‎Aktivis Muda Tangerang, Refleksi 1 Tahun Pemerintahan Prabowo–Gibran: Harapan Meningkat, Pelaksanaan Masih Perlu Dibenahi

- Penulis

Minggu, 19 Oktober 2025 - 22:35 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Aktivis Muda Tangerang Refleksi 1 Tahun Pemerintahan Prabowo - Gibran (Pusat Berita)

Aktivis Muda Tangerang Refleksi 1 Tahun Pemerintahan Prabowo - Gibran (Pusat Berita)

Tangerang, PUSAT BERITA – 19 Oktober 2025, Satu tahun sudah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menjadi momentum evaluasi publik atas arah dan kualitas kepemimpinan nasional.

‎Riki Ade Suryana, Aktivis Muda asal Tangerang, menilai bahwa pemerintahan ini telah menunjukkan kemauan kuat untuk membangun bangsa, namun pelaksanaan kebijakan di lapangan masih belum maksimal dan sering tersendat di tingkat teknis.

‎“Langkah-langkah awal seperti pemeriksaan kesehatan gratis, penguatan ketahanan pangan, dan bantuan rumah rakyat menunjukkan niat baik. Namun, di sisi lain, implementasinya belum merata — terutama di wilayah pinggiran seperti Tangerang bagian utara, di mana akses terhadap pelayanan dasar masih terbatas,” ujar Riki.

‎Riki juga menyoroti program makan bergizi gratis yang dinilai bagus secara konsep namun belum efektif di lapangan. “Banyak sekolah di daerah yang belum tersentuh program tersebut karena minimnya koordinasi dan pendataan yang lambat,” tambahnya.

Baca Juga :  SEMMI Tangerang Sambut Transisi Kepemimpinan: Momentum Penyegaran Dan Arah Juang Organisasi

‎Dari sisi ekonomi rakyat, Riki mengingatkan bahwa harga bahan pokok masih berfluktuasi dan lapangan kerja baru belum sepenuhnya menjawab kebutuhan anak muda. “Kita butuh kebijakan yang tidak hanya makro, tapi juga berpihak langsung pada rakyat bawah dan pelaku UMKM,” tegasnya.

‎Sebagai aktivis muda, Riki menekankan pentingnya transparansi, efisiensi birokrasi, dan partisipasi publik dalam setiap kebijakan pemerintah. “Kritik bukan untuk menjatuhkan, tapi untuk memperbaiki. Pemerintah harus membuka ruang dialog yang lebih luas dengan masyarakat sipil agar arah pembangunan benar-benar sesuai kebutuhan rakyat,” katanya.

‎Menutup pernyataannya, Riki menyampaikan, “Satu tahun sudah cukup untuk menanam pondasi, tapi belum cukup untuk memetik hasil. Tahun kedua harus menjadi pembuktian: rakyat menunggu bukan janji, tapi bukti nyata.” Tutup, Riki Ade Suryana Aktivis Muda Tangerang.

Follow WhatsApp Channel pusat-berita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Purbaya Dicopot, Fathorrahman Soroti Pengaruh Jokowi hingga Oligarki
‎Emrus Ungkap Komunikasi Prabowo-Purbaya Dingin, Isu Pangkas MBG Disorot
SEMMI Tangerang Soroti Pencopotan Purbaya Usai Bicara Pangkas MBG
Gerhana Matahari Total 12 Agustus 2026 Tak Lintasi Indonesia
Haji Agus Salim: Ketika Seorang Diplomat Besar Tak Mampu Beli Kain Kafan
Menhut Ancam Hukum Berat Pelaku Karhutla Gunung Bromo
PKS Dukung Reshuffle Kabinet Prabowo Tak Harus dari Partai
Pendanaan Pindar dari Lender Asing Tembus Rp 17,28 Triliun
Berita ini 10 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 17:09 WIB

Purbaya Dicopot, Fathorrahman Soroti Pengaruh Jokowi hingga Oligarki

Senin, 14 September 2026 - 23:30 WIB

‎Emrus Ungkap Komunikasi Prabowo-Purbaya Dingin, Isu Pangkas MBG Disorot

Senin, 14 September 2026 - 19:51 WIB

SEMMI Tangerang Soroti Pencopotan Purbaya Usai Bicara Pangkas MBG

Selasa, 11 Agustus 2026 - 02:55 WIB

Gerhana Matahari Total 12 Agustus 2026 Tak Lintasi Indonesia

Selasa, 11 Agustus 2026 - 02:09 WIB

Haji Agus Salim: Ketika Seorang Diplomat Besar Tak Mampu Beli Kain Kafan

Berita Terbaru

Ilustrasi Satpol PP Kabupaten Tangerang

Banten

Kasatpol PP Kabupaten Tangerang Diduga Lecehkan Anak Buah

Senin, 21 Sep 2026 - 18:25 WIB