Momentum Harba PII 79 Tahun, PB PII Dorong Joesdi Ghazali dan Anton Timur Djaelani Sebagai Pahlawan Nasional

- Penulis

Senin, 4 Mei 2026 - 21:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Momentum Hari Bangkit PII 79 Tahun, PB PII Ziarah ke Makam Alm. Anton Timur Djaelani (Foto: Agung/Pusat-Berita)

Momentum Hari Bangkit PII 79 Tahun, PB PII Ziarah ke Makam Alm. Anton Timur Djaelani (Foto: Agung/Pusat-Berita)

JAKARTA, PUSATBERITAPeringati hari Bangkit PII ke-79 Tahun, jajaran kepengurusan PB PII Periode 2026-2028, ziarah makam salah satu pendiri organisasi Pelajar Islam Indonesia yaitu Alm. Ayahanda Anton Timur Djaelani di TPU UIN Syarif Hidayatullah, Ciputat. Senin (4/5).

Ziarah Tokoh ini dimaksudkan sebagai bentuk refleksi Hari Bangkit PII ke-79 Tahun. Hal tersebut disampaikan oleh Pj Pelaksana, Komandan Brigade Pusat, Dandimas Pahamswa, bahwa ziarah ini untuk mengingatkan kita kepada semangat juang para tokoh Alumni PII.

“Pada momen Hari Bangkit ke-79 Tahun ini, kami dari PB PII melakukan ziarah ke makam Almarhum ayahanda Anton Timur Djaelani, sebagai bentuk refleksi diri dalam mengarungi perjuangan organisasi yang berjuang untuk ummat dan bangsa,” ujar Dandimas, Senin (4/5/2026).

Lebih lanjut, dirinya juga menjelaskan bahwa refleksi ini bukan hanya untuk PB PII saja, tapi ini untuk seluruh kader PII se-Indonesia. Disisi lain, sebagai bentuk memperkuat giroh perjuangan agar terus ingin bangkit dalam memperjuangkan ummat dan bangsa.

“Refleksi Harba ini bukan hanya untuk kami PB PII, tapi ini adalah refleksi untuk seluruh kader Pelajar Islam Indonesia di seluruh Nusantara. Karena organisasi ini mempunyai sejarah juang panjang dengan membawa semangat ke-Pelajaran, ke-Islaman, dan ke-Indonesiaan yang sangat kental,” lanjutnya.

Baca Juga :  Ketua Umum PB PII Kecam Keras Tindakan Pemukulan Aparat Terhadap Pelajar di Tual

Diketahui, Almarhum Ayahanda Anton Timur Djaelani adalah salah satu tokoh pendiri PII. Lahir 27 Desember 1922 di Powerojo, Jawa Tengah. Dirinya adalah seorang Cendekiawan Muslim, selain itu dirinya adalah salah satu pendiri Pascasarjana UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Semasa hidupnya, dirinya memfokuskan diri untuk berjuang lewat pendidikan. Dirinya wafat pada 7 Februari 2009 (Usia 86 Tahun) dan dimakamkan di Pemakaman Untuk UIN Syarif Hidayatullah, Ciputat, Tangerang Selatan.

Dandimas juga mengatakan bahwa mungkin banyak kader PII zaman sekarang belum tahu makam para tokoh PII. Sehingga kadang kita lupa untuk berziarah dan mendoakan mereka.

“Mungkin kami sering berkunjung ke Makam Almarhum Ayahanda Djoesdi Ghazali dan Almarhum Ayahanda Ibrahim Zarkasi saja, tapi hari ini kami datang untuk mendoakan pendiri PII lainnya,” ucapnya.

Menutup pernyataannya, Dandimas menegaskan bahwa PB PII akan siap mendorong para Tokoh PII sebagai Pahlawan Indonesia, terlebih dalam bidang Pendidikan.

“Kami PB PII Periode 2026-2028 akan membuat naskah akademik, agar para Tokoh Pendiri PII masuk dalam sebagai Pahlawan Nasional, seperti Ayahanda Djoesdi Ghazali dan Ayahanda Anton Timur Djaelani sebagai pahlawan dalam bidang Pendidikan Nasional,” tutupnya dengan tegas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pusat-berita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rembug Muda Nahdliyin Soroti Arah Gagasan NU Menjelang Muktamar PBNU 2026
Erry Indriani: Kecemasan Fresh Graduate Bukan Karena Lemah Mental
PW KAMMI Jakarta Raya: Tindakan Pembubaran Diskusi Bukan Sifat Aktivis Demokrasi
Muhammad Senanatha: Konsensus Kebangsaan Adalah Warisan Besar Para Tokoh Islam
Senanatha Ajak Generasi Muda Meneladani Perjuangan Islam dan Sarekat Islam dalam Merebut Kemerdekaan
Disebut dalam Persidangan Kasus Blueray, MataHukum Minta Aldison Diperiksa
Aparat Kejar Massa hingga Sekretariat, Mahasiswa Kecam Represifitas
Sosialisasi 4 Pilar: Berikan Pemahaman dan Manfaat Terkait Program KIP
Berita ini 30 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 22 Juni 2026 - 17:30 WIB

Rembug Muda Nahdliyin Soroti Arah Gagasan NU Menjelang Muktamar PBNU 2026

Jumat, 19 Juni 2026 - 20:27 WIB

Erry Indriani: Kecemasan Fresh Graduate Bukan Karena Lemah Mental

Selasa, 16 Juni 2026 - 22:29 WIB

PW KAMMI Jakarta Raya: Tindakan Pembubaran Diskusi Bukan Sifat Aktivis Demokrasi

Selasa, 16 Juni 2026 - 17:29 WIB

Muhammad Senanatha: Konsensus Kebangsaan Adalah Warisan Besar Para Tokoh Islam

Senin, 15 Juni 2026 - 01:35 WIB

Senanatha Ajak Generasi Muda Meneladani Perjuangan Islam dan Sarekat Islam dalam Merebut Kemerdekaan

Berita Terbaru

Abdul Hakim, Direktur Center for Resistance and Liberation Studies STISNU Nusantara Kota Tangerang (foto/istimewa)

Opini

Budaya, Identitas, dan Aktivasi Ruang di Indarung

Senin, 22 Jun 2026 - 13:51 WIB