Tanggul Retak Diduga Picu Banjir Rendam Pinang Griya Tangerang ‎

- Penulis

Jumat, 23 Januari 2026 - 15:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanggul Buatan di Rumah Warga (Foto: Aditya/PusatBerita)

Tanggul Buatan di Rumah Warga (Foto: Aditya/PusatBerita)

TANGERANG, PUSATBERITA Banjir parah yang merendam Perumahan Pinang Griya, Pinang, Kota Tangerang diduga kuat disebabkan oleh kondisi tanggul kali angke mengalami keretakan. Jumat (23/1/2026).

Sehingga membuat kondisi tanggul tidak mampu menahan debit air yang semakin meningkat. Kondisi ini diperparah dengan salah satu rumah warga yang tepat di pinggir kali mengalami jebol.

‎Pengawas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kota Tangerang, Misbah menjelasan bahwa titik kerusakan berada di area rumah wara yang berdempetan langsung dengan tanggul sungai.

‎“Sebetulnya yang jebol itu di rumah warga, cuma ada di pinggir kali. Untuk penanganan sementara, saya sudah pasang kisdam (kisi-kidi bendam). Ini penanganan darurat dulu. Saya juga masih menunggu bambu dari Pak RW, karena beliau mau membantu pengadaan bambu untuk penanganan kisdam ini. Nanti dikasih cerucuk bambu dulu lalu dipasang kisdam, mudah-mudahan bisa meringankan dan arus tidak terlalu deras,” kata Misbah saat dimintai keterangan di lokasi bencana, Jumat, (23/1) 2026.

‎Lanjut Misbah, bahwa proses penanganan dilakukan secara manual di lapangan dengan membuat semacam cerucuk atau patok dari bahan bambu.

‎“Teknisnya manual, nanti diikat pakai kawat dan dipaku. Setelah itu bagian dalamnya diberi bambu, baru kisdam diturunkan di belakang bambu. Di belakang kisdam juga dibuat cerucuk lagi,” tambah Misbah.

‎Untuk menutup area terdampak secara maksimal, Misbah berkata, diperkirakan dibutuhkan ratusan hingga ribuan karung penahan.

‎“Kemungkinan kalau mau tertutup semua sekitar 1.000 karung, kurang lebih. Minimal 500 karung karena area ini cukup lebar,” ujarnya.

‎*Diduga dinding tanggul mengalami keretakan*

‎Misbah mengungkapkan terkait dinding tanggul diduga mengalami keretakan. Menurutnya luas retaknya kurang lebih sepanjang 7 meter.

Baca Juga :  Refleksi Akhir Tahun, Mahasiswa Nilai Cilegon “Gagal Juare”

“Jebol memanjang sekitar 7 meteran, hampir satu rumah, bagian kamar sepertinya,” ungkap Misbah.

‎Dalam proses penanganan kondisi tersebut, Misbah menuturkan bahwa kondisi medan terpantau sulit disebabkan berada di aliran air. Meski kondisi tersebut, tim tetap berupaya maksimal dalam melakukan penanganan.

‎“Perkiraan perbaikan bisa dua hari, tapi untuk sementara kita berusaha semaksimal mungkin supaya bisa mengurangi dampaknya. Kendalanya banyak, namanya juga di air,” katanya.

‎Saat ini sekitar 30 personel dikerahkan di lokasi untuk melakukan penanganan darurat guna mengurangi debit air yang masuk ke permukiman warga.

‎Pihak PUPR berharap penanganan sementara ini dapat menahan laju air sembari menunggu perbaikan lebih permanen dilakukan. Warga di sekitar lokasi juga diimbau tetap waspada terhadap potensi banjir susulan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pusat-berita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kapolri Tinjau Langsung, Kondisi Arus Balik Lebaran 2026 di Pelabuhan Bakauheni
Andri Permana Gelar Reses Kedua, Masyarakat Keluhkan Akses BPJS dan Infrastruktur Lingkungan
Pantauan Arus Balik Lebaran 2026 Bakauheni-Merak Lancar
SMIT: Perda No 2 Tahun 2025 Tentang Hilirisasi, Hanya Untungkan Orang Kuat Lokal
Tim Dokes Polda Lampung Gelar Pengecekan Faskes di Posko Kesehatan Pelabuhan Bakauheni
Polemik Penahanan Mantan Menteri Agama RI, PB SEMMI Pertanyakan Integritas KPK
Arus Balik Lebaran 2026: ASDP Siagakan Layanan 24 Jam dan Antisipasi Lonjakan Penumpang
Musyawarah Dusun Memanas, Desak Pengembang dan Pemerintah Bertanggung Jawab Atas Ancaman Banjir
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 28 Maret 2026 - 16:46 WIB

Kapolri Tinjau Langsung, Kondisi Arus Balik Lebaran 2026 di Pelabuhan Bakauheni

Sabtu, 28 Maret 2026 - 13:09 WIB

Andri Permana Gelar Reses Kedua, Masyarakat Keluhkan Akses BPJS dan Infrastruktur Lingkungan

Jumat, 27 Maret 2026 - 23:34 WIB

Pantauan Arus Balik Lebaran 2026 Bakauheni-Merak Lancar

Jumat, 27 Maret 2026 - 21:09 WIB

SMIT: Perda No 2 Tahun 2025 Tentang Hilirisasi, Hanya Untungkan Orang Kuat Lokal

Kamis, 26 Maret 2026 - 23:33 WIB

Polemik Penahanan Mantan Menteri Agama RI, PB SEMMI Pertanyakan Integritas KPK

Berita Terbaru

Kondisi Penumpang di dalam Kapal Fery Dari Bakauheni - Merak (Foto: Agung/Pusat-Berita)

Lampung

Pantauan Arus Balik Lebaran 2026 Bakauheni-Merak Lancar

Jumat, 27 Mar 2026 - 23:34 WIB