FAM Pandeglang Raya Tegaskan Tidak Ada Dualisme Organisasi

- Penulis

Jumat, 29 Agustus 2025 - 20:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PANDEGLANG, PUSATBERITA – Front Aksi Mahasiswa (FAM) Pandeglang Raya menegaskan bahwa tidak ada dualisme dalam tubuh organisasi mereka, meski belakangan muncul pihak-pihak yang mengatasnamakan FAM di Kabupaten Pandeglang.

Presidium terlantik FAM Pandeglang Raya, Pirman Hidayatullah, menyampaikan keresahan atas maraknya penyalahgunaan nama organisasi oleh oknum tertentu untuk kepentingan pribadi. Ia menegaskan bahwa FAM yang sah hanya satu, yakni FAM Pandeglang Raya.

“Tidak ada dualisme dalam FAM, FAM hanya satu yaitu FAM Pandeglang Raya. Secara de facto dan de jure kita sudah disahkan melalui mekanisme konferensi wilayah dan pelantikan pada 16 Agustus 2025,” ujar Pirman, Jumat (29/8/2025).

Ia juga mengimbau agar masyarakat tidak terkecoh dengan gerakan yang mengatasnamakan FAM Pandeglang.

“Adapun gerakan-gerakan yang ada di luar FAM Pandeglang Raya bukan merupakan bagian dari kami. Itu hanya oknum yang memanfaatkan nama FAM untuk kepentingan pribadi,” tambahnya.

Senada dengan Pirman, Sekretaris Jenderal FAM Pandeglang Raya, Daerobi, menyebut bahwa sebelum konferensi wilayah dan pelantikan, memang sempat ada kelompok yang menggunakan nama FAM Pandeglang. Namun, menurutnya, hal itu sudah keluar dari koridor organisasi.

Baca Juga :  STQ Perdana Kelurahan Sepatan Berjalan dengan Khidmat dan Lancar

“Sempat berdiri nama FAM di Kabupaten Pandeglang, namun atas dasar penyelamatan organisasi dan arahan pendiri, kita kembalikan FAM ke jalan yang seharusnya,” ujarnya.

Pernyataan tersebut juga diperkuat oleh Aly Soero dan Pemvina selaku pendiri FAM Banten. Keduanya menegaskan bahwa FAM di Kabupaten Pandeglang hanya satu, yaitu FAM Pandeglang Raya.

“FAM Kabupaten Pandeglang hanya satu, FAM Pandeglang Raya, dan tidak ada dualisme di dalamnya,” tegas Aly Soero.

Ia berharap, ke depan FAM Pandeglang Raya tetap konsisten memperjuangkan kepentingan masyarakat sesuai dengan prinsip dasar berdirinya organisasi.

“FAM Pandeglang Raya harus terus berpihak pada masyarakat. Karena ketika kamu melihat penindasan dan hatimu tergerak untuk melawan, maka kamu adalah bagian dari FAM,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pusat-berita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PB PII: Kasus Dugaan Kekerasan di Daycare Jogja, Polisi Tak Boleh Lambat Melindungi Hak Anak
SEMMI Audiensi dengan Menko Pangan, Dorong Kemandirian Pangan dan Siapkan Program Petani Milenial
Kesbangpol Kota Tangerang Dorong Kesadaran Politik Masyarakat
Kecelakaan Beruntun KAI di Jalur Blue Line Commuter Line
Trotoar Hancur, Pengendara Keluhkan Bekas Galian Proyek Fiber di Tangerang.
BEM PTNU Banten Soroti Ketidakpastian Kerja: Industri Megah, Fondasi Buruh Retak
Resmi! Institut Binamadani Indonesia Gandeng Kemenag Kota Tangerang, berikan Beasiswa Subsidi bagi ASN dan Guru
Ketua MUI Kota Tangerang Ajak Umat Maknai Idul Adha sebagai Momentum Berkorban
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 19:48 WIB

PB PII: Kasus Dugaan Kekerasan di Daycare Jogja, Polisi Tak Boleh Lambat Melindungi Hak Anak

Selasa, 28 April 2026 - 21:56 WIB

SEMMI Audiensi dengan Menko Pangan, Dorong Kemandirian Pangan dan Siapkan Program Petani Milenial

Selasa, 28 April 2026 - 21:28 WIB

Kesbangpol Kota Tangerang Dorong Kesadaran Politik Masyarakat

Senin, 27 April 2026 - 23:30 WIB

Trotoar Hancur, Pengendara Keluhkan Bekas Galian Proyek Fiber di Tangerang.

Senin, 27 April 2026 - 22:40 WIB

BEM PTNU Banten Soroti Ketidakpastian Kerja: Industri Megah, Fondasi Buruh Retak

Berita Terbaru

Opini

Kekuasaan Tanpa Moral: Jalan Sunyi Menuju Kehancuran

Rabu, 29 Apr 2026 - 18:22 WIB