MotoGP Mandalika 2025 Siap 100 Persen, Seluruh Marshal Putra Daerah NTB

- Penulis

Kamis, 2 Oktober 2025 - 22:43 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Penyelenggaraan event balap motor MotoGP seri ke-18 Pertamina Grand Prix of Indonesia 2025 tinggal sehari lagi. Persiapan event yang akan digelar pada 3-5 Oktober mendatang ini telah mencapai 100%, termasuk persiapan petugas yang bekerja sebagai marshal di Mandalika adalah seluruhnya asli anak bangsa, Nusa Tenggara Barat (NTB).(foto:Andre/kemenpora.go.id)

Penyelenggaraan event balap motor MotoGP seri ke-18 Pertamina Grand Prix of Indonesia 2025 tinggal sehari lagi. Persiapan event yang akan digelar pada 3-5 Oktober mendatang ini telah mencapai 100%, termasuk persiapan petugas yang bekerja sebagai marshal di Mandalika adalah seluruhnya asli anak bangsa, Nusa Tenggara Barat (NTB).(foto:Andre/kemenpora.go.id)

JAKARTA, PUSAT BERITA – Gelaran MotoGP seri ke-18 Pertamina Grand Prix of Indonesia 2025 tinggal menghitung hari. Ajang balap motor dunia yang akan berlangsung di Sirkuit Mandalika pada 3–5 Oktober tersebut dipastikan siap 100 persen, termasuk kesiapan para marshal yang seluruhnya merupakan putra-putri daerah Nusa Tenggara Barat (NTB).

Direktur Utama InJourney, Maya Watono, menyebut seluruh persiapan telah rampung. Ia menegaskan, berbeda dengan penyelenggaraan awal MotoGP Mandalika, seluruh marshal yang bertugas tahun ini merupakan tenaga lokal.

“Persiapannya sudah sangat matang, 100 persen. Dulu di awal MotoGP Mandalika, marshal masih didatangkan dari luar negeri, terutama dari Eropa dan Spanyol. Namun untuk MotoGP 2025 ini, seluruh marshal adalah anak bangsa dari NTB,” ujar Maya saat jumpa pers di Auditorium Kemenpora, Jakarta, (29/9).

Tak hanya itu, Maya juga mengungkapkan kebanggaannya karena talenta marshal Indonesia kini mulai dilirik dan dikirim ke berbagai sirkuit internasional.

“Yang lebih membanggakan, kami sudah mulai mengekspor talenta marshal ke Sepang, Jepang, dan negara lainnya. Ini merupakan hasil transfer knowledge selama tiga tahun terakhir, di mana perkembangan kita sangat pesat,” tambahnya.

Meski persiapan telah dinyatakan rampung, sebanyak 380 marshal asal NTB tetap menjalani pelatihan intensif menjelang pelaksanaan MotoGP 2025. Mandalika Grand Prix Association (MGPA) menegaskan bahwa seluruh proses pelatihan dilakukan sesuai standar Fédération Internationale de Motocyclisme (FIM).

Direktur Utama MGPA, Priandhi Satria, menekankan bahwa kualitas marshal menjadi faktor penting dalam memastikan kelancaran dan keamanan balapan.

Baca Juga :  Penerapan Sistem One Way Arus Balik Nasional Mulai Hari ini

“Dengan marshal yang terlatih, profesional, dan solid, kami bisa menghadirkan balapan yang aman, lancar, sekaligus menghibur. Ini bagian dari komitmen kami menjadikan Mandalika sebagai sirkuit MotoGP kelas dunia,” kata Priandhi.

Hal senada disampaikan Track, Race, Electronic, and Motorsport Manager MGPA, Muhammad Awallutfi Andhika Putra. Menurutnya, pelatihan marshal tidak hanya berfokus pada aspek teknis.

“Pelatihan ini bukan hanya soal penanganan insiden di lintasan, tetapi juga membangun kekompakan tim dan profesionalisme,” ujarnya.

Marshal sendiri memegang peranan vital dalam ajang balap motor internasional. Mereka bertugas menjaga keselamatan lintasan, mengatur jalannya balapan, serta memastikan keamanan pembalap dan penonton. Para marshal dibekali kemampuan untuk merespons berbagai kondisi darurat, mulai dari insiden ringan hingga situasi kritis yang membutuhkan tindakan cepat.

MotoGP 2025 menjadi tahun keempat Indonesia menjadi tuan rumah ajang balap motor paling bergengsi di dunia, dengan kontrak penyelenggaraan hingga 2031. Selain olahraga, MotoGP Mandalika juga menjadi etalase sport tourism dan sarana nation branding yang memberikan dampak sosial serta ekonomi bagi masyarakat NTB.

Secara global, MotoGP disiarkan melalui 199 kanal media di lebih dari 200 negara, dengan potensi penonton mencapai 771 juta pasang mata. Indonesia tercatat sebagai negara dengan persentase penggemar MotoGP tertinggi di dunia, yakni 23,8 persen atau sekitar 25 juta penggemar.

Fakta tersebut menegaskan bahwa Indonesia mampu bersaing dalam penyelenggaraan event olahraga berstandar dunia, sekaligus menjadikan MotoGP sebagai katalis pembangunan destinasi sport tourism nasional.

Follow WhatsApp Channel pusat-berita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Yusril Ungkap Indikasi Makar di Balik Penyadapan Prabowo
Skandal Penyadapan, Prabowo Copot Listyo Sigit
Menlu Singapura Temui Prabowo di Hambalang
Kader HMI Batusangkar Maju Caketum PB HMI, Alumni Rapatkan Barisan
Massa Aksi Bertahan di Bundaran HI di Tengah Hujan Deras
Dua Tahun Prabowo-Gibran, Mahasiswa: Tepati atau Pergi
Gelorakan Dakwah Ekonomi, PB SEMMI Dorong Potensi Industri Olahraga Nasional
Syahganda Nainggolan Dilantik Jadi Kepala Bakom Gantikan Qodari
Berita ini 20 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 13:19 WIB

Skandal Penyadapan, Prabowo Copot Listyo Sigit

Rabu, 28 Oktober 2026 - 21:01 WIB

Menlu Singapura Temui Prabowo di Hambalang

Rabu, 28 Oktober 2026 - 19:53 WIB

Kader HMI Batusangkar Maju Caketum PB HMI, Alumni Rapatkan Barisan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 19:45 WIB

Massa Aksi Bertahan di Bundaran HI di Tengah Hujan Deras

Rabu, 28 Oktober 2026 - 16:47 WIB

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Mahasiswa: Tepati atau Pergi

Berita Terbaru

Daniel H Nainggolan, Ketua Umum Poros Intelektual Muda (Foto/ist)

Jakarta

PIM Tagih Keseriusan Polri Usut Tuntas Penyadapan Presiden

Jumat, 6 Nov 2026 - 18:48 WIB

Menko Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra (foto/istimewa)

Pilihan Redaksi

Mantan Presiden Bisa Diperiksa dalam Kasus Penyadapan

Rabu, 4 Nov 2026 - 18:10 WIB