Muhammad Senanatha Aktivis Muda Koordinator Pusat Serikat Mahasiswa Hukum Indonesia (Dok. Ist)
JAKARTA, PUSATBERITA – Koordinator Pusat Serikat Mahasiswa Hukum Indonesia (SMHI), Muhammad Senanatha, menegaskan bahwa kinerja Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN), Suyudi Ario Seto, selama ini menunjukkan hasil yang sangat maksimal dan nyata dalam upaya pemberantasan peredaran narkoba di Indonesia.
Menurutnya, berbagai langkah tegas dan terukur yang dilakukan BNN dalam memberantas jaringan narkotika nasional maupun internasional telah memberikan dampak signifikan dan patut diapresiasi. Atas dasar capaian tersebut, SMHI menduga terdapat pihak atau kelompok tertentu yang merasa terganggu oleh kerja nyata Kepala BNN, sehingga memunculkan narasi yang bersifat menyerang ranah pribadi.
“Isu yang disebarkan tersebut tidak berkaitan dengan kinerja maupun tugas kenegaraan, melainkan merupakan fitnah keji yang mengarah pada upaya pembunuhan karakter terhadap Kepala BNN,” ujar Muhammad Senanatha dalam keterangannya.
SMHI menilai, penggiringan opini melalui isu personal yang tidak relevan merupakan bentuk serangan tidak langsung terhadap institusi BNN dan berpotensi melemahkan semangat pemberantasan narkoba. Praktik semacam ini dinilai tidak mencerminkan kritik yang sehat dan bertanggung jawab.
Lebih lanjut, SMHI mengingatkan bahwa media massa memiliki kewajiban untuk menjunjung tinggi kode etik jurnalistik, asas praduga tak bersalah, serta kepentingan publik yang substansial. Kebebasan pers tidak boleh digunakan sebagai sarana pembentukan opini yang menyesatkan dan merusak reputasi seseorang tanpa dasar fakta hukum.
SMHI mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersikap kritis, tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang tidak terverifikasi, serta tetap mendukung upaya pemberantasan narkoba yang dilakukan oleh BNN secara konsisten dan berkelanjutan.











