Program Magister Institut Binamadani Indonesia Angkat Isu Strategis Pengelolaan Haji dalam Stadium General 2025

- Penulis

Sabtu, 27 September 2025 - 22:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PUSATBERITA, TANGERANG – Institut Binamadani Indonesia menggelar Stadium General Program Magister yang dirangkaikan dengan webinar bertema “Dinamika, Tantangan, dan Transformasi Layanan Haji dalam Negeri”. Acara berlangsung di Aula Institut Binamadani Indonesia dan diikuti puluhan peserta secara langsung serta ratusan lainnya melalui Zoom Meeting.

Rektor Institut Binamadani Indonesia, M. Su’aidi, dalam sambutannya menegaskan bahwa Program Magister Pendidikan Agama Islam di kampusnya terus berkembang. Hal itu ditandai dengan meningkatnya jumlah mahasiswa baru dan capaian akreditasi “Baik Sekali”.

“Lulusan magister tidak hanya diarahkan menjadi akademisi, tetapi juga praktisi yang berperan aktif di masyarakat. Mereka dipersiapkan sebagai dosen, peneliti, konsultan pendidikan Islam, hingga pengelola lembaga keagamaan,” ujarnya.

Dekan Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Umar Samsudin, menambahkan, metode pembelajaran magister di Institut Binamadani dirancang dengan standar akademik tinggi, mendekati jenjang doktoral. “Tujuannya agar mahasiswa mampu mengembangkan kapasitas intelektual dan penelitian. Namun kunci keberhasilan tetap pada komitmen dan kedisiplinan,” jelasnya.

Pada sesi webinar, Fuad Masykur, sebagai pemateri pertama memaparkan data penyelenggaraan haji di Indonesia. Tahun ini, kuota haji mencapai 203.320 jemaah reguler dan 17.680 jemaah khusus, sementara jemaah umrah tercatat lebih dari 1,4–2 juta orang per tahun.

Baca Juga :  Melahirkan Kader Berintegritas, HMI UMT Dorong Spirit Keislaman dalam LK I 2025

“Volume sebesar ini setara dengan satu negara. Mengelola jutaan orang memerlukan manajemen yang profesional dan penuh khidmat,” tegasnya. Ia juga menyoroti antrean haji yang di sejumlah daerah mencapai 20–30 tahun serta pentingnya transparansi biaya penyelenggaraan.

Sementara itu, pemateri kedua, Muhammad Zain, Direktur Pelayanan Haji dan Umrah Dalam Negeri, menjelaskan pembagian kuota haji Indonesia yang terdiri dari reguler, khusus, dan furoda. Menurutnya, pengelolaan kuota harus dilakukan dengan cermat agar tidak menimbulkan kesalahpahaman publik.

Ia juga membandingkan sistem pendaftaran haji di Indonesia dengan Malaysia. “Di Malaysia, orang bisa mendaftar sejak lahir sehingga antrean bisa mencapai 100 tahun,” ujarnya. Muhammad Zain mengajak akademisi untuk ikut mengawal proses transformasi layanan haji yang tengah dilakukan pemerintah.

Acara ini mendapat antusiasme tinggi dari mahasiswa, mitra pendidikan, hingga lembaga perbankan syariah. Stadium General tersebut menjadi momentum penting dalam mengawali perkuliahan Program Magister sekaligus memperluas wawasan akademik mengenai isu strategis layanan haji di Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pusat-berita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rembug Muda Nahdliyin Soroti Arah Gagasan NU Menjelang Muktamar PBNU 2026
Digitalisasi Parkir Stadion Benteng, SEMMI: Ancam Ekonomi Rakyat
Hafidz Firdaus Serap Aspirasi, Macet dan Banjir Poris Jadi Prioritas
Kebakaran Besar Pabrik Karet di Tanah Tinggi Kota Tangerang
‎Konfercab II GAMKI Kota Tangerang Pilih Gesuri Mesias sebagai Ketua Umum
Lintas Relawan Pondok Aren Gelar Kolaborasi Kesiagaan Bencana
Erry Indriani: Kecemasan Fresh Graduate Bukan Karena Lemah Mental
Poros Baru Tangerang: Hentikan MBG, Tolak Geothermal, Kritik Aktivis Karbitan
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 22 Juni 2026 - 17:30 WIB

Rembug Muda Nahdliyin Soroti Arah Gagasan NU Menjelang Muktamar PBNU 2026

Senin, 22 Juni 2026 - 13:37 WIB

Digitalisasi Parkir Stadion Benteng, SEMMI: Ancam Ekonomi Rakyat

Senin, 22 Juni 2026 - 01:05 WIB

Hafidz Firdaus Serap Aspirasi, Macet dan Banjir Poris Jadi Prioritas

Senin, 22 Juni 2026 - 00:45 WIB

Kebakaran Besar Pabrik Karet di Tanah Tinggi Kota Tangerang

Sabtu, 20 Juni 2026 - 22:05 WIB

Lintas Relawan Pondok Aren Gelar Kolaborasi Kesiagaan Bencana

Berita Terbaru

Abdul Hakim, Direktur Center for Resistance and Liberation Studies STISNU Nusantara Kota Tangerang (foto/istimewa)

Opini

Budaya, Identitas, dan Aktivasi Ruang di Indarung

Senin, 22 Jun 2026 - 13:51 WIB