Batu Bara Tercecer di Jalan Kawasan PLTU Suralaya, Warga Khawatirkan Dampak Lingkungan

- Penulis

Sabtu, 13 September 2025 - 19:56 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

CILEGON, PUSATBERITA – Ceceran batu bara ditemukan di ruas jalan kawasan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Suralaya, Kecamatan Pulomerak, Kota Cilegon, pada Sabtu (13/9/2025). Kondisi tersebut dikeluhkan warga karena sudah berlangsung dalam dua hari terakhir.

Ketua Bela Negara Kecamatan Pulomerak, Sarmidi, menyebut batu bara yang tercecer diduga berasal dari aktivitas truk pengangkut milik Indonesia Power. Menurutnya, material tersebut juga terbawa aliran air hujan yang hampir setiap hari mengguyur kawasan Suralaya.

“Sudah dua hari ini terlihat ceceran batu bara di jalan. Mirisnya, kalau hujan turun, material ini ikut hanyut ke saluran air. Kami khawatir bisa mencemari lingkungan,” ujar Sarmidi, yang akrab disapa Mandex, kepada wartawan, Sabtu.

Baca Juga :  IPNU–IPPNU Komisariat UPG dan UIN SMH Banten Galang Dana untuk Korban Bencana Sumatera dan Aceh

Ia menilai, ceceran batu bara itu berpotensi menimbulkan masalah baru, mulai dari jalan yang licin hingga pencemaran lingkungan di sekitar pemukiman warga. Karena itu, pihaknya meminta perusahaan terkait untuk segera melakukan langkah penanganan.

“Ini harus ada perhatian serius. Jangan sampai dibiarkan karena dampaknya bisa luas, baik bagi warga maupun ekosistem sekitar,” katanya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Indonesia Power belum memberikan keterangan resmi terkait temuan ceceran batu bara di sekitar jalan kawasan PLTU Suralaya.

Follow WhatsApp Channel pusat-berita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kasatpol PP Kabupaten Tangerang Diduga Lecehkan Anak Buah
Komite Perempuan SEPETA Dorong Perlindungan Pekerja Transportasi Online Perempuan
BMM Salurkan Air Bersih Pada Warga, Akibat 5 Bulan Kesulitan Dapatkan Air Bersih Karena Dampak El Nino
Tim Kuasa Hukum Dorong Perlindungan Korban dan Ajukan Amicus Curiae dalam Kasus Kekerasan Seksual Santriwati
Ibadah GKPI Mauk-Sepatan Dibubarkan, Jemaat Diancam Sajam
Cegah DBD, Rapid Indonesia Gelar Fogging di Graha Yadika
Kantor Notaris dan PPAT Anita Rohmah Gandeng Damkar dan Rapid Indonesia Edukasi Keselamatan Kebakaran
DPC ASLINMAS Kota Tangerang Gelar Rakor, Perkuat Konsolidasi Pengurus
Berita ini 6 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 18:25 WIB

Kasatpol PP Kabupaten Tangerang Diduga Lecehkan Anak Buah

Senin, 21 September 2026 - 15:33 WIB

Komite Perempuan SEPETA Dorong Perlindungan Pekerja Transportasi Online Perempuan

Senin, 21 September 2026 - 12:43 WIB

BMM Salurkan Air Bersih Pada Warga, Akibat 5 Bulan Kesulitan Dapatkan Air Bersih Karena Dampak El Nino

Minggu, 20 September 2026 - 20:14 WIB

Tim Kuasa Hukum Dorong Perlindungan Korban dan Ajukan Amicus Curiae dalam Kasus Kekerasan Seksual Santriwati

Minggu, 20 September 2026 - 15:01 WIB

Ibadah GKPI Mauk-Sepatan Dibubarkan, Jemaat Diancam Sajam

Berita Terbaru

Ilustrasi Satpol PP Kabupaten Tangerang

Banten

Kasatpol PP Kabupaten Tangerang Diduga Lecehkan Anak Buah

Senin, 21 Sep 2026 - 18:25 WIB

Foto ilustrasi umat Kristiani beribadah (Foto/istimewa)

Banten

Ibadah GKPI Mauk-Sepatan Dibubarkan, Jemaat Diancam Sajam

Minggu, 20 Sep 2026 - 15:01 WIB