Pelayanan RS Sari Asih Sangiang : Transparansi Kapasitas dan Etika Securiti Dipertanyakan warga

- Penulis

Kamis, 25 September 2025 - 15:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PUSAT BERITA, Tangerang – Warga mengeluhkan pelayanan sari asih Kota Tangerang, Menyampaikan keluhan serius atas pelayanan dan perilaku oknum keamanan (security) Rumah Sakit Sari Asih Sangiang, Kota Tangerang.

Keluhan ini mencuat setelah istrinya, yang sedang hamil, mengalami gangguan kesehatan dan membutuhkan penanganan medis segera.

Menurut Kabiro BaraTV, proses pendaftaran hingga pemeriksaan medis berlangsung lambat.

“Kami sudah menunggu sekitar 30 menit, baru diberitahu kamar inap penuh. Tidak ada penjelasan yang jelas mengenai kapasitas kamar dan berapa yang sudah terisi,” ujarnya.

Ia menilai keterlambatan informasi ini berpotensi mengganggu keselamatan pasien dan menimbulkan ketidakpastian bagi keluarga.

Selain masalah administrasi, Kabiro BaraTV juga menyoroti perilaku oknum security rumah sakit yang dinilai kurang empatik dan tidak informatif.

Padahal, menurut prinsip pelayanan publik yang baik (good public service), rumah sakit memiliki kewajiban memberikan pelayanan prima, cepat, transparan, dan ramah bagi pasien serta keluarganya.

Baca Juga :  MTQ ke-XV Tingkat Kecamatan Sepatan Resmi Dibuka, Camat Tekankan Penguatan Nilai Keagamaan generasi Qurani

Dari perspektif regulasi, rumah sakit diatur oleh Undang-Undang Nomor 44 Tahun 2009 tentang Rumah Sakit serta Permenkes Nomor 4 Tahun 2018 tentang Kewajiban Rumah Sakit.

Dalam aturan tersebut ditegaskan kewajiban rumah sakit untuk memberikan pelayanan yang manusiawi, adil, transparan, dan non-diskriminatif.

“Kami hanya ingin kejelasan. Kalau penuh, ya sampaikan secara transparan berapa kapasitas kamar dan berapa yang sudah terpakai, supaya pasien paham. Jangan sampai masyarakat merasa dibatasi haknya untuk mendapatkan informasi pelayanan kesehatan,” tegasnya.

Keluhan ini diharapkan menjadi momentum perbaikan manajemen RS Sari Asih Sangiang, terutama pada aspek transparansi kapasitas kamar dan peningkatan etika petugas keamanan.

Para aktivis layanan publik pun menyerukan agar pihak rumah sakit segera mengevaluasi SOP pelayanan dan memastikan seluruh tenaga keamanan mendapat pelatihan etika komunikasi publik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pusat-berita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

SEMMI Jakarta Raya Geruduk PT. IMIP, Tuntut Tax Holday PT. ITSS Segera Dibatalkan
Lurah Petir Kota Tangerang dan Istri Dilaporkan Usai Diduga Hina Warga
Ribuan Perusahaan, CSR Kota Tangerang dinilai belum maksimal
SMIT Jabodetabek: Bongkar dan Tangkap Pelaku Korupsi Dana Hibah KONI Maluku Utara
Ketua IMMT Desak Evaluasi PDAM Maren Tual
Kasus Pencurian Tinggi, FPDN Dorong Hadirnya Program CCTV
Central Pemuda Halmahera Desak Tindakan Cepat & Tegas Aparat Terkait Konflik di Maluku Utara
Predikat Tangerang Kota Layak Anak Dinilai Tak Realistis
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 10 April 2026 - 13:42 WIB

SEMMI Jakarta Raya Geruduk PT. IMIP, Tuntut Tax Holday PT. ITSS Segera Dibatalkan

Jumat, 10 April 2026 - 13:32 WIB

Lurah Petir Kota Tangerang dan Istri Dilaporkan Usai Diduga Hina Warga

Rabu, 8 April 2026 - 20:32 WIB

Ribuan Perusahaan, CSR Kota Tangerang dinilai belum maksimal

Selasa, 7 April 2026 - 13:54 WIB

SMIT Jabodetabek: Bongkar dan Tangkap Pelaku Korupsi Dana Hibah KONI Maluku Utara

Minggu, 5 April 2026 - 02:00 WIB

Kasus Pencurian Tinggi, FPDN Dorong Hadirnya Program CCTV

Berita Terbaru