Organisasi Daerah Se-Jakarta Serukan Mosi Tidak Percaya Polri

- Penulis

Senin, 2 Maret 2026 - 15:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Organisasi Daerah se-Jakarta Saat Melakukan Deklarasi Mosi Tidak Percaya Polri (Foto: Istimewa)

Organisasi Daerah se-Jakarta Saat Melakukan Deklarasi Mosi Tidak Percaya Polri (Foto: Istimewa)

JAKARTA, PUSATBERITA — Aliansi Organisasi Daerah Se-Jakarta menyampaikan pernyataan sikap resmi menyikapi sejumlah peristiwa yang melibatkan aparat penegak hukum dalam beberapa waktu terakhir yang dinilai telah mengguncang nurani publik serta berpotensi menggerus kepercayaan masyarakat terhadap institusi penegak hukum.

Dalam pernyataan tersebut, aliansi Organisasi Daerah Se-Jakarta menyoroti sejumlah kasus yang menjadi perhatian publik, antara lain:

  1. Meninggalnya seorang remaja berusia 14 tahun bernama Arianto Tawakkal di Tual, Maluku, pada 19 Februari 2026, yang diduga terjadi setelah korban dihantam helm taktikal oleh anggota Brimob.
  2. Kematian polisi muda Bripda DP yang diduga akibat penganiayaan oleh seniornya di Asrama Polisi kompleks Polda Sulawesi Selatan.
  3. Kasus dugaan peredaran narkoba yang menjerat mantan Kapolres Bima Kota, AKBP Didik Putra Kuncoro.
  4. Kasus penembakan Gamma Rizkynata Oktavandy, siswa SMK Negeri 4 Semarang, oleh seorang anggota polisi pada November 2024 dengan alasan pembubaran tawuran.
  5. Proses pidana terhadap dua anggota Brimob terkait kematian Affan Kurniawan pada 28 Agustus 2025 yang hingga kini dinilai belum menunjukkan perkembangan signifikan.
Baca Juga :  ‎Pemuda Sepatan Keluhkan Bau Limbah Oli yang Ganggu Warga Sepatan dan Sekitarnya

Aliansi menegaskan bahwa kepercayaan publik terhadap aparat penegak hukum merupakan fondasi penting dalam menjaga stabilitas negara hukum. Menurut mereka, tanpa transparansi, akuntabilitas, serta keberanian menindak pelanggaran di internal institusi, kepercayaan masyarakat akan terus menurun.

“Langkah tegas, terbuka, dan berkeadilan adalah keharusan demi memastikan hukum benar-benar berdiri untuk semua warga negara tanpa pengecualian,” demikian pernyataan resmi aliansi Organisasi Daerah Se-Jakarta.

Tuntutan Aliansi Organisasi Daerah Se-Jakarta.

Dalam sikap resminya, Elsandy selaku Ketua Aliansi Organisasi Daerah Se-Jakarta menyampaikan sejumlah tuntutan:

  1. Mengecam keras segala bentuk kekerasan, penyalahgunaan kewenangan, serta pelanggaran hukum yang dilakukan oleh oknum aparat tanpa terkecuali.
  2. Mendesak penegakan hukum yang adil dan transparan terhadap seluruh kasus.
  3. Mendorong evaluasi menyeluruh serta reformasi institusi kepolisian.
  4. Menyatakan mosi tidak percaya terhadap institusi Polri hingga ada langkah konkret pembenahan.

Elsandy selaku Ketua Aliansi Organisasi Daerah Se-Jakarta menutup pernyataannya dengan menegaskan komitmen untuk terus mengawal perkembangan kasus-kasus tersebut serta menyerukan partisipasi masyarakat sipil dalam mengawasi proses penegakan hukum di Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pusat-berita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hari Masyarakat Adat Sedunia, SEMMI Tangerang: Pengakuan Masyarakat Adat Belum Tuntas
Truk ODOL Marak, Warga Nibung Geram Ancam Turun ke Jalan
Buka Pelantikan dan Rakerwil, Wagub Banten Apresiasi DPW IMMI Banten
Sambut HUT RI ke-81, Pemuda Pondok Pucung Sulap Tembok Kosong Jadi Mural Kemerdekaan
Diskon 81 Persen! Tirta Benteng Buka Pemasangan Baru Air Bersih
‎PKB Kota Tangerang Perkuat Konsolidasi, Billboard Kepengurusan Baru Terpasang di Sejumlah Titik ‎
‎Ruky Evana: Pengungkapan 46 Juta Butir Obat Keras Daftar G Bukti Keseriusan Polres Tangsel
LMND Banten Apresiasi Polres Tangsel Ungkap 46 Juta Butir Obat Keras Ilegal
Berita ini 71 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 9 Agustus 2026 - 00:56 WIB

Hari Masyarakat Adat Sedunia, SEMMI Tangerang: Pengakuan Masyarakat Adat Belum Tuntas

Minggu, 9 Agustus 2026 - 00:21 WIB

Truk ODOL Marak, Warga Nibung Geram Ancam Turun ke Jalan

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 20:47 WIB

Buka Pelantikan dan Rakerwil, Wagub Banten Apresiasi DPW IMMI Banten

Kamis, 6 Agustus 2026 - 20:37 WIB

Diskon 81 Persen! Tirta Benteng Buka Pemasangan Baru Air Bersih

Kamis, 6 Agustus 2026 - 17:44 WIB

‎PKB Kota Tangerang Perkuat Konsolidasi, Billboard Kepengurusan Baru Terpasang di Sejumlah Titik ‎

Berita Terbaru

Koordinator lapangan aksi, Lensa Sakban (foto/pusat-berita.com)

Daerah

Truk ODOL Marak, Warga Nibung Geram Ancam Turun ke Jalan

Minggu, 9 Agu 2026 - 00:21 WIB

Ilustrasi layanan pinjaman daring (pindar) di Indonesia. Pendanaan dari lender luar negeri mencapai Rp17,28 triliun hingga Juni 2026 (foto/istimewa).

Nasional

Pendanaan Pindar dari Lender Asing Tembus Rp 17,28 Triliun

Sabtu, 8 Agu 2026 - 21:03 WIB