FAM dan Pemuda Desa Buaran Jati Gelar Aksi Bagi-Bagi Takjil

- Penulis

Kamis, 12 Maret 2026 - 22:31 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Mahasiswa yang tergabung dalam Forum Aksi Mahasiswa (FAM) berkolaborasi dengan pemuda Desa Buaran Jati menggelar kegiatan bakti sosial (Foto: Istimewa)

Mahasiswa yang tergabung dalam Forum Aksi Mahasiswa (FAM) berkolaborasi dengan pemuda Desa Buaran Jati menggelar kegiatan bakti sosial (Foto: Istimewa)

TANGERANG, PUSATBERITA – Mahasiswa yang tergabung dalam Forum Aksi Mahasiswa (FAM) berkolaborasi dengan pemuda Desa Buaran Jati menggelar kegiatan bakti sosial dengan membagikan takjil gratis kepada masyarakat di Jalan Raya Mauk KM 16, Kabupaten Tangerang, Kamis (12/3/2026).

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 17.00 WIB tersebut menyasar para pejalan kaki dan pengendara sepeda motor yang melintas menjelang waktu berbuka puasa. Dalam aksi sosial itu, panitia membagikan sekitar 1.000 porsi takjil berupa berbagai hidangan khas Ramadhan.

Takjil tersebut disiapkan secara gotong royong oleh mahasiswa FAM bersama pemuda Desa Buaran Jati selama dua hari sebelum pelaksanaan kegiatan.

Ketua Panitia kegiatan, Akbar Ridho selaku Sekretaris Jenderal FAM, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian mahasiswa dan pemuda terhadap masyarakat sekaligus momentum mempererat silaturahmi di bulan suci Ramadhan.

“Kegiatan ini kami lakukan sebagai bentuk kepedulian sosial sekaligus untuk mempererat tali silaturahmi antara mahasiswa dan masyarakat. Kami ingin memberikan kontribusi kecil namun bermakna bagi warga yang sedang menjalankan ibadah puasa. Semoga apa yang kami lakukan hari ini membawa keberkahan bagi semua,” ujar Akbar.

Selain membagikan takjil, panitia juga menyediakan tempat istirahat sementara bagi masyarakat yang ingin menunggu waktu berbuka puasa di sekitar lokasi kegiatan. Para relawan dari kalangan mahasiswa dan pemuda desa turut membantu mengatur jalannya pembagian takjil agar tetap tertib dan tidak mengganggu arus lalu lintas.

Baca Juga :  Pohon Tumbang Timpa Kandang Unggas Warga di Pulomerak, BPBD Pastikan Kondisi Aman

Salah seorang warga yang melintas di lokasi kegiatan, Nurman mengaku terbantu dengan adanya pembagian takjil gratis tersebut.

“Ini sangat membantu sekali, terutama bagi kami yang sedang di jalan dan tidak sempat menyiapkan takjil sendiri. Semoga kegiatan seperti ini bisa terus dilakukan,” ungkap Nurman.

Di sela kegiatan bakti sosial itu, mahasiswa dan pemuda Desa Buaran Jati juga memanfaatkan momentum untuk menyampaikan aspirasi terkait isu pertanian di wilayah mereka. Para peserta kegiatan membagikan selebaran kepada masyarakat yang berisi pesan mengenai dugaan pelanggaran kawasan Lahan Sawah Dilindungi (LSD).

Dalam selebaran tersebut tertulis bahwa perumahan Griya Artha diduga menabrak kawasan Lahan Sawah Dilindungi (LSD) di wilayah Desa Buaran Jati yang disebut berdampak pada kehidupan para petani.

Aktivis muda Desa Buaran Jati, Shandi Martha Praja, menjelaskan bahwa kegiatan sosial tersebut juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga keberadaan lahan pertanian.

“Selain kegiatan bakti sosial, kami juga membagikan selebaran kepada masyarakat terkait dugaan pembangunan Perumahan Griya Artha yang menabrak kawasan Lahan Sawah Dilindungi (LSD). Kondisi ini kami nilai berpotensi membuat para petani semakin terhimpit,” jelas Shandi.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa dan pemuda Desa Buaran Jati berharap semangat berbagi di bulan Ramadhan dapat berjalan seiring dengan meningkatnya kepedulian masyarakat terhadap perlindungan lahan pertanian serta keberlangsungan kehidupan para petani di daerah tersebut.

Follow WhatsApp Channel pusat-berita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Milad Perumda TB, Sachrudin: Layanan Harus Kian Andal
PRIMA DMI Kota Tangerang Gelar Pelatihan Digitalisasi Remaja Masjid, Dorong Dakwah dan Tata Kelola Organisasi yang Profesional
Sikap Cipayung Plus DKI Jakarta: Evaluasi Dua Tahun Rezim Salah Urus!
Tertibkan aset desa, Kades Mekarjaya Ali Gojali Pastikan Pengukuran Aset Desa dan Pemasangan Patok Tanah Rampung
Mahasabha XIII PHDI Resmi Ditutup, Cantiasa Usung Visi PHDI sebagai Rumah Besar Umat Hindu Nusantara
Kasus Intoleransi Rajeg, Aji Cahyono Putra Jadi Tersangka
Indri Damayanthi: Perempuan Bukan Pelengkap Persatuan
Mahasabha XIII PHDI, Wisnu Bawa Tenaya: Pak Dunia Jangan Mau Diadu Domba, Kita Sama-Sama Jenderal
Berita ini 30 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 15:49 WIB

Milad Perumda TB, Sachrudin: Layanan Harus Kian Andal

Senin, 12 Oktober 2026 - 12:38 WIB

PRIMA DMI Kota Tangerang Gelar Pelatihan Digitalisasi Remaja Masjid, Dorong Dakwah dan Tata Kelola Organisasi yang Profesional

Senin, 12 Oktober 2026 - 12:05 WIB

Sikap Cipayung Plus DKI Jakarta: Evaluasi Dua Tahun Rezim Salah Urus!

Minggu, 11 Oktober 2026 - 18:04 WIB

Tertibkan aset desa, Kades Mekarjaya Ali Gojali Pastikan Pengukuran Aset Desa dan Pemasangan Patok Tanah Rampung

Minggu, 11 Oktober 2026 - 14:54 WIB

Mahasabha XIII PHDI Resmi Ditutup, Cantiasa Usung Visi PHDI sebagai Rumah Besar Umat Hindu Nusantara

Berita Terbaru

Foto/PDAM Tirta Benteng

Banten

Milad Perumda TB, Sachrudin: Layanan Harus Kian Andal

Senin, 12 Okt 2026 - 15:49 WIB