EN LMND Soroti Seruan “Baku Bunuh” Dari Salah Satu Anggota DPRD Malut

- Penulis

Senin, 30 Maret 2026 - 13:11 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pengurus Eksekutif Nasional LMND, Wempy Habary (Foto: Istimewa)

Pengurus Eksekutif Nasional LMND, Wempy Habary (Foto: Istimewa)

JAKARTA, PUSATBERITA – EN LMND, Wempy Habary soroti Polemik yang mencuat setelah beredarnya tangkapan layar percakapan WhatsApp di grup Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Kabupaten Halmahera Utara. Percakapan tersebut diduga melibatkan Aksandri Kitong, anggota DPRD Provinsi Maluku Utara dari Fraksi Partai Demokrat. Senin (30/3).

Menurut Wempy, dalam percakapan yang beredar, Aksandri disebut menyampaikan pernyataan bernada keras terkait sejumlah kegiatan yang dikaitkan dengan sosok bernama Kasman (Wakil bupati)di Halmahera Utara.

“Ia antara lain menuliskan imbauan kepada anggota grup untuk tidak mengikuti kegiatan tertentu. Dalam pesan tersebut, ia juga menggunakan diksi yang dinilai kasar dalam menanggapi aktivitas dimaksud,” ujar Wempy, Senin (30/3/2026).

Lebih lanjut, Wempy menjelaskan bahwa selain itu, terdapat pula ajakan agar anggota tidak mengikuti kegiatan yang berkaitan dengan wakil bupati. Pada bagian lain percakapan, muncul kalimat yang kemudian memicu sorotan karena dinilai kontroversial dan berpotensi menimbulkan penafsiran serius terkait situasi keamanan.

Baca Juga :  Pengawasan Lemah Picu Marak Peredaran Miras di Kota Tangerang

“Beredarnya tangkapan layar ini memicu beragam reaksi di kalangan masyarakat. Sejumlah pihak menilai gaya bahasa yang digunakan tidak mencerminkan etika seorang pejabat publik, terlebih disampaikan dalam forum organisasi kepemudaan,” tambahnya.

Wempy menilai, sebagai wakil rakyat di tingkat provinsi, setiap pernyataan yang disampaikan di ruang publik, termasuk dalam forum digital memiliki konsekuensi sosial dan politik, serta berpotensi memengaruhi dinamika internal organisasi dan masyarakat pada umumnya

“Maka dari itu kami meminta kepada DPP Demokrat dan pihak kepolisian segera tindak lanjut di duga pelaku provokatif yang berpotensi terjadi konflik horizontal,” tutupnya dengan tegas.

Follow WhatsApp Channel pusat-berita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bank Muamalat dan BMM Salurkan Beasiswa Rp66 Juta untuk Bantuan Pendidikan
PIM Tagih Keseriusan Polri Usut Tuntas Penyadapan Presiden
Relokasi PKL Pasar Anyar, Satpol PP Kota Tangerang Utamakan Dialog dan Solusi
Desakan Pemakzulan, Foto Gibran Diturunkan di DPRD DIY
KMHDI Apresiasi Ketegasan Polri Bongkar Dugaan Penyadapan Presiden: Desak Tiga Tersangka Segera Ditahan
Tiga Jenderal di Tetapkan Jadi Tersangka Dalam Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
Dugaan Presiden Disadap Secara Ilegal, Eks Kapolri Masuk Daftar
Apel Pagi Kemenag Kota Tangerang, Kepala Kantor Tekankan Tiga Aspek Kedisiplinan Pegawai
Berita ini 36 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 19:04 WIB

Bank Muamalat dan BMM Salurkan Beasiswa Rp66 Juta untuk Bantuan Pendidikan

Jumat, 6 November 2026 - 18:48 WIB

PIM Tagih Keseriusan Polri Usut Tuntas Penyadapan Presiden

Kamis, 5 November 2026 - 12:03 WIB

Relokasi PKL Pasar Anyar, Satpol PP Kota Tangerang Utamakan Dialog dan Solusi

Rabu, 4 November 2026 - 12:59 WIB

Desakan Pemakzulan, Foto Gibran Diturunkan di DPRD DIY

Rabu, 4 November 2026 - 00:25 WIB

KMHDI Apresiasi Ketegasan Polri Bongkar Dugaan Penyadapan Presiden: Desak Tiga Tersangka Segera Ditahan

Berita Terbaru

Daniel H Nainggolan, Ketua Umum Poros Intelektual Muda (Foto/ist)

Jakarta

PIM Tagih Keseriusan Polri Usut Tuntas Penyadapan Presiden

Jumat, 6 Nov 2026 - 18:48 WIB

Menko Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra (foto/istimewa)

Pilihan Redaksi

Mantan Presiden Bisa Diperiksa dalam Kasus Penyadapan

Rabu, 4 Nov 2026 - 18:10 WIB

Presiden Prabowo Subianto dan Megawati Soekarnoputri (Laily Rachev - Biro Pers Sekretariat Presiden)

Nasional

Yusril Ungkap Indikasi Makar di Balik Penyadapan Prabowo

Rabu, 4 Nov 2026 - 17:45 WIB