‎Kemacetan Hingga Kericuhan Warnai Tangerang 10K 2026

- Penulis

Minggu, 13 September 2026 - 10:05 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Terjadi kemacetan di ruas jalan dampak gelaran Tangerang 10K 2026 (foto/@captainakasia)

Terjadi kemacetan di ruas jalan dampak gelaran Tangerang 10K 2026 (foto/@captainakasia)

‎TANGERANG, PUSATBERITA — Gelaran Tangerang 10K pada Minggu, 13 September 2026, yang seharusnya menjadi ajang olahraga dan hiburan masyarakat justru diwarnai kericuhan. Penutupan sejumlah ruas jalan untuk mendukung pelaksanaan lomba lari membuat arus lalu lintas tersendat parah dan memicu ketegangan antara pengguna jalan dengan peserta.

‎Kemacetan terjadi di sejumlah jalur utama yang terdampak pengalihan lalu lintas. Akses menuju kawasan Stasiun Tangerang dan sejumlah ruas protokol ikut mengalami kepadatan. Kondisi tersebut membuat sebagian pengendara harus berhenti dalam waktu cukup lama.

‎Situasi semakin panas ketika sejumlah pengendara sepeda motor berusaha menerobos pembatas yang dipasang untuk memisahkan jalur kendaraan dengan lintasan pelari. Pengendara yang terjebak kemacetan meluapkan kekesalannya dengan membunyikan klakson dan memaksa mencari jalan keluar dari kepadatan.

‎Di sisi lain, peserta lomba yang sedang berlari merasa keberadaan kendaraan di jalur steril mengganggu keselamatan dan jalannya perlombaan. Ketegangan antara kedua pihak pun tak terhindarkan.

‎Adu mulut kemudian terjadi di sejumlah titik. Situasi bahkan berkembang menjadi aksi saling dorong dan pelemparan botol air mineral.

‎Persoalan ini memperlihatkan bahwa penyelenggaraan acara berskala besar di ruang publik tidak cukup hanya dengan menyiapkan panggung, rute lomba, dan pengamanan peserta. Manajemen lalu lintas serta komunikasi kepada masyarakat yang terdampak juga menjadi bagian penting dari penyelenggaraan kegiatan.

Baca Juga :  Ibadah GKPI Mauk-Sepatan Dibubarkan, Jemaat Diancam Sajam

‎Minimnya sosialisasi mengenai rekayasa lalu lintas disebut menjadi salah satu persoalan yang memperburuk keadaan. Warga yang menggunakan jalan untuk bekerja, mengantar keluarga, mengakses stasiun, maupun menjalankan aktivitas sehari-hari merasa ikut menanggung dampak dari kegiatan tersebut.

‎Kericuhan yang terjadi menjadi catatan bahwa penggunaan ruang publik harus memperhitungkan kepentingan masyarakat secara lebih menyeluruh. Event olahraga memang dapat menjadi bagian dari promosi kota dan mendorong gaya hidup sehat, tetapi pelaksanaannya tidak seharusnya membuat akses warga lumpuh tanpa persiapan yang memadai.

‎Ke depan, penyelenggara dan pemerintah daerah perlu memastikan informasi mengenai penutupan jalan, jalur alternatif, waktu rekayasa lalu lintas, hingga titik-titik yang terdampak disampaikan jauh sebelum kegiatan berlangsung.

‎Koordinasi antara panitia, pemerintah daerah, kepolisian, dinas perhubungan, serta masyarakat juga perlu diperkuat. Dengan perencanaan yang matang, kegiatan olahraga dapat tetap berjalan tanpa mengorbankan hak masyarakat untuk beraktivitas dan menggunakan ruang publik.

‎Tangerang 10K pada akhirnya bukan hanya soal keberhasilan lomba lari. Peristiwa ini juga menjadi pengingat bahwa sebuah acara publik harus mampu mempertemukan kepentingan peserta dengan kepentingan warga yang sehari-hari menggunakan jalan dan ruang kota tersebut.

Follow WhatsApp Channel pusat-berita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Relokasi PKL Pasar Anyar, Satpol PP Kota Tangerang Utamakan Dialog dan Solusi
Apel Pagi Kemenag Kota Tangerang, Kepala Kantor Tekankan Tiga Aspek Kedisiplinan Pegawai
Seni Betawi Semarakkan Hajatan Budaya Batuceper 2026
160 Anggota Linmas se-Karawaci Ikuti Pelatihan Baris-Berbaris
Polsek Karawaci Salurkan Bansos dan Bina Usaha bagi 30 Warga Disabilitas
Dari Kokedama hingga Cisadane, Warga Karawaci Ilir Bicara Lingkungan
Dialog Nawal Institute Soroti Pencemaran Berat Sungai Cisadane
Pengurus DPC GAMKI Kota Tangerang Periode 2026–2029 Dilantik
Berita ini 67 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 12:03 WIB

Relokasi PKL Pasar Anyar, Satpol PP Kota Tangerang Utamakan Dialog dan Solusi

Senin, 2 November 2026 - 18:08 WIB

Apel Pagi Kemenag Kota Tangerang, Kepala Kantor Tekankan Tiga Aspek Kedisiplinan Pegawai

Senin, 2 November 2026 - 13:54 WIB

Seni Betawi Semarakkan Hajatan Budaya Batuceper 2026

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:03 WIB

160 Anggota Linmas se-Karawaci Ikuti Pelatihan Baris-Berbaris

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:00 WIB

Polsek Karawaci Salurkan Bansos dan Bina Usaha bagi 30 Warga Disabilitas

Berita Terbaru

Menko Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra (foto/istimewa)

Pilihan Redaksi

Mantan Presiden Bisa Diperiksa dalam Kasus Penyadapan

Rabu, 4 Nov 2026 - 18:10 WIB

Presiden Prabowo Subianto dan Megawati Soekarnoputri (Laily Rachev - Biro Pers Sekretariat Presiden)

Nasional

Yusril Ungkap Indikasi Makar di Balik Penyadapan Prabowo

Rabu, 4 Nov 2026 - 17:45 WIB

Foto: Yoyok/Humas Kemensetneg

Nasional

Skandal Penyadapan, Prabowo Copot Listyo Sigit

Rabu, 4 Nov 2026 - 13:19 WIB

Massa dari Forum Kebangsaan DIY menurunkan foto Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka di ruang rapat DPRD DIY, sebagai bentuk protes sekaligus mendesak pemakzulan Gibran, rabu (24/11) siang (Foto/radioelshinta)

Yogyakarta

Desakan Pemakzulan, Foto Gibran Diturunkan di DPRD DIY

Rabu, 4 Nov 2026 - 12:59 WIB