Dugaan Pungli TPG di KKG Kota Tangerang, Mitra Kemenag Disorot

- Penulis

Selasa, 14 April 2026 - 21:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerhati Pendidikan Gelar Aksi di Depan Kantor Kemenag Kota Tangerang (Foto: Adit/Pusat-Berita)

Pemerhati Pendidikan Gelar Aksi di Depan Kantor Kemenag Kota Tangerang (Foto: Adit/Pusat-Berita)

KOTA TANGERANG, PUSATBERITA – Dugaan praktik pungutan liar (pungli) kembali mencoreng dunia pendidikan. Kali ini, sorotan tertuju pada Kelompok Kerja Guru (KKG) Kota Tangerang yang selama ini dikenal sebagai mitra strategis Kementerian Agama Kota Tangerang dalam pembinaan dan peningkatan profesionalitas guru. Selasa (14/4/2026).

Pungli tersebut diduga berkaitan dengan pencairan Tunjangan Profesi Guru (TPG), yang seharusnya menjadi hak penuh para guru tanpa adanya potongan dalam bentuk apa pun.

Pemerhati Pendidikan, Aditya mengungkapkan bahwa sejumlah guru mengeluhkan adanya pungutan yang dibebankan dengan dalih tertentu, yang dinilai tidak memiliki dasar hukum yang jelas.

“Kondisi ini menimbulkan keresahan dan kekecewaan di kalangan tenaga pendidik, Guru kembali menjadi Korban,” ujar Aditya dalam orasinya, Selasa (14/4/2026).

TPG Adalah Hak, Bukan Objek Pungutan

Dalam pernyataan resminya, Aditya menegaskan bahwa Tunjangan Profesi Guru merupakan hak normatif yang melekat pada guru sebagai bentuk penghargaan atas sertifikasi dan profesionalitasnya.

“TPG bukanlah ruang untuk praktik pungutan. Segala bentuk pemotongan atau pungutan tanpa dasar hukum yang jelas adalah bentuk penyimpangan dan berpotensi masuk kategori pelanggaran hukum,” tegasnya.

Baca Juga :  ‎Progress Group Hadirkan Ruko Paradise SoHo, Ruang Komersial Baru Bagi UMKM

Lebih lanjut, Adit mengatakan bahwa praktik tersebut dinilai tidak hanya merugikan guru secara ekonomi, tetapi juga mencederai marwah institusi pendidikan serta merusak kepercayaan publik terhadap lembaga yang seharusnya menjadi teladan.

Peran Kemenag Dipertanyakan

Menurut Adit, Sebagai mitra strategis, KKG seharusnya berada dalam pengawasan dan pembinaan Kementerian Agama Kota Tangerang. Namun, munculnya dugaan pungli ini memunculkan pertanyaan serius terkait fungsi pengawasan yang berjalan.

“Kami mempertanyakan sejauh mana pengawasan dilakukan. Jika benar terjadi pungli, maka ini adalah bentuk kelalaian serius yang tidak bisa dianggap sepele,” lanjut pernyataan tersebut.

Dirinya menuturkan bahwa Kasus ini menjadi alarm keras bahwa praktik pungli masih mengintai sektor pendidikan, bahkan pada lembaga yang memiliki peran strategis. Jika tidak segera ditindak, bukan tidak mungkin praktik serupa akan terus berulang dan semakin mengakar.

“Pendidikan tidak boleh menjadi ladang praktik pungli. Ini adalah bentuk pengkhianatan terhadap nilai-nilai keadilan dan integritas,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pusat-berita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ketua DPC PKB Termuda di Banten, Hafidz Firdaus Siap Besarkan PKB Kota Tangerang
Ogy Sugiyono Apresiasi Ketua DPC PKB Terpilih: Saatnya PKB Banten Lebih Solid dan Progresif
Pendaki Gunung Merbabu Meninggal Dunia Saat Menuju Puncak
Dugaan Gratifikasi WTP BPK di Lampung Harus Diungkap
Rakyat Menjerit, LMND Banten Desak Ketum Nasional Keluarkan Instruksi Gerakan Nasional
Teratai Institute: Pemprov Banten Tolak Tegas Eksploitasi 900 Hektare Hutan Lindung Tangerang oleh Agung Sedayu Group
Enam Unit Damkar Padamkan Kebakaran Ruko Elektronik Dua Lantai di Pondok Aren
SEMMI Tangerang: MBG Tak Cukup Dievaluasi, Saatnya Dihentikan
Berita ini 96 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 18:01 WIB

Ketua DPC PKB Termuda di Banten, Hafidz Firdaus Siap Besarkan PKB Kota Tangerang

Jumat, 12 Juni 2026 - 14:16 WIB

Ogy Sugiyono Apresiasi Ketua DPC PKB Terpilih: Saatnya PKB Banten Lebih Solid dan Progresif

Kamis, 11 Juni 2026 - 22:34 WIB

Pendaki Gunung Merbabu Meninggal Dunia Saat Menuju Puncak

Rabu, 10 Juni 2026 - 19:53 WIB

Rakyat Menjerit, LMND Banten Desak Ketum Nasional Keluarkan Instruksi Gerakan Nasional

Rabu, 10 Juni 2026 - 11:47 WIB

Teratai Institute: Pemprov Banten Tolak Tegas Eksploitasi 900 Hektare Hutan Lindung Tangerang oleh Agung Sedayu Group

Berita Terbaru

Relawan mengevakuasi seorang pendaki yang meninggal dunia di jalur pendakian Gunung Merbabu via Selo, Kabupaten Boyolali. (Dok. Relawan)

Daerah

Pendaki Gunung Merbabu Meninggal Dunia Saat Menuju Puncak

Kamis, 11 Jun 2026 - 22:34 WIB

Foto/Abdul Hakim.

Opini

Mimpi yang Retak di Tengah Kota

Kamis, 11 Jun 2026 - 11:37 WIB