BANTEN, PUSATBERITA – Pengurus Dewan Pimpinan Wilayah Ittihadul Muballighin wal Muballighat Indonesia (IMMI) Provinsi Banten periode 2026-2031 resmi dilantik pada Sabtu, (8/8/2026).
Pelantikan sekaligus dirangkai dengan Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) dengan mengusung tema “Bersatu dalam Dakwah, Berkarya untuk Umat dan Berkhidmat bagi Bangsa”.
Pembukaan tersebut dihadiri sejumlah tokoh seperti Ahmad Dimyati Natakusuma (Wakil Gubernur Banten), Dewan Pimpinan Pusat Ketua Umum Beserta Sekretaris Jenderal, Kepala Baznas Provinsi Banten Prof Wawan Wahyudin dan jajaran lainnya.
Gembong selaku Ketua Umum IMMI Banten menyampaikan bahwa pelantikan dan rakerwil momentum organisasi bekerja untuk Banten
“Pelantikan ini kita jadikan momentum untuk bekerja dan bergerak, bukan ketika dibentuk langsung diam (tukcing),” ujarnya.
Menurutnya, IMMI memiliki sejarah panjang dalam kegiatan dakwah di Indonesia.
“Organisasi tersebut telah berdiri sejak 1978 dan selama puluhan tahun turut memberikan kontribusi terhadap negara dan bangsa,” ungkapnya.
Gembong mengatakan bahwa kepengurusan sekarang akan menjadikan IMMI Banten sebagai penggerak sosial untuk masyarakat Banten
Harapannya kepengurusan baru dapat menjalankan program, bekerja dengan baik, dan berjuang untuk masyarakat Banten
“Terima kasih kepada DPP IMMI yang sudah melantik kami. Mudah-mudahan kami IMMI Banten bisa bekerja dan memberikan manfaat untuk umat,” tambahnya.
Manarul, selaku Ketua Umum DPP IMMI Pusat menyampaikan dalam sambutannya agar dakwan bisa menyatu dengan budaya lokal, karena menurutnya budaya dan dakwah tidak bisa dipisahkan selama tidak menentang agama dan syariat
“Berdakwalah saudara saudara, anak anakku semua dalam berdakwah, berjuang, dan ikhlas serta dekatkan dengan budaya lokal,” katanya.
Wakil Gubernur Banten Ahmad Dimyati Natakusuma mengapresiasi kehadiran IMMI di Banten. Pemerintah daerah, kata dia, membutuhkan peran organisasi keagamaan untuk membantu memperkuat pembinaan moral masyarakat.
“Kami selaku pemerintah berharap besar terhadap IMMI dalam berdakwah di Banten,” ucap Wagub Banten.
Ia berharap IMMI dapat mengambil peran dalam memperbaiki akhlak umat serta menguatkan gerakan amar ma’ruf nahi mungkar. Peran tersebut, menurut Dimyati, perlu dijalankan melalui kolaborasi dengan pemerintah daerah.











