Erry Indriani: Kecemasan Fresh Graduate Bukan Karena Lemah Mental

- Penulis

Jumat, 19 Juni 2026 - 20:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Erry Indriani (Kiri) saat penerimaan sertifikat penghargaan kegiatan (Foto: Istimewa)

Erry Indriani (Kiri) saat penerimaan sertifikat penghargaan kegiatan (Foto: Istimewa)

JAKARTA, PUSATBERITA – Owner Erawijaya Consultant, Erry Indriani, menjadi pembicara dalam kegiatan Expo Capstone Design dan Seminar Persiapan Dunia Kerja yang diselenggarakan oleh Prodi S1 Teknik Telekomunikasi Universitas Telkom, Jumat (19/6/2026).

Dalam pemaparannya, Erry yang juga Dosen di Fakultas Psikologi Universitas Jayabaya, menjelaskan bahwa kecemasan yang sering dialami lulusan baru saat memasuki dunia kerja bukan disebabkan oleh lemahnya mental, melainkan karena adanya reality shock atau “kaget dunia nyata”.

Menurutnya, selama bertahun-tahun seseorang terbiasa hidup dalam sistem yang terstruktur, mulai dari sekolah hingga kuliah, dengan target yang jelas seperti ujian, tugas, dan pencapaian IPK. Namun, ketika memasuki dunia kerja, pola tersebut berubah dan menuntut kemampuan adaptasi yang lebih tinggi.

“Wajar jika dalam enam bulan pertama bekerja muncul rasa cemas, bingung, atau tidak percaya diri. Yang dibutuhkan bukan penghakiman, tetapi pembekalan agar mereka mampu beradaptasi dengan perubahan,” ujar Erry.

Ia menegaskan bahwa kesiapan memasuki dunia kerja tidak cukup hanya mengandalkan kecerdasan intelektual (IQ). Lulusan juga perlu memiliki kesiapan mental dan modal psikologis yang kuat untuk menghadapi tantangan dunia profesional.

Baca Juga :  Waduh, Muktamar Ke-33 PII Mangkir Lagi, PW PII se-Indonesia Ambil Alih Muknas

Dalam perspektif Psikologi Positif, kata Erry, terdapat tiga fondasi penting yang perlu dimiliki generasi muda, yakni perubahan pola pikir dari siswa menjadi profesional, kemampuan mengelola emosi dan mengatur diri, serta kemampuan beradaptasi secara sosial tanpa kehilangan batasan diri.

Selain itu, ia menekankan pentingnya membangun harapan yang realistis, optimisme, resiliensi, dan dukungan sosial sebagai bekal menghadapi tekanan di dunia kerja.

“IQ memang penting, tetapi sering kali hanya mengantarkan seseorang sampai ke tahap awal. Untuk bertahan, berkembang, dan meraih kesuksesan karier jangka panjang, dibutuhkan kecerdasan emosional serta kemampuan komunikasi yang adaptif,” jelasnya.

Melalui seminar tersebut, Erry mengajak para mahasiswa untuk tidak hanya mempersiapkan kompetensi akademik, tetapi juga memperkuat kesiapan mental agar mampu menghadapi transisi dari dunia kampus menuju dunia kerja secara lebih percaya diri dan tangguh.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pusat-berita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PW KAMMI Jakarta Raya: Tindakan Pembubaran Diskusi Bukan Sifat Aktivis Demokrasi
Muhammad Senanatha: Konsensus Kebangsaan Adalah Warisan Besar Para Tokoh Islam
Senanatha Ajak Generasi Muda Meneladani Perjuangan Islam dan Sarekat Islam dalam Merebut Kemerdekaan
Disebut dalam Persidangan Kasus Blueray, MataHukum Minta Aldison Diperiksa
Aparat Kejar Massa hingga Sekretariat, Mahasiswa Kecam Represifitas
Sosialisasi 4 Pilar: Berikan Pemahaman dan Manfaat Terkait Program KIP
Putri Ahmad Bahar Serahkan Bukti Dugaan Penyekapan ke Polda Metro Jaya
Reyzan Sulaeman Resmi Nahkodai PW PII Jakarta Raya
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 20:27 WIB

Erry Indriani: Kecemasan Fresh Graduate Bukan Karena Lemah Mental

Selasa, 16 Juni 2026 - 22:29 WIB

PW KAMMI Jakarta Raya: Tindakan Pembubaran Diskusi Bukan Sifat Aktivis Demokrasi

Selasa, 16 Juni 2026 - 17:29 WIB

Muhammad Senanatha: Konsensus Kebangsaan Adalah Warisan Besar Para Tokoh Islam

Senin, 15 Juni 2026 - 01:35 WIB

Senanatha Ajak Generasi Muda Meneladani Perjuangan Islam dan Sarekat Islam dalam Merebut Kemerdekaan

Sabtu, 13 Juni 2026 - 20:54 WIB

Disebut dalam Persidangan Kasus Blueray, MataHukum Minta Aldison Diperiksa

Berita Terbaru