Kabel Semrawut di Ruas Jalan Kota, GAANAS Kota Tangerang: Kepala UP3 Tidak Bekerja, Wajib di Copot

- Penulis

Sabtu, 17 Januari 2026 - 17:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Koordinator Gerakan Pemuda Mahasiswa Nasional (GAANAS) Kota Tangerang (Foto: Istimewa)

Koordinator Gerakan Pemuda Mahasiswa Nasional (GAANAS) Kota Tangerang (Foto: Istimewa)

TANGERANG, PUSATBERITA – Terjadi banyak penampakan Kabel Semrawut di Kota Tangerang yang dapat membahayakan masyarakat, dan tidak ada tindakan dari Pihak UP3 PLN sebagai penanggungjawab Listrik Negara di Kota Tangerang, Sabtu (17/1/2026).

Menyikapi permasalahan tersebut, Koordinator Gerakan Pemuda Mahasiswa Nasional (GAANAS) Kota Tangerang, Agung Gumelar, menjelaskan bahwa kondisi tentang Kabel Semrawut menyalahi perundang-undangan tentang ketenagalistrikan.

“Kalau mau mengkaji, kabel semrawut di Tangerang ini menyalahi UU no.30 tahun 2009 pasal 3, pasal 28 ayat 1, pasal 29 ayat 1, dan UU no.8 Tahun 1999 pasal 4 huruf (a), pasal 7 huruf (d), serta peraturan Walikota Tangerang No. 117 tahun 2021, dan peraturan lainnya,” ujar Agung.

Agung juga menjelaskan bahwa aturan sudah ada, harusnya PLN jangan hanya diam, karena dapat membahayakan banyak orang.

“Aturan sudah ada, tapi kok penampakan kabel semrawut masih banyak, apakah pihak PLN membaca aturannya? Atau hanya diam saja,” tambahnya.

Penampakan kabel semrawut di salah satu ruas jalan kota Tangerang (Foto: Istimewa)

Diketahui bahwa Kabel semrawut ini juga pernah memakan korban seorang pengendara sepeda motor pada tahun 2025, tapi tidak ada tindak lanjut dari pihak UP3 PLN untuk memperbaiki kabel-kabel yang semrawut.

Baca Juga :  Banjir Surut, Akses Tangerang-Jakarta Kembali Normal

Melihat dari kasus tersebut, Agung sangat menyayangkan UP3 PLN masih membiarkan kabel-kabel semrawut di Kota Tangerang.

“Tahun kemaren, sudah ada korban, terus sampai berapa banyak lagi korban baru PLN akan berbenah? Kabel sampai urai di jalan dan tidak ada tanggungjawab,” ungkapnya.

Lebih lanjut, GAANAS Kota Tangerang menuntut dengan tegas, sebagai berikut:

  1. Menuntut UP3 PLN Cikokol menjamin keselamatan publik.
  2. Menuntut penertibkan dan perapian kabel PLN secara menyeluruh.
  3. Menuntut Audit dan pemeliharan rutin jaringan listrik.
  4. Menuntut transparansi tanggungjawab pengelolaan kabel.
  5. Mendesak pemerintah evaluasi secara menyeluruh UP3 PLN Cikokol, karena melakukan pembiaran sembrawutnya kabel-kabel PLN di Kota Tangerang.
  6. Mendesak kepala UP3 PLN Cikokol untuk mundur dari jabatannya karena tidak dapat mengatur tata kelola di UP3 PLN Cikokol dan banyaknya kabel-kabel yang sembrawut sehingga dapat mengancam nyawa.
  7. Jika tidak ada pertanggungjawaban, maka Kepala UP3 Cikokol Wajib mundur dari jabatannya.

Agung dengan tegas memastikan akan turun demonstrasi ke jalan demi keselamatan masyarakat kota Tangerang.

“Kami pastikan bahwa akan demo di depan kantor UP3 PLN Cikokol, untuk meminta pertanggungjawaban dari pihak PLN,” tutup Agung dengan tegas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pusat-berita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Musyawarah Dusun Memanas, Desak Pengembang dan Pemerintah Bertanggung Jawab Atas Ancaman Banjir
Soroti Kematian Tahanan di Rutan Polda Metro, LKBH PERMAHI Jakarta Selatan Desak Investigasi Transparan dan Menyeluruh
Pemudik Nyasar Ikuti Google Maps Masuk Jalur Irigasi
Takbir Keliling 1447 H Desa Kramat Berlangsung Meriah, Pemuda Tunjukkan Kreativitas
Aliansi Organda Se-Jakarta Kecam Keras Dugaan Keterlibatan Prajurit TNI Dalam Kasus Penyiraman Air Keras Terhadap Aktivis KontraS
Komunitas Family Blue Paradise Gelar Santunan Anak Yatim dan Buka Puasa Bersama, Perkuat Kepedulian Sosial
BMM Gelar Penyaluran Program Sembako Pejuang keluarga, Bingkisan Lebaran Ceria di Makassar
Penampakan Parkir Liar di Area Stasiun Batuceper
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 26 Maret 2026 - 09:03 WIB

Musyawarah Dusun Memanas, Desak Pengembang dan Pemerintah Bertanggung Jawab Atas Ancaman Banjir

Rabu, 25 Maret 2026 - 17:21 WIB

Soroti Kematian Tahanan di Rutan Polda Metro, LKBH PERMAHI Jakarta Selatan Desak Investigasi Transparan dan Menyeluruh

Minggu, 22 Maret 2026 - 17:25 WIB

Pemudik Nyasar Ikuti Google Maps Masuk Jalur Irigasi

Kamis, 19 Maret 2026 - 22:53 WIB

Takbir Keliling 1447 H Desa Kramat Berlangsung Meriah, Pemuda Tunjukkan Kreativitas

Kamis, 19 Maret 2026 - 15:50 WIB

Aliansi Organda Se-Jakarta Kecam Keras Dugaan Keterlibatan Prajurit TNI Dalam Kasus Penyiraman Air Keras Terhadap Aktivis KontraS

Berita Terbaru

Cendekiawan muda Nahdlatul Ulama (NU) Banten, Abdul Hakim (Foto/Istimewa).

Opini

Negara, Propaganda, dan Publik yang Semakin Kritis

Kamis, 26 Mar 2026 - 16:23 WIB

Foto: Teknologi AI.

Opini

Prabowo Dalam Arus: Paranoid dan Totalitarian

Kamis, 26 Mar 2026 - 16:12 WIB

Foto/istimewa.

Opini

‎Kaum Bohemian Menjelma Hewan Ternak Kekuasaan

Selasa, 24 Mar 2026 - 22:32 WIB