Drainase Sempit Sebabkan Genangan di Kawasan Pendidikan

- Penulis

Kamis, 11 September 2025 - 19:15 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Respon Wakil Ketua DPRD Kota Tangerang, Andri S. Permana soal drainase sempit sebabkan genangan di Kawasan Pendidikan Cikokol. Kamis (11/9) 2025. (Foto/SatelitNews.com)


TANGERANG, PUSATBERITA – Hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur Kota Tangerang, selama lebih dari satu jam pada Kamis sore (11/9) 2025 menyebabkan genangan air di Kawasan Pendidikan Cikokol.

‎Pantauan di lapangan, ketinggian genangan bervariasi antara 20 hingga 50 cm yang mengganggu aktivitas pendidikan.

‎Salah satu ruas jalan yang tergenang air berada di samping Sekolah MTSN 1 Kota Tangerang, sempat mengalami kemacetan akibat genangan air yang sulit surut.

‎Yusuf, salah satu pelajar terpaksa menunda pulang ke rumah dengan alasan genangan mengakibatkan sulit memesan ojek online.

‎”Iya sudah berapa kali mesen, ini sih ada banjir (Kawasan Pendidikan),” ujarnya.

‎Ia menambahkan, hujan deras sejak pukul 16:00 WIB membuat drainase tak mampu menampung debit air, sehingga air meluap ke jalan.

‎“Kalau saya lihat, adanya drainase seperti tidak berarti ya. Entah dalam lubangnya (drainase) itu mampet atau memang terlalu kecil untuk menampung volume airnya,” tambah Yusuf.

Baca Juga :  SMIT Sebut Pemkot Tangerang Tak Boleh Legalkan Miras dan Prostitusi
Genangan di dekat MTSN 1 Kota Tangerang. Foto/istimewa

‎Yusuf berharap agar pemerintah Kota Tangerang dapat segera mengambil tindakan untuk mengatasi banjir ini.

‎“Saya belajar di SMA 7, selalu lewat jalan ini, oleh karenanya saya berharap agar pemerintah memperhatikan dan segera memperbaiki sistem drainase di sepanjang ruas rawan banjir terutama, sehingga banjir seperti ini tidak terjadi lagi,” paparnya.

‎Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kota Tangerang, Andri S Permana merespon hal tersebut bahwa Pemkot Tangerang jangan hanya berorientasi melakukan pungutan restribusi di pintu masuk kawasan.

‎Tetapi harus memastikan, Andri berkata, kawasan pendidikan menjadi lingkungan yang aman dan nyaman serta bebas dari genangan.

‎”Kawasan pendidikan sebagai kawasan yang sudah terklusterisasi sebagai kawasan bagi anak-anak kita berproses harus dijaminkan terkait prosedur keselamatan dan kenyamanan,” kata Andri saat ditemui di lokasi, Kamis (11/9) 2025.

Follow WhatsApp Channel pusat-berita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tiga ASN Jayawijaya Tewas Ditembak Sepulang Salurkan Bantuan
Kualitas Air Menurun, Perumda Tirta Benteng Lakukan Optimalisasi Pengolahan
Tindak Lanjut Arahan DPP, Partai Ummat Banten Rapatkan Barisan
AMPIA Desak BKN Periksa dan Nonaktifkan Sementara Rizka Zamzami
Pemuda Muslim Banten Pertanyakan Anggaran Fantastis Pada Lomba Kanvas Gemilang 2026
Gaet Milenial, DPC PKB Kota Tangerang Siapkan Program Olahraga hingga Kegiatan Sosial
Dinkes Kota Tangerang: Kenali Gejala Gangguan Kesehatan Akibat Abu Vulkanik
Creative Space KMHDI Diresmikan Menpora Erick Thohir, Jadi Rumah Juang Kader Hindu se-Indonesia
Berita ini 8 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 17:45 WIB

Tiga ASN Jayawijaya Tewas Ditembak Sepulang Salurkan Bantuan

Rabu, 9 September 2026 - 11:54 WIB

Kualitas Air Menurun, Perumda Tirta Benteng Lakukan Optimalisasi Pengolahan

Rabu, 9 September 2026 - 10:45 WIB

Tindak Lanjut Arahan DPP, Partai Ummat Banten Rapatkan Barisan

Selasa, 8 September 2026 - 02:10 WIB

AMPIA Desak BKN Periksa dan Nonaktifkan Sementara Rizka Zamzami

Minggu, 6 September 2026 - 20:41 WIB

Gaet Milenial, DPC PKB Kota Tangerang Siapkan Program Olahraga hingga Kegiatan Sosial

Berita Terbaru

Topan Bagaskara Inisiator Nawal Institute (foto/istimewa).

Opini

‎Eco-Anxiety: Krisis Iklim dan Persoalan HAM

Jumat, 11 Sep 2026 - 19:14 WIB

Korban tewas penembakan dievakuasi ke UGD RSUD Wamena. (Foto/istimewa)

Papua Pegunungan

Tiga ASN Jayawijaya Tewas Ditembak Sepulang Salurkan Bantuan

Rabu, 9 Sep 2026 - 17:45 WIB