Ribuan Perusahaan, CSR Kota Tangerang dinilai belum maksimal

- Penulis

Rabu, 8 April 2026 - 20:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gary Vebrian, aktivis sekaligus penggiat sosial asal Ciledug (Doc. Ist)

Gary Vebrian, aktivis sekaligus penggiat sosial asal Ciledug (Doc. Ist)

TANGERANG – Langkah Pemerintah Kota Tangerang melibatkan lebih dari 150 perusahaan dalam forum tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) untuk mendorong pembangunan berkelanjutan mendapat sorotan dari kalangan masyarakat.

Gary Vebrian, aktivis sekaligus penggiat sosial asal Ciledug, menilai forum tersebut memiliki potensi besar, namun masih memerlukan penguatan pada aspek perencanaan dan tata kelola agar manfaatnya lebih terasa luas.

“Perusahaan di Kota Tangerang jumlahnya besar, tapi program CSR yang terlihat masih didominasi bantuan sembako,” ujar Gary, Selasa (8/4/2026).

Menurutnya, pola tersebut menunjukkan perlunya pergeseran pendekatan dari bantuan jangka pendek menuju program yang lebih berorientasi pada pemberdayaan masyarakat.

Ia menekankan pentingnya penggunaan social mapping dan asset assessment dalam menyusun program.

“Dengan pendekatan berbasis data, program CSR bisa lebih tepat sasaran dan berkelanjutan,” katanya.

Selain itu, Gary juga menyoroti pentingnya transparansi dalam pengelolaan CSR. Ia menilai keterbukaan informasi menjadi faktor penting dalam membangun kepercayaan publik terhadap program yang dijalankan.

Baca Juga :  Mangkrak dan Tak Berfungsi, Gedung Posyantek Sepatan Disorot Aktivis

“Transparansi perlu diperkuat agar publik mengetahui bagaimana program dirancang dan disalurkan,” ujarnya.

Terkait partisipasi perusahaan, ia menyebut masih terdapat ketimpangan kontribusi.

Dari ribuan perusahaan yang beroperasi di Kota Tangerang, keterlibatan aktif dalam program CSR dinilai belum merata.

“Kalau partisipasi masih terbatas, dampak yang dihasilkan juga tidak akan optimal,” tambahnya.

Ia juga mendorong agar forum CSR dapat difungsikan lebih optimal sebagai ruang koordinasi antarperusahaan, termasuk dalam menentukan arah program dan target yang jelas.

Masukan tersebut menjadi catatan di tengah upaya memperkuat peran CSR sebagai salah satu instrumen pembangunan daerah. Diperlukan perencanaan yang matang, transparansi, serta kolaborasi yang kuat agar potensi CSR dapat dimanfaatkan secara maksimal.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak terkait.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pusat-berita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ketua IMMT Desak Evaluasi PDAM Maren Tual
Kasus Pencurian Tinggi, FPDN Dorong Hadirnya Program CCTV
Predikat Tangerang Kota Layak Anak Dinilai Tak Realistis
Dinas Perikanan Kabupaten Tangerang Salurkan Bantuan Sarana dan Prasarana Budidaya Ikan Air Tawar
Seolah Kebal Hukum : Puri Harmoni Sepatan Tetap Eksis Pengurugan di Tengah Moratorium Bupati Tangerang
Aktivis Sesalkan Kasus Penyiraman Andrie Yunus Dilimpahkan ke Puspom TNI
Kawal Potensi Arus Mudik 2026, Menhub dan Wamenhub Intens Tinjau Pelabuhan Ciwandan
Andri Permana Gelar Reses Kedua, Masyarakat Keluhkan Akses BPJS dan Infrastruktur Lingkungan
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 8 April 2026 - 20:32 WIB

Ribuan Perusahaan, CSR Kota Tangerang dinilai belum maksimal

Minggu, 5 April 2026 - 18:13 WIB

Ketua IMMT Desak Evaluasi PDAM Maren Tual

Minggu, 5 April 2026 - 02:00 WIB

Kasus Pencurian Tinggi, FPDN Dorong Hadirnya Program CCTV

Jumat, 3 April 2026 - 00:09 WIB

Dinas Perikanan Kabupaten Tangerang Salurkan Bantuan Sarana dan Prasarana Budidaya Ikan Air Tawar

Kamis, 2 April 2026 - 18:10 WIB

Seolah Kebal Hukum : Puri Harmoni Sepatan Tetap Eksis Pengurugan di Tengah Moratorium Bupati Tangerang

Berita Terbaru

Dede Rengifuryaan, Ketua Umum Ikatan Mahasiswa Maluku Tangerang

Banten

Ketua IMMT Desak Evaluasi PDAM Maren Tual

Minggu, 5 Apr 2026 - 18:13 WIB

Kasus Pencurian di Ds. Buaran Tinggi (Foto: Ilustrasi)

Banten

Kasus Pencurian Tinggi, FPDN Dorong Hadirnya Program CCTV

Minggu, 5 Apr 2026 - 02:00 WIB