Aliansi Pemuda Untuk Rakyat Geruduk Kantor Dishub Kota Tangerang

- Penulis

Sabtu, 14 Juni 2025 - 01:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANGERANG, PUSATBERITA – Aliansi Pemuda Untuk Rakyat (APARATUR), melakukan aksi protes di depan Kantor Dinas Perhubungan Kota Tangerang pada Jumat, (13/6) 2025.

Aksi ini digelar sebagai bentuk perlawanan moral terhadap kelalaian Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tangerang yang dinilai abai dalam menertibkan berbagai segala pelanggaran dalam ruas jalan raya dan penggunaan ruang publik di Kota Tangerang.

Hal ini disampaikan Koordinator Aksi, Reyzan bahwa Dishub telah gagal menjalankan fungsi pengawasan, sehingga kota seolah kehilangan wibawa aturan. Parkir liar menjamur di marka jalur sepeda, pengendara dengan leluasa melawan arus, hingga trotoar pejalan kaki yang berubah menjadi pasar dadakan.

“Kita sudah terlalu lama diam dan bersabar. Kota ini bukan hutan tanpa aturan. Kalau Dishub tidak mau bekerja, maka warga akan terus turun ke jalan,” tegas Reyzan di hadapan awak media.

Menurut Reyzan, laporan pelanggaran sudah berulang kali dilayangkan warga melalui kanal pengaduan resmi. Namun, respon yang diterima hanya berupa janji manis dan papan larangan tanpa penjagaan.

Baca Juga :  FORMITRA Desak Reformasi Moral ASN Kabupaten Tangerang

“Lihat sendiri di Jalan Veteran, di Cikokol, di jalan-jalan pasar tradisional. Parkir liar menduduki jalur sepeda. Trotoar dipenuhi pedagang. Pejalan kaki dipaksa berbagi jalan dengan kendaraan bermotor. Ini bentuk pembiaran yang tidak bisa dimaafkan,” katanya.

Reyzan menambahkan, ketegasan penindakan tidak boleh hanya berhenti di operasi rutin yang sifatnya seremonial. Ia menuntut adanya patroli berkala, sanksi tegas, serta evaluasi total atas sistem penanganan pelanggaran yang dinilai rapuh.

“Kita menuntut pembenahan nyata, bukan sekadar spanduk imbauan. Dishub harus membuktikan mereka ada untuk masyarakat, bukan hanya untuk seremonial penertiban yang hangat-hangat tahi ayam,” ucap Reyzan lantang.

Di akhir aksinya, Reyzan menyampaikan ultimatum moral: bila Dishub tetap berpuas diri dengan penertiban setengah hati, maka gelombang protes akan terus berlanjut hingga kota ini benar-benar bebas dari parkir liar, pelanggar arus, dan okupasi jalur pejalan kaki.

“Ini hak kami sebagai warga kota yang beradab. Kota harus manusiawi. Kalau aturan hanya pajangan, maka demo adalah jalan perlawanan terakhir,” tutup Reyzan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pusat-berita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Musyawarah Dusun Memanas, Desak Pengembang dan Pemerintah Bertanggung Jawab Atas Ancaman Banjir
Soroti Kematian Tahanan di Rutan Polda Metro, LKBH PERMAHI Jakarta Selatan Desak Investigasi Transparan dan Menyeluruh
Pemudik Nyasar Ikuti Google Maps Masuk Jalur Irigasi
Takbir Keliling 1447 H Desa Kramat Berlangsung Meriah, Pemuda Tunjukkan Kreativitas
Aliansi Organda Se-Jakarta Kecam Keras Dugaan Keterlibatan Prajurit TNI Dalam Kasus Penyiraman Air Keras Terhadap Aktivis KontraS
Komunitas Family Blue Paradise Gelar Santunan Anak Yatim dan Buka Puasa Bersama, Perkuat Kepedulian Sosial
BMM Gelar Penyaluran Program Sembako Pejuang keluarga, Bingkisan Lebaran Ceria di Makassar
Penampakan Parkir Liar di Area Stasiun Batuceper
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 26 Maret 2026 - 09:03 WIB

Musyawarah Dusun Memanas, Desak Pengembang dan Pemerintah Bertanggung Jawab Atas Ancaman Banjir

Rabu, 25 Maret 2026 - 17:21 WIB

Soroti Kematian Tahanan di Rutan Polda Metro, LKBH PERMAHI Jakarta Selatan Desak Investigasi Transparan dan Menyeluruh

Minggu, 22 Maret 2026 - 17:25 WIB

Pemudik Nyasar Ikuti Google Maps Masuk Jalur Irigasi

Kamis, 19 Maret 2026 - 22:53 WIB

Takbir Keliling 1447 H Desa Kramat Berlangsung Meriah, Pemuda Tunjukkan Kreativitas

Kamis, 19 Maret 2026 - 15:50 WIB

Aliansi Organda Se-Jakarta Kecam Keras Dugaan Keterlibatan Prajurit TNI Dalam Kasus Penyiraman Air Keras Terhadap Aktivis KontraS

Berita Terbaru

Cendekiawan muda Nahdlatul Ulama (NU) Banten, Abdul Hakim (Foto/Istimewa).

Opini

Negara, Propaganda, dan Publik yang Semakin Kritis

Kamis, 26 Mar 2026 - 16:23 WIB

Foto: Teknologi AI.

Opini

Prabowo Dalam Arus: Paranoid dan Totalitarian

Kamis, 26 Mar 2026 - 16:12 WIB

Foto/istimewa.

Opini

‎Kaum Bohemian Menjelma Hewan Ternak Kekuasaan

Selasa, 24 Mar 2026 - 22:32 WIB