Momentum May Day: Perusahaan Wajib Terima Pekerja Disabilitas

- Penulis

Kamis, 30 April 2026 - 15:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Momentum Mayday: Ketua PW Pemuda Muslimin Indonesia DKI Jakarta, Rizki (Doc. Ist/PB)

Momentum Mayday: Ketua PW Pemuda Muslimin Indonesia DKI Jakarta, Rizki (Doc. Ist/PB)

JAKARTA, PUSATBERITA – Momentum Hari Buruh Internasional atau May Day harus menjadi pengingat bahwa perjuangan buruh adalah perjuangan semua, termasuk buruh disabilitas yang hingga hari ini masih menghadapi diskriminasi dalam dunia kerja.

Akses yang terbatas, penolakan dalam rekrutmen, hingga minimnya fasilitas kerja yang ramah untuk disabilitas, menunjukkan bahwa keadilan belum benar-benar hadir mereka.

Ketua Umum Pemuda Muslimin Indonesia Wilayah DKI Jakarta, Rizki, menegaskan bahwa berhenti menjadikan disabilitas sebagai alasan penolakan. Menurutnya, menerima tenaga kerja disabilitas bukan sekadar kewajiban hukum, tetapi juga tanggung jawab moral. Negara pun harus hadir dengan pengawasan yang tegas agar tidak ada lagi perusahaan yang mengabaikan hak-hak penyandang disabilitas.

Baca Juga :  Kontradiksi Efisiensi: BGN Beli Ribuan Printer Dua Kali Lipat Lebih Mahal dari Harga Modal

‎“Perusahaan wajib menerima calon pegawai disabilitas. Ini bukan pilihan, tapi keharusan,” tegas Rizki.

May Day tahun ini harus menjadi titik balik. Dunia kerja harus inklusif, adil, dan terbuka untuk semua.

“Semuanya punya hak yang sama untuk bekerja, tidak terkecuali penyandang disabilitas” tambahnya

‎Pemuda Muslimin Indonesia Wilayah DKI Jakarta berkomitmen untuk terus mengawal isu ini hingga keadilan benar-benar dirasakan oleh seluruh buruh tanpa terkecuali.

“Komitment kami jelas. Tidak boleh ada diskriminasi dalam dunia kerja. Baik di pemerintahan ataupun di swasta” tutupnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pusat-berita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rembug Muda Nahdliyin Soroti Arah Gagasan NU Menjelang Muktamar PBNU 2026
Erry Indriani: Kecemasan Fresh Graduate Bukan Karena Lemah Mental
PW KAMMI Jakarta Raya: Tindakan Pembubaran Diskusi Bukan Sifat Aktivis Demokrasi
Muhammad Senanatha: Konsensus Kebangsaan Adalah Warisan Besar Para Tokoh Islam
Senanatha Ajak Generasi Muda Meneladani Perjuangan Islam dan Sarekat Islam dalam Merebut Kemerdekaan
Disebut dalam Persidangan Kasus Blueray, MataHukum Minta Aldison Diperiksa
Aparat Kejar Massa hingga Sekretariat, Mahasiswa Kecam Represifitas
Sosialisasi 4 Pilar: Berikan Pemahaman dan Manfaat Terkait Program KIP
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 22 Juni 2026 - 17:30 WIB

Rembug Muda Nahdliyin Soroti Arah Gagasan NU Menjelang Muktamar PBNU 2026

Jumat, 19 Juni 2026 - 20:27 WIB

Erry Indriani: Kecemasan Fresh Graduate Bukan Karena Lemah Mental

Selasa, 16 Juni 2026 - 22:29 WIB

PW KAMMI Jakarta Raya: Tindakan Pembubaran Diskusi Bukan Sifat Aktivis Demokrasi

Selasa, 16 Juni 2026 - 17:29 WIB

Muhammad Senanatha: Konsensus Kebangsaan Adalah Warisan Besar Para Tokoh Islam

Senin, 15 Juni 2026 - 01:35 WIB

Senanatha Ajak Generasi Muda Meneladani Perjuangan Islam dan Sarekat Islam dalam Merebut Kemerdekaan

Berita Terbaru

Abdul Hakim, Direktur Center for Resistance and Liberation Studies STISNU Nusantara Kota Tangerang (foto/istimewa)

Opini

Budaya, Identitas, dan Aktivasi Ruang di Indarung

Senin, 22 Jun 2026 - 13:51 WIB