Kebakaran Besar Pabrik Karet di Tanah Tinggi Kota Tangerang

- Penulis

Senin, 22 Juni 2026 - 00:45 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Kobaran api melalap pabrik karet di Kelurahan Tanah Tinggi, Kota Tangerang. (Tangkapan layar media sosial)

Foto: Kobaran api melalap pabrik karet di Kelurahan Tanah Tinggi, Kota Tangerang. (Tangkapan layar media sosial)

KOTA TANGERANG, PUSATBERITA – Kebakaran besar melanda sebuah pabrik karet di Kelurahan Tanah Tinggi, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang, Banten, pada Minggu (21/6/2026) malam hingga Senin (22/6/2026) dini hari.

Berdasarkan rekaman video yang beredar di media sosial, kobaran api terlihat membumbung tinggi dan dapat disaksikan dari kejauhan. Api tampak terus meluas di area pabrik yang terbakar hingga membuat langit malam berwarna jingga akibat pantulan cahaya kebakaran.

Petugas Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Tangerang menyebut lokasi kebakaran berada di sebuah pabrik karet yang diduga memproduksi sandal.

“Lokasi kebakaran di Tanah Tinggi, pabrik karet. Kalau tidak salah produksi sandal,” ujar petugas Damkar Kota Tangerang saat dikonfirmasi.

Damkar menerima laporan kejadian pada Minggu (21/6) sekitar pukul 23.35 WIB. Setelah menerima laporan, personel dari markas komando (mako), unit pelaksana teknis (UPT), dan pos pemadam langsung diterjunkan ke lokasi.

Baca Juga :  Diduga Perum Griya Artha dan Kades Buaran Jati Perkaya Diri

“Laporan masuk pukul 23.35 WIB. Personel langsung meluncur dari mako, UPT, dan pos,” katanya.

Untuk menangani kebakaran, Damkar Kota Tangerang mengerahkan total 16 unit mobil pemadam kebakaran, terdiri dari enam unit dari mako dan 10 unit dari UPT.

Sementara itu, berdasarkan informasi yang dihimpun dari warga sekitar, pabrik yang terbakar diduga merupakan PT Kingston. Proses pemadaman dilaporkan mengalami kendala karena akses menuju lokasi kebakaran relatif sempit, sehingga menyulitkan mobil pemadam untuk menjangkau titik api secara optimal.

Hingga berita ini ditulis, petugas masih berupaya melakukan pemadaman dan pendinginan di lokasi kejadian.

Follow WhatsApp Channel pusat-berita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BMM Salurkan Air Bersih Pada Warga, Akibat 5 Bulan Kesulitan Dapatkan Air Bersih Karena Dampak El Nino
Tim Kuasa Hukum Dorong Perlindungan Korban dan Ajukan Amicus Curiae dalam Kasus Kekerasan Seksual Santriwati
Ibadah GKPI Mauk-Sepatan Dibubarkan, Jemaat Diancam Sajam
Cegah DBD, Rapid Indonesia Gelar Fogging di Graha Yadika
Kantor Notaris dan PPAT Anita Rohmah Gandeng Damkar dan Rapid Indonesia Edukasi Keselamatan Kebakaran
DPC ASLINMAS Kota Tangerang Gelar Rakor, Perkuat Konsolidasi Pengurus
HIMA Persis Jakarta Launching Buku Berjudul Membaca Jakarta, Membangun Peradaban
FPRB Desak BPN Tangerang Buka Warkah Tanah Benteng Bin Mana
Berita ini 36 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 12:43 WIB

BMM Salurkan Air Bersih Pada Warga, Akibat 5 Bulan Kesulitan Dapatkan Air Bersih Karena Dampak El Nino

Minggu, 20 September 2026 - 20:14 WIB

Tim Kuasa Hukum Dorong Perlindungan Korban dan Ajukan Amicus Curiae dalam Kasus Kekerasan Seksual Santriwati

Minggu, 20 September 2026 - 15:01 WIB

Ibadah GKPI Mauk-Sepatan Dibubarkan, Jemaat Diancam Sajam

Sabtu, 19 September 2026 - 18:30 WIB

Cegah DBD, Rapid Indonesia Gelar Fogging di Graha Yadika

Sabtu, 19 September 2026 - 15:05 WIB

Kantor Notaris dan PPAT Anita Rohmah Gandeng Damkar dan Rapid Indonesia Edukasi Keselamatan Kebakaran

Berita Terbaru

Foto ilustrasi umat Kristiani beribadah (Foto/istimewa)

Banten

Ibadah GKPI Mauk-Sepatan Dibubarkan, Jemaat Diancam Sajam

Minggu, 20 Sep 2026 - 15:01 WIB

Fogging Graha Yadika, Rapid Indonesia dan Damkar Sisir Sarang Nyamuk (foto/istimewa)

Banten

Cegah DBD, Rapid Indonesia Gelar Fogging di Graha Yadika

Sabtu, 19 Sep 2026 - 18:30 WIB