Langgar Jam Operasional, PMII dan Aparat Gabungan Tindak Tegas Kendaraan Tambang

- Penulis

Kamis, 4 Desember 2025 - 01:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Saat penertiban jam operasional mobil tanah (Foto/Husein)

Saat penertiban jam operasional mobil tanah (Foto/Husein)

Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat STAI Assalamiyah bersama Dinas Perhubungan Kabupaten Serang, Dinas Perhubungan Provinsi Banten, Satpol PP Kabupaten Serang, Polsek Jawilan, dan Polsek Pamarayan melakukan penjagaan di Pos Terpadu untuk menindak tegas serta memutarbalikkan kendaraan tambang (galian C) yang melanggar jam operasional pada Rabu, 3 Desember 2025 di Jalan Cikande–Rangkasbitung.

Selain penindakan, para petugas juga memberikan arahan kepada sopir agar tidak beroperasi sebelum waktunya.

Kegiatan ini dilaksanakan untuk menegakkan Keputusan Gubernur Banten Nomor 567 Tahun 2025 mengenai pembatasan jam operasional truk tambang dan truk ODOL (Over Dimension Over Load), yang telah ditetapkan mulai pukul 22.00-05.00WIB.

Lucky Kurniawan selaku pengurus Komisariat PMII Assalamiyah menyampaikan bahwa PMII ikut berperan aktif dalam penegakan aturan tersebut.

Kami dari PMII ikut andil dalam kegiatan penegakan jam operasional yang sudah jelas dikeluarkan langsung oleh Gubernur Provinsi Banten, Bapak Andra Soni, ujar Lucky.

Lucky juga menambahkan bahwa masih terdapat sopir truk ODOL yang nekat melanggar aturan.

Masih ada pengendara truk ODOL yang nakal dan tidak mengikuti aturan. Akhirnya kendaraan tersebut di putarbalikkan serta diberi arahan agar tidak beroperasi sebelum waktunya oleh aparat penegak hukum yang berjaga di pos terpadu, jelasnya.

Baca Juga :  Asda 1 Kota Tangerang Dilaporkan Mahasiswa Ke Majlis Kode Etik ASN

Ia menegaskan bahwa jumlah kendaraan tambang dari Kabupaten Lebak yang melintas menuju wilayah Serang masih cukup banyak sehingga menyebabkan penumpukan di Jalan Cikande-Rangkasbitung.

Lucky juga menyampaikan permohonan dan seruan:

Kami meminta kepada Kapolda Banten, Kadishub Banten, dan Satpol PP Banten agar menginstruksikan anggotanya di wilayah Kabupaten Lebak untuk berjaga sehingga kendaraan truk tambang galian C tidak beroperasi sebelum waktunya. Hal ini penting untuk meminimalisir kemacetan di ruas Jalan Cikande–Rangkasbitung.

Lebih lanjut, Lucky juga mendesak Dinas ESDM dan DLHK Provinsi Banten untuk segera turun ke lapangan dan menindak tegas tambang galian C yang tidak memiliki izin dan tidak menyediakan kantong parkir di dalam area tambang agar segera menyediakan kantong parkir di tambang nya masing-masing

Jika tambang galian C tidak memiliki kantong parkir, maka truk-truk akan terus parkir liar di pinggir jalan dan itu membahayakan pengguna jalan lain,tutupnya.

Kegiatan penertiban ini diharapkan dapat menciptakan ketertiban lalu lintas, mengurangi kemacetan, dan meminimalkan potensi kecelakaan di wilayah Jalan Cikande–Rangkasbitung. Aparat gabungan bersama PMII menyatakan komitmen untuk terus memantau dan mengawal kebijakan pemerintah demi terciptanya keamanan, kenyamanan, dan keselamatan masyarakat pengguna jalan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pusat-berita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemudik Nyasar Ikuti Google Maps Masuk Jalur Irigasi
Takbir Keliling 1447 H Desa Kramat Berlangsung Meriah, Pemuda Tunjukkan Kreativitas
Aliansi Organda Se-Jakarta Kecam Keras Dugaan Keterlibatan Prajurit TNI Dalam Kasus Penyiraman Air Keras Terhadap Aktivis KontraS
Komunitas Family Blue Paradise Gelar Santunan Anak Yatim dan Buka Puasa Bersama, Perkuat Kepedulian Sosial
BMM Gelar Penyaluran Program Sembako Pejuang keluarga, Bingkisan Lebaran Ceria di Makassar
Penampakan Parkir Liar di Area Stasiun Batuceper
SEMMI Tangerang Soroti Kantor Satpol PP Tutup di Jam Kerja
Nara JW Law Firm bersama Erawijaya Consultant dan PB PII Gelar Santunan Anak Yatim
Berita ini 29 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 22 Maret 2026 - 17:25 WIB

Pemudik Nyasar Ikuti Google Maps Masuk Jalur Irigasi

Kamis, 19 Maret 2026 - 22:53 WIB

Takbir Keliling 1447 H Desa Kramat Berlangsung Meriah, Pemuda Tunjukkan Kreativitas

Rabu, 18 Maret 2026 - 19:55 WIB

Komunitas Family Blue Paradise Gelar Santunan Anak Yatim dan Buka Puasa Bersama, Perkuat Kepedulian Sosial

Rabu, 18 Maret 2026 - 14:33 WIB

BMM Gelar Penyaluran Program Sembako Pejuang keluarga, Bingkisan Lebaran Ceria di Makassar

Rabu, 18 Maret 2026 - 03:47 WIB

Penampakan Parkir Liar di Area Stasiun Batuceper

Berita Terbaru

Pemudik saat dievakuasi Damkar akibat nyasar Ikuti Google Maps (foto: istimewa).

Daerah

Pemudik Nyasar Ikuti Google Maps Masuk Jalur Irigasi

Minggu, 22 Mar 2026 - 17:25 WIB

Sekolah Radio Telegrafis Udara. (Foto: Dok. Instagram @sejarah_tniau).

Sejarah

Sejarah Sekolah Radio Telegrafis Udara Indonesia

Minggu, 22 Mar 2026 - 14:13 WIB