih Pada Warga, Akibat 5 Bulan Kesulitan Dapatkan Air Bersih Karena Dampak El Nino
Tim Kuasa Hukum Dorong Perlindungan Korban dan Ajukan Amicus Curiae dalam Kasus Kekerasan Seksual Santriwati
Ibadah GKPI Mauk-Sepatan Dibubarkan, Jemaat Diancam Sajam
Cegah DBD, Rapid Indonesia Gelar Fogging di Graha Yadika
Kantor Notaris dan PPAT Anita Rohmah Gandeng Damkar dan Rapid Indonesia Edukasi Keselamatan Kebakaran
DPC ASLINMAS Kota Tangerang Gelar Rakor, Perkuat Konsolidasi Pengurus
Berita ini 7 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 18:25 WIB

Kasatpol PP Kabupaten Tangerang Diduga Lecehkan Anak Buah

Senin, 21 September 2026 - 15:33 WIB

Komite Perempuan SEPETA Dorong Perlindungan Pekerja Transportasi Online Perempuan

Senin, 21 September 2026 - 12:43 WIB

BMM Salurkan Air Bersih Pada Warga, Akibat 5 Bulan Kesulitan Dapatkan Air Bersih Karena Dampak El Nino

Minggu, 20 September 2026 - 20:14 WIB

Tim Kuasa Hukum Dorong Perlindungan Korban dan Ajukan Amicus Curiae dalam Kasus Kekerasan Seksual Santriwati

Minggu, 20 September 2026 - 15:01 WIB

Ibadah GKPI Mauk-Sepatan Dibubarkan, Jemaat Diancam Sajam

Berita Terbaru

Ilustrasi Satpol PP Kabupaten Tangerang

Banten

Kasatpol PP Kabupaten Tangerang Diduga Lecehkan Anak Buah

Senin, 21 Sep 2026 - 18:25 WIB

Foto ilustrasi umat Kristiani beribadah (Foto/istimewa)

Banten

Ibadah GKPI Mauk-Sepatan Dibubarkan, Jemaat Diancam Sajam

Minggu, 20 Sep 2026 - 15:01 WIB