Trotoar Hancur, Pengendara Keluhkan Bekas Galian Proyek Fiber di Tangerang.

- Penulis

Senin, 27 April 2026 - 23:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pembangunan jaringan kabel fiber optik di sepanjang Jalan KH Hasyim Ashari (Doc. Holid/Ist)

Pembangunan jaringan kabel fiber optik di sepanjang Jalan KH Hasyim Ashari (Doc. Holid/Ist)

Kota Tangerang, PusatBerita — Pembangunan jaringan kabel fiber optik di sepanjang Jalan KH Hasyim Ashari, Kota Tangerang, menuai sorotan.

Alih alih menghadirkan infrastruktur modern, Proyek yang dikerjakan oleh PT Davon Media Teknologi tersebut dinilai Rusak dan meresahkan warga, lantaran kondisi trotoar yang dibongkar tidak dikembalikan seperti semula.

Menurut pantauan dilapangan, sejumlah titik kondisi trotoar tampak rusak. Permukaan yang sebelumnya rapi kini bergelombang, tidak rata, bahkan berlubang. Situasi ini tak hanya mengganggu estetika kota, tapi juga membahayakan keselamatan pengguna jalan.

Seorang pengendara ojek online, Asep yang hampir setiap hari melintasi jalur tersebut, mengaku waswas setiap melintas.

“Sekarang pinggir jalan jadi nggak beres. Mereka bongkar, tapi pas ditutup lagi malah nggak rapi. Biasanya juga ujung-ujungnya nggak diberesin,” ujarnya, Senin (27/04/2026).

Ia bahkan mengaku nyaris terjatuh akibat bekas galian yang tidak tertata.

“Kemarin saya hampir kesandung. Itu bekas galiannya masih berantakan,” tambahnya.

Keluhan warga bukan tanpa alasan. Trotoar yang dibangun semula rapih, kini justru tampak seperti proyek setengah jadi. Sisa material seperti tanah dan puing juga kerap dibiarkan menumpuk di sisi jalan, memperparah kesan semrawut.

Baca Juga :  Praktik Esek-esek di Lahan Angkasa Pura, Warga: Bongkar bukan disegel

Di sisi lain, pihak pelaksana proyek menyatakan bahwa pekerjaan telah mengantongi izin resmi. Wakil mandor proyek, yang dikenal dengan sapaan Mas Doyok, menyebut proyek tersebut merupakan bagian dari jaringan yang berada di bawah koordinasi Asosiasi Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi (APJATEL).

“Ini dari PT Davon, dapat tender dari APJATEL. Izin lengkap, K3 juga sudah dibekali. Cuma memang kadang pekerja di lapangan tidak selalu menerapkan,” jelasnya.

Ia mengungkapkan, proyek ini membentang dari Lampu Merah Cikokol hingga Alfamidi, dengan metode penanaman kabel bawah tanah menggunakan pipa HDPE.

“Kita tanam 25 HDPE, masing-masing berisi kabel,” katanya.

Namun, legalitas proyek tak serta-merta meredam keresahan warga. Meski demikian, warga berharap pemerintah daerah segera turun tangan untuk melakukan pengawasan ketat serta memastikan pihak pelaksana bertanggung jawab memperbaiki trotoar yang rusak. Pasalnya, kondisi tersebut tidak hanya mengganggu kenyamanan, tetapi juga membahayakan keselamatan pengguna jalan.

Jika dibiarkan, proyek infrastruktur yang seharusnya membawa kemajuan justru berpotensi menjadi ancaman keselamatan dan mencoreng wajah kota.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pusat-berita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

‎PKB Kota Tangerang Perkuat Konsolidasi, Billboard Kepengurusan Baru Terpasang di Sejumlah Titik ‎
LMND Banten Apresiasi Polres Tangsel Ungkap 46 Juta Butir Obat Keras Ilegal
Pemuda Lengkong Bersatu Gelar Aksi Damai, Sampaikan Empat Tuntutan
‎Kredibilitas Pansel PT ABM Disorot, Pemuda Muslimin Singgung Dugaan Cacat Etik
Mahasiswa STISNU Tangerang Resmi Buka KKM di Desa Buaran Bambu
LPTQ Batuceper Siapkan Beasiswa Santri dan Program “Goes To School” untuk Cari Bibit MTQ
Cegah Narkoba dan Aids Sejak Dini, WPA & Forum Pemuda Sepatan Timur Gelar Seminar P4GN untuk 60 Pelajar
Fahmil Qur’an Putra Batu Ceper Ikuti MTQ ke-25 Tingkat Kota Tangerang
Berita ini 40 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 6 Agustus 2026 - 17:44 WIB

‎PKB Kota Tangerang Perkuat Konsolidasi, Billboard Kepengurusan Baru Terpasang di Sejumlah Titik ‎

Rabu, 5 Agustus 2026 - 19:06 WIB

Pemuda Lengkong Bersatu Gelar Aksi Damai, Sampaikan Empat Tuntutan

Rabu, 5 Agustus 2026 - 16:29 WIB

‎Kredibilitas Pansel PT ABM Disorot, Pemuda Muslimin Singgung Dugaan Cacat Etik

Selasa, 4 Agustus 2026 - 22:08 WIB

Mahasiswa STISNU Tangerang Resmi Buka KKM di Desa Buaran Bambu

Jumat, 31 Juli 2026 - 18:31 WIB

LPTQ Batuceper Siapkan Beasiswa Santri dan Program “Goes To School” untuk Cari Bibit MTQ

Berita Terbaru