Sidang Dugaan Pencemaran Lingkungan PT PKP, Pelapor: Tutup Pabrik Sesuai Hukum

- Penulis

Kamis, 20 Februari 2025 - 00:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tangerang, PUSATBERITA | Sidang kedua (lanjutan) pada Nomor perkara PDM 265/TNG/12/2024 atas dugaan pencemaran lingkungan oleh PT Panca Kraft Pratama dengan terdakwa Panuadji Adji sebagai Direktur Utama dan saksi sekaligus pelapor yakni Ganda Malau, kembali digelar dengan agenda pemeriksaan saksi-saksi yang dihadirkan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) di Pengadilan Negeri (PN) Kota Tangerang, Rabu (19/2) 2025.

Dalam pemeriksaan saksi-saksi, Ketua Majelis Hakim mendengarkan keterangan saksi terkait dampak dugaan pencemaran lingkungan oleh PT Panca Kraft Pratama. Salah satu saksi Ganda Malau menuturkan dalam pernyataannya bahwa masyarakat sekitar sering merasakan bau dan suara bising yang berasal dari pabrik PT Panca Kraft Pratama.

“Setelah adanya aktivitas dari PT ini warga kerap merasakan bau dan suara bising yang dihasilkan dari aktivitas produksi mesin,” ucap Ganda dalam persidangan di PN, Rabu (19/2) 2025.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saat dipertanyakan keterangan terkait dugaan pencemaran lingkungan, Ganda menyampaikan bahwa adanya temuan cairan seperti limbah pabrik mengalir dalam parit yang diduga cairan tersebut berasal dari saluran pembuatan PT Panca Kraft Pratama.

Baca Juga :  Babak Baru Dugaan Pelanggaran Pengadaan Di Dinas PUPR Banten

“Iya saya melihat cairan limbah berwarna coklat dan terkadang (warna) hitam pekat, dan terlihat plastik-plastik kecil limbah,” lanjut Ganda.

Ganda juga menambahkan keterangan, jika dirinya sudah melaporkan langsung dugaan ini kepada Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangerang sampai Kementrian Lingkungan Hidup Republik Indonesia.

“Sudah dilaporkan atas temuan tersebut dan (sudah) mendapatkan balasan dari dinas terkait,” ujar Ganda.

Selain itu, saat diwawancarai wartawan menyampaikan keluhan bahwa warga setempat yang selama ini sudah tidak tahan oleh aktivitas pabrik.

“Memang suara bisingnya sudah tidak terlalu, tetapi masih sangat terasa ketika malam hari. (Warga) menuntut (pabrik) ditutup sesuai hukum berlaku,” tutup Ganda.

Menurut pantauan wartawan dalam persidangan, PT Panca Kraft Pratama merupakan perusahaan yang mengolah kardus bekas menjadi kertas yang berlokasi di Koang Jaya, Karawaci, Kota Tangerang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pusat-berita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sanggar Silat Si Rabin Berbagi Nasi di Kampung Rawa Bamban
Dukung Pembentukan PII di Pasangkayu, PW PII Sulteng Gelar Training di Ponpes Ashabul Kahfi
Sarolangun Darurat Korupsi, PC PMII Tantang Kejaksaan dan APH Bongkar Dugaan Kongkalikong Proyek
Sapma PP Kota Tangerang Gelar Musyawarah Cabang, Tetapkan Roni Zaenuri sebagai Ketua
Konferancab III IPNU-IPPNU Curug Sukses Digelar Hadirkan Pemimpin Progesif
Sambil Galang Dana, Karang Taruna Kecamatan Walantaka Tagih Penunjukan Careteker
Gudang di Kema Diduga Jadi Lokasi Pencurahan Solar Ilegal, Dilaporkan Terjadi Dua Kali Sehari
Cuaca Ekstrem Berpotensi Melanda Banten, Lampung, dan Bengkulu Akibat Siklon Bakung
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 16 Desember 2025 - 16:10 WIB

Sanggar Silat Si Rabin Berbagi Nasi di Kampung Rawa Bamban

Senin, 15 Desember 2025 - 15:44 WIB

Dukung Pembentukan PII di Pasangkayu, PW PII Sulteng Gelar Training di Ponpes Ashabul Kahfi

Senin, 15 Desember 2025 - 15:30 WIB

Sarolangun Darurat Korupsi, PC PMII Tantang Kejaksaan dan APH Bongkar Dugaan Kongkalikong Proyek

Minggu, 14 Desember 2025 - 22:55 WIB

Sapma PP Kota Tangerang Gelar Musyawarah Cabang, Tetapkan Roni Zaenuri sebagai Ketua

Minggu, 14 Desember 2025 - 20:44 WIB

Konferancab III IPNU-IPPNU Curug Sukses Digelar Hadirkan Pemimpin Progesif

Berita Terbaru

Pembagian nasi Sanggar Silat si Rabin (Doc. Ist)

Daerah

Sanggar Silat Si Rabin Berbagi Nasi di Kampung Rawa Bamban

Selasa, 16 Des 2025 - 16:10 WIB