Mengenal Sosok yang dapat Menanggulangi Banjir di Jakarta 

- Penulis

Minggu, 25 Januari 2026 - 18:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Berbagai wilayah di Jakarta diterjang banjir | Dok: Istimewa

Berbagai wilayah di Jakarta diterjang banjir | Dok: Istimewa

JAKARTA, PUSATBERITA — Sejumlah wilayah di Jakarta kembali terendam banjir dengan ketinggian air mencapai 90 sentimeter. Berdasarkan laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, sebanyak 45 RT dan 22 ruas jalan masih tergenang pada Kamis (22/1). Fenomena ini menambah panjang daftar banjir musiman yang terus berulang di ibu kota setiap musim hujan.

Banjir di Jakarta bukan persoalan baru. Dari pergantian gubernur hingga perubahan tata ruang, persoalan ini tak kunjung tuntas. Bahkan sejak masa kolonial ketika Jakarta masih bernama Batavia, wilayah ini telah menjadi langganan banjir. Meski demikian, sejarah mencatat ada sosok yang pernah melakukan langkah signifikan dalam upaya mengendalikan banjir.

Sosok tersebut adalah Herman van Breen, insinyur sipil lulusan Polytechnische School Delft yang lahir pada 28 Mei 1881. Van Breen dikenal sebagai tokoh penting di balik pembangunan bendungan dan kanal di Batavia setelah banjir besar melanda kota itu pada 1873. Pemerintah kolonial Belanda saat itu dibuat kelabakan menghadapi banjir yang merendam hampir seluruh wilayah Batavia.

Dalam buku Banjir Kanal Timur: Karya Anak Bangsa (2010) karya Kusumaputra dijelaskan bahwa badan pekerjaan umum kolonial, Burgerlijke Openbare Werken (BOW), bahkan sempat diejek sebagai Batavia Onder Water atau “Batavia di bawah air” karena seringnya kota itu terendam. Setelah banjir besar kembali terjadi pada 1918 dan menelan korban jiwa, pemerintah kolonial mulai menyusun rencana pengendalian banjir dan menunjuk Prof. Dr. Herman van Breen sebagai Ketua Tim Penyusun Rencana Pencegahan Banjir. Saat itu, luas Kota Batavia hanya sekitar 2.500 hektare.

Baca Juga :  Sekolah Rakyat Beroperasi Serentak di 63 Titik 14 Juli Besok

Upaya Van Breen dalam merancang sistem pengendalian banjir juga mendapat dukungan tokoh Indonesia, M.H. Thamrin, yang saat itu menjabat sebagai anggota Dewan Kota Batavia. Pada 1919, Thamrin dan Van Breen merintis strategi penanggulangan banjir yang menjadi fondasi awal penataan sungai dan kanal di Jakarta.

Meski banjir tak mungkin sepenuhnya dihilangkan, sejarah menunjukkan bahwa langkah penanggulangan yang terencana dan menyeluruh dapat memberikan perubahan signifikan. Kini, ketika Jakarta kembali dilanda genangan, catatan upaya masa lalu menjadi pengingat bahwa persoalan banjir membutuhkan kerja serius, berkesinambungan, dan berbasis perencanaan jangka panjang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pusat-berita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Chorinus Eric Nerokou Buka Workshop Litigation Skill, PLN Bahas Perkembangan KUHP-KUHAP Baru
Pemberlakuan Kebijakan WFH, Volume Pengguna Commuter Line Alami Penurunan 9 Persen
Aliansi Ormas Islam Tegaskan Pelaporan Kepada Ketiga Tokoh Tidak Ada Unsur Politisasi
Momentum Harba PII 79 Tahun, PB PII Dorong Joesdi Ghazali dan Anton Timur Djaelani Sebagai Pahlawan Nasional
Akademisi Hindu Berikan Catatan Penting di Hardiknas 2026
Momentum May Day: Perusahaan Wajib Terima Pekerja Disabilitas
PB PII: Kasus Dugaan Kekerasan di Daycare Jogja, Polisi Tak Boleh Lambat Melindungi Hak Anak
Diduga Mark Up, BGN Ungkap Harga Printer Rp 11 Juta Per Unit Telah Divalidasi LKPP
Berita ini 41 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 8 Mei 2026 - 16:38 WIB

Pemberlakuan Kebijakan WFH, Volume Pengguna Commuter Line Alami Penurunan 9 Persen

Jumat, 8 Mei 2026 - 00:22 WIB

Aliansi Ormas Islam Tegaskan Pelaporan Kepada Ketiga Tokoh Tidak Ada Unsur Politisasi

Senin, 4 Mei 2026 - 21:30 WIB

Momentum Harba PII 79 Tahun, PB PII Dorong Joesdi Ghazali dan Anton Timur Djaelani Sebagai Pahlawan Nasional

Sabtu, 2 Mei 2026 - 13:56 WIB

Akademisi Hindu Berikan Catatan Penting di Hardiknas 2026

Kamis, 30 April 2026 - 15:50 WIB

Momentum May Day: Perusahaan Wajib Terima Pekerja Disabilitas

Berita Terbaru

Opini

Pasca 1 dan 2 Mei; Presiden, Buruh, Guru

Sabtu, 9 Mei 2026 - 12:45 WIB