Nelayan Kaget Limbah Warna Kuning di Laut Teluk Naga

- Penulis

Selasa, 2 Desember 2025 - 16:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laut Teluknaga tercemar Limbah (foto/ist)

Laut Teluknaga tercemar Limbah (foto/ist)

KABUPATEN TANGERANG, PUSATBERITA – Sejumlah nelayan Desa Tanjung Burung, Kecamatan Teluknaga dikagetkan dengan tebaran limbah berwarna kuning disekitaran laut tempat mereka mencari ikan, Selasa, (2/12) 2025.

‎‎Temuan ini terekam dalam sebuah video  yang beredar dan menunjukkan material berwarna mencolok tersebut tersebar luas di permukaan air.

‎Para nelayan mengaku terkejut sekaligus khawatir karena tidak mengetahui jenis dan asal limbah itu. Namun, belum diketahui jenis limbah tersebut.

‎Keberadaan limbah tersebut bisa mengganggu aktivitas melaut sekaligus memicu penurunan harga ikan di pasaran.

‎‎”Biasanya dampaknya ke nelayan, hasil tangkapan [ikan] menjadi murah harganya karena banyak orang khawatir makan ikannya,” ujar salah satu nelayan.

Baca Juga :  H+5 Nataru 2025, Penumpang Jawa–Sumatera Turun 9,4 Persen, Truk Justru Meningkat

‎‎Hingga saat ini belum ada keterangan resmi mengenai sumber limbah maupun tingkat bahayanya. Para nelayan meminta pemerintah daerah dan instansi terkait segera turun tangan melakukan pemeriksaan kualitas air laut serta mengusut sumber pencemaran.

‎‎Mereka berharap tindakan cepat bisa dilakukan agar dampak ekonomi tidak semakin meluas, mengingat sebagian besar warga Desa Tanjung Burung bergantung pada hasil tangkapan laut sebagai mata pencaharian utama.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pusat-berita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemudik Nyasar Ikuti Google Maps Masuk Jalur Irigasi
Takbir Keliling 1447 H Desa Kramat Berlangsung Meriah, Pemuda Tunjukkan Kreativitas
Aliansi Organda Se-Jakarta Kecam Keras Dugaan Keterlibatan Prajurit TNI Dalam Kasus Penyiraman Air Keras Terhadap Aktivis KontraS
Komunitas Family Blue Paradise Gelar Santunan Anak Yatim dan Buka Puasa Bersama, Perkuat Kepedulian Sosial
BMM Gelar Penyaluran Program Sembako Pejuang keluarga, Bingkisan Lebaran Ceria di Makassar
Penampakan Parkir Liar di Area Stasiun Batuceper
SEMMI Tangerang Soroti Kantor Satpol PP Tutup di Jam Kerja
Nara JW Law Firm bersama Erawijaya Consultant dan PB PII Gelar Santunan Anak Yatim
Berita ini 55 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 22 Maret 2026 - 17:25 WIB

Pemudik Nyasar Ikuti Google Maps Masuk Jalur Irigasi

Kamis, 19 Maret 2026 - 15:50 WIB

Aliansi Organda Se-Jakarta Kecam Keras Dugaan Keterlibatan Prajurit TNI Dalam Kasus Penyiraman Air Keras Terhadap Aktivis KontraS

Rabu, 18 Maret 2026 - 19:55 WIB

Komunitas Family Blue Paradise Gelar Santunan Anak Yatim dan Buka Puasa Bersama, Perkuat Kepedulian Sosial

Rabu, 18 Maret 2026 - 14:33 WIB

BMM Gelar Penyaluran Program Sembako Pejuang keluarga, Bingkisan Lebaran Ceria di Makassar

Rabu, 18 Maret 2026 - 03:47 WIB

Penampakan Parkir Liar di Area Stasiun Batuceper

Berita Terbaru

Pantauan Udara Gerbang Tol Cikampek Utama (Sumber: Antara).

Nasional

Penerapan Sistem One Way Arus Balik Nasional Mulai Hari ini

Selasa, 24 Mar 2026 - 11:55 WIB

Pemudik saat dievakuasi Damkar akibat nyasar Ikuti Google Maps (foto: istimewa).

Daerah

Pemudik Nyasar Ikuti Google Maps Masuk Jalur Irigasi

Minggu, 22 Mar 2026 - 17:25 WIB

Sekolah Radio Telegrafis Udara. (Foto: Dok. Instagram @sejarah_tniau).

Sejarah

Sejarah Sekolah Radio Telegrafis Udara Indonesia

Minggu, 22 Mar 2026 - 14:13 WIB