Muhammad Senanatha: Konsensus Kebangsaan Adalah Warisan Besar Para Tokoh Islam

- Penulis

Selasa, 16 Juni 2026 - 17:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Muhammad Senanatha, Ketua Bidang Kemahasiswaan dan Kepemudaan PB SEMMI (Foto: Istimewa)

Muhammad Senanatha, Ketua Bidang Kemahasiswaan dan Kepemudaan PB SEMMI (Foto: Istimewa)

JAKARTA, PUSATBERITA – Ketua Bidang Kemahasiswaan dan Kepemudaan PB SEMMI, Muhammad Senanatha, menegaskan bahwa perjalanan bangsa Indonesia tidak dapat dilepaskan dari kontribusi umat Islam dalam menjaga persatuan nasional dan merawat konsensus kebangsaan yang menjadi fondasi berdirinya Republik Indonesia.

Menurut Senanatha, para tokoh Islam telah menunjukkan sikap kenegarawanan yang luar biasa sejak masa awal kemerdekaan. Demi menjaga persatuan bangsa yang majemuk, para ulama dan tokoh pergerakan Islam menempatkan kepentingan nasional di atas kepentingan golongan, sehingga Indonesia dapat berdiri sebagai negara yang merdeka dan bersatu.

“Umat Islam bukan hanya berjuang untuk merebut kemerdekaan, tetapi juga berperan besar dalam menjaga keutuhan bangsa dan merawat konsensus kebangsaan yang menjadi dasar kehidupan bernegara,” ujar Senanatha.

Ia menjelaskan bahwa Pancasila merupakan hasil kesepakatan para pendiri bangsa yang lahir dari semangat persatuan dan musyawarah. Dalam proses tersebut, tokoh-tokoh Islam memberikan teladan tentang pentingnya mengedepankan persaudaraan kebangsaan demi terwujudnya Indonesia yang damai dan berdaulat.

Lebih lanjut, Senanatha menilai bahwa nilai-nilai Islam sejatinya sejalan dengan prinsip-prinsip yang terkandung dalam Pancasila, seperti keadilan, kemanusiaan, persatuan, musyawarah, dan kesejahteraan sosial. Oleh karena itu, upaya mempertentangkan Islam dengan Pancasila merupakan pandangan yang tidak memiliki dasar historis maupun ideologis.

Baca Juga :  PB SEMMI Desak Kajati Maluku dan Polres Bursel Periksa Kadis Pendidikan Bursel

“Islam dan Pancasila bukanlah dua hal yang saling bertentangan. Keduanya justru menjadi kekuatan yang memperkokoh kehidupan berbangsa dan bernegara. Para ulama dan tokoh Islam telah memberikan contoh bagaimana nilai-nilai keislaman dapat berjalan beriringan dengan komitmen kebangsaan,” tegasnya.

Di tengah berbagai tantangan kebangsaan saat ini, Senanatha mengingatkan pentingnya menjaga semangat persatuan dan toleransi. Menurutnya, polarisasi sosial, penyebaran informasi yang menyesatkan, serta menguatnya sikap saling curiga antarkelompok dapat menjadi ancaman bagi persatuan nasional apabila tidak disikapi dengan bijaksana.

Sebagai organisasi yang lahir dari tradisi perjuangan Sarekat Islam, PB SEMMI berkomitmen untuk terus menguatkan nilai-nilai keislaman, kebangsaan, dan keindonesiaan di kalangan generasi muda. Kader-kader SEMMI diharapkan mampu menjadi pelopor persatuan serta menghadirkan gagasan yang konstruktif bagi kemajuan bangsa.

“Menjaga Indonesia bukan hanya tugas pemerintah, tetapi juga tanggung jawab seluruh elemen bangsa, termasuk mahasiswa dan generasi muda. Kita harus melanjutkan warisan para pendiri bangsa dengan memperkuat persatuan, merawat kebhinekaan, dan mengisi kemerdekaan melalui karya nyata,” tutup Senanatha.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pusat-berita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PW KAMMI Jakarta Raya: Tindakan Pembubaran Diskusi Bukan Sifat Aktivis Demokrasi
Senanatha Ajak Generasi Muda Meneladani Perjuangan Islam dan Sarekat Islam dalam Merebut Kemerdekaan
Disebut dalam Persidangan Kasus Blueray, MataHukum Minta Aldison Diperiksa
Aparat Kejar Massa hingga Sekretariat, Mahasiswa Kecam Represifitas
Putri Ahmad Bahar Serahkan Bukti Dugaan Penyekapan ke Polda Metro Jaya
Reyzan Sulaeman Resmi Nahkodai PW PII Jakarta Raya
Mutasi Mei 2026, Empat Kombes Pol Resmi Bergabung ke Polda Metro Jaya
Ayah Pengantin di Jakut Nekat Tusuk Mantan Istri di Momen Pernikahan
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 22:29 WIB

PW KAMMI Jakarta Raya: Tindakan Pembubaran Diskusi Bukan Sifat Aktivis Demokrasi

Selasa, 16 Juni 2026 - 17:29 WIB

Muhammad Senanatha: Konsensus Kebangsaan Adalah Warisan Besar Para Tokoh Islam

Senin, 15 Juni 2026 - 01:35 WIB

Senanatha Ajak Generasi Muda Meneladani Perjuangan Islam dan Sarekat Islam dalam Merebut Kemerdekaan

Sabtu, 13 Juni 2026 - 20:54 WIB

Disebut dalam Persidangan Kasus Blueray, MataHukum Minta Aldison Diperiksa

Sabtu, 13 Juni 2026 - 15:39 WIB

Aparat Kejar Massa hingga Sekretariat, Mahasiswa Kecam Represifitas

Berita Terbaru

Wasit Kontroversi Kembali Pimpin Pertandingan Semifinal Matali Cup 2026 (Foto: Istimewa)

Sulawesi Utara

Bonawang FC Protes, Askot Tetap Tugaskan Wasit yang Dipersoalkan

Selasa, 16 Jun 2026 - 18:15 WIB

Polemik Matali Cup 2026 (Foto: Istimewa)

Sulawesi Utara

Matali Cup 2026: Diduga Terjadi Kecurangan Wasit Berlisensi

Selasa, 16 Jun 2026 - 00:41 WIB

Guru Jadi Korban Efisiensi Anggaran Dampak Program MBG (Foto/Akal Imitasi).

Nasional

Efek Program MBG Guru Hilang Kontrak Hingga Digaji Rp50 Ribu

Senin, 15 Jun 2026 - 19:27 WIB