Harga Pangan di Pasar Baru Cilegon: Minyak Goreng Naik, Bawang Bombay Turun

- Penulis

Rabu, 22 Oktober 2025 - 16:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pedagang Pasar Keranggot Cilegon Memulai Aktivitas Dagang nya

Pedagang Pasar Keranggot Cilegon Memulai Aktivitas Dagang nya

CILEGON, PUSATBERITA — Harga sejumlah bahan pangan di Pasar Baru Kota Cilegon terpantau berfluktuasi pada Rabu (22/10/2025). Data resmi dari Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag) Kota Cilegon, UPTD Pasar Baru, menunjukkan adanya kenaikan pada beberapa komoditas penting, sementara sebagian lainnya justru mengalami penurunan.

Kenaikan harga paling mencolok terjadi pada minyak goreng curah, yang kini dijual Rp18.500 per liter, naik Rp500 dari harga sebelumnya Rp18.000. Kenaikan ini dikhawatirkan akan berdampak langsung terhadap biaya produksi pelaku UMKM kuliner yang masih bergantung pada bahan tersebut.

Tak hanya itu, harga ikan asin teri medan juga melonjak signifikan, dari Rp130.000 menjadi Rp140.000 per kilogram, naik Rp10.000. Sementara untuk komoditas sayuran, wortel mengalami kenaikan tipis sebesar Rp1.000, kini berada di kisaran Rp15.000 per kilogram.

Namun, di sisi lain, ada sedikit kabar baik bagi konsumen. Harga bawang bombay justru turun cukup tajam, dari Rp35.000 menjadi Rp32.000 per kilogram, atau turun Rp3.000. Komoditas lain yang mengalami penurunan yakni cabe hijau TW, yang kini dijual Rp28.000 per kilogram, turun Rp3.000 dibandingkan hari sebelumnya.

Baca Juga :  Gerakan Pemuda Alwashliyah Banten Gelar Safari Ramadhan Kebangsaan

Sementara itu, sejumlah bahan pokok utama seperti beras premium dan medium, telur ayam ras, serta daging ayam kampung masih bertahan di harga stabil. Harga beras premium tetap di Rp15.000 per kilogram, dan beras medium Rp14.000 per kilogram.

Menurut laporan Maryori Dwi, petugas UPTD Pasar Baru Kota Cilegon, pergerakan harga ini masih dalam kategori wajar, meski beberapa pedagang mengaku mulai khawatir terhadap potensi kenaikan harga menjelang akhir bulan.

“Fluktuasi ini masih normal, tapi kalau minyak goreng dan ikan asin terus naik, kemungkinan akan memicu efek domino ke bahan lain,” ujar salah satu pedagang sembako di Pasar Baru saat ditemui.

Kenaikan harga bahan pangan ini diharapkan segera mendapat perhatian dari Disperindag Kota Cilegon, terutama dalam menjaga pasokan dan distribusi agar harga tidak terus merangkak naik menjelang momentum akhir tahun.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pusat-berita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Chorinus Eric Nerokou Buka Workshop Litigation Skill, PLN Bahas Perkembangan KUHP-KUHAP Baru
Apresiasi Kesadaran Jamaah, Dinkes Kab. Bogor Intensifkan Pembinaan Kesehatan Haji
Dinkes Kab. Bogor Raih Predikat Pemilik Fasilitas Kesehatan Terluas di Jawa Barat
Dinkes Kab. Bogor Gelar Skrining TBC dan Radiologi Gratis bagi Warga Cicangkal
Sinergi Dinkes Kab. Bogor dan Summarecon Pulihkan Penglihatan Ratusan Warga
Pemberlakuan Kebijakan WFH, Volume Pengguna Commuter Line Alami Penurunan 9 Persen
Bupati Bogor: Fasilitas RSUD Leuwiliang Setara di Pusat
Bupati Bogor Beri Apresiasi Atas Capaian RSUD R Moh Noh Nur
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 8 Mei 2026 - 23:21 WIB

Chorinus Eric Nerokou Buka Workshop Litigation Skill, PLN Bahas Perkembangan KUHP-KUHAP Baru

Jumat, 8 Mei 2026 - 18:10 WIB

Apresiasi Kesadaran Jamaah, Dinkes Kab. Bogor Intensifkan Pembinaan Kesehatan Haji

Jumat, 8 Mei 2026 - 18:06 WIB

Dinkes Kab. Bogor Raih Predikat Pemilik Fasilitas Kesehatan Terluas di Jawa Barat

Jumat, 8 Mei 2026 - 18:00 WIB

Dinkes Kab. Bogor Gelar Skrining TBC dan Radiologi Gratis bagi Warga Cicangkal

Jumat, 8 Mei 2026 - 16:38 WIB

Pemberlakuan Kebijakan WFH, Volume Pengguna Commuter Line Alami Penurunan 9 Persen

Berita Terbaru