Lambannya Proses Dugaan Persekusi, GP Ansor Kota Tangerang: Polisi Jelaskan Progres Penyidikan

- Penulis

Kamis, 29 Januari 2026 - 21:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua GP Ansor Kota Tangerang, H. Midyani (Foto: Istimewa)

Ketua GP Ansor Kota Tangerang, H. Midyani (Foto: Istimewa)

TANGERANG, PUSATBERITADugaan Kasus persekusi terjadi di Kota Tangerang, namun proses hukum belum menemukan kepastian yang jelas. Dimana hal tersebut menjadi perhatian Khusus GP Ansor Kota Tangerang. Kamis (29/1/2026).

Ketua GP Ansor Kota Tangerang, H. Midyani, menyampaikan bahwa proses hukum yang berjalan belum adanya informasi yang memadai. Terlebih khusus kepada pihak-pihak yang terkait dalam kasus tersebut.

“Kami tidak mempersoalkan lamanya proses, tetapi kejelasan tahapannya. Apakah masih penyelidikan atau sudah penyidikan, itu yang perlu disampaikan agar tidak menimbulkan tafsir liar,” ujar H. Midyani. Kamis (29/1/2026).

Menurutnya, dugaan persekusi merupakan tindak pidana yang menyangkut hak asasi dan rasa aman masyarakat, sehingga penanganannya membutuhkan transparansi serta kepastian prosedural sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Lebih lanjut, GP Ansor menilai, minimnya penjelasan resmi dari aparat penegak hukum berpotensi menurunkan kepercayaan publik terhadap proses penegakan hukum. Iya menyatakan bahwa dalam konteks demokrasi, keterbukaan informasi dianggap sangatlah penting untuk memastikan bahwa setiap perkara ditangani secara objektif dan profesional.

Baca Juga :  Selama Agustus 2025 Dishub Kota Tangerang Tangani 67 Aduan PJU

“Keterbukaan bukan bentuk tekanan, melainkan bagian dari akuntabilitas publik. Dengan informasi yang jelas, masyarakat bisa memahami bahwa hukum sedang bekerja,” jelasnya.

GP Ansor juga menegaskan bahwa sikap yang disampaikan organisasinya merupakan bentuk partisipasi masyarakat dalam pengawasan penegakan hukum.

“bukan upaya intervensi terhadap proses penyidikan tapi bentuk dari bagaimana kami meminta keadilannya,” tutupnya dengan tegas.

GP Ansor berharap aparat penegak hukum dapat segera memberikan penjelasan resmi agar proses hukum berjalan transparan, serta menjaga stabilitas dan kepercayaan masyarakat terhadap institusi penegak hukum di Kota Tangerang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pusat-berita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemudik Nyasar Ikuti Google Maps Masuk Jalur Irigasi
Takbir Keliling 1447 H Desa Kramat Berlangsung Meriah, Pemuda Tunjukkan Kreativitas
Aliansi Organda Se-Jakarta Kecam Keras Dugaan Keterlibatan Prajurit TNI Dalam Kasus Penyiraman Air Keras Terhadap Aktivis KontraS
Komunitas Family Blue Paradise Gelar Santunan Anak Yatim dan Buka Puasa Bersama, Perkuat Kepedulian Sosial
BMM Gelar Penyaluran Program Sembako Pejuang keluarga, Bingkisan Lebaran Ceria di Makassar
Penampakan Parkir Liar di Area Stasiun Batuceper
SEMMI Tangerang Soroti Kantor Satpol PP Tutup di Jam Kerja
Nara JW Law Firm bersama Erawijaya Consultant dan PB PII Gelar Santunan Anak Yatim
Berita ini 73 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 22 Maret 2026 - 17:25 WIB

Pemudik Nyasar Ikuti Google Maps Masuk Jalur Irigasi

Kamis, 19 Maret 2026 - 15:50 WIB

Aliansi Organda Se-Jakarta Kecam Keras Dugaan Keterlibatan Prajurit TNI Dalam Kasus Penyiraman Air Keras Terhadap Aktivis KontraS

Rabu, 18 Maret 2026 - 19:55 WIB

Komunitas Family Blue Paradise Gelar Santunan Anak Yatim dan Buka Puasa Bersama, Perkuat Kepedulian Sosial

Rabu, 18 Maret 2026 - 14:33 WIB

BMM Gelar Penyaluran Program Sembako Pejuang keluarga, Bingkisan Lebaran Ceria di Makassar

Rabu, 18 Maret 2026 - 03:47 WIB

Penampakan Parkir Liar di Area Stasiun Batuceper

Berita Terbaru

Pantauan Udara Gerbang Tol Cikampek Utama (Sumber: Antara).

Nasional

Penerapan Sistem One Way Arus Balik Nasional Mulai Hari ini

Selasa, 24 Mar 2026 - 11:55 WIB

Pemudik saat dievakuasi Damkar akibat nyasar Ikuti Google Maps (foto: istimewa).

Daerah

Pemudik Nyasar Ikuti Google Maps Masuk Jalur Irigasi

Minggu, 22 Mar 2026 - 17:25 WIB

Sekolah Radio Telegrafis Udara. (Foto: Dok. Instagram @sejarah_tniau).

Sejarah

Sejarah Sekolah Radio Telegrafis Udara Indonesia

Minggu, 22 Mar 2026 - 14:13 WIB