FAM Tangerang Gelar Aksi 100 Hari Kerja Sachrudin-Maryono Nilai Program 3G Tidak Subtantif

- Penulis

Senin, 2 Juni 2025 - 16:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANGERANG, PUSATBERITA – Forum Aksi Mahasiswa (FAM) Tangerang menggelar aksi demonstran untuk mengkritik kebijakan Sachrudin-Maryono selaku Walikota dan Wakil Walikota Kota Tangerang dalam masa 100 hari kerja di Gedung Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Senin (2/6) 2025.

Hal ini disampaikan oleh Sekjen FAM Tangerang, Akbar bahwa kepemimpinan Sachrudin-Maryono tidak menunjukkan kerja yang signifikan.

“Mulai dari total jumlah sekolah gratis tingkat dasar swasta yang tidak bertambah, hingga jumlah keluarga miskin ekstrem yang tinggi,” kata Akbar dalam orasinya.

Berdasarkan informasi dari data Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE) jumlah keluarga miskin ekstrem di Kota Tangerang mencapai 172.887, sedangkan untuk total individu sebanyak 683. 665 orang.

“Ini tidak terlepas dari pelaksanaan program yang dinilai seremonial, seperti Job Fair, Balai Latihan Kerja (BLK) dan On The Job Training (OJT),” tambahnya

Akbar juga mengomentari Program Gampang Kerja yang menjadi program unggulan Pemkot Tangerang hanya diwujudkan sebagai program semata dan dinilai mustahil mengentaskan jumlah angka pengangguran.

Baca Juga :  Krisis MBG Bandung Barat, PII Jabar Desak Desentralisasi Pengawasan Pangan Sekolah

Mengandalkan industrial, kata Akbar, terlebih topologi Kota Tangerang harus sadar arus realitas banyak pemutusan kerja di banyak bidang industri.

Oleh karenanya, Sachrudin dan jajarannya harus mencari solusi yang lebih revolusioner, bukan hanya menjiplak program yang sudah ada.

“Dua solusi yang bisa dilakukan oleh pemerintah, pertama perdayakan UMKM secara merata atau kuasai pasar untuk dapat menentukan harga pasar sendiri, namun kedua solusi itu tidak pernah keluar dari mulut pemerintah,” ucap Akbar.

Hingga akhir, aksi tersebut berjalan dengan dipenuhi kritik dan evaluasi dalam masa 100 hari kerja pertama Sachrudin-Maryono sebagai Walikota dan Wakil Walikota Kota Tangerang.

Adapun terdapat tiga tuntutan utama yang dilantangkan oleh FAM Tangerang, seperti:

  1. Realisasikan Pendidikan Gratis Tanpa Syarat
  2. Hapus Program On The Job Training (OJT)
  3. Muruhkan Harga Sembako

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pusat-berita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

EN LMND Soroti Seruan “Baku Bunuh” Dari Salah Satu Anggota DPRD Malut
Pastikan Kelancaran Arus Balik Lebaran 2026, BPH Migas Lakukan Kunjungan ke Bakauheni
ASDP Prediksi: Puncak Arus Balik di Bakauheni, 25 Ribu Kendaraan Menuju Jawa
Kawal Potensi Arus Mudik 2026, Menhub dan Wamenhub Intens Tinjau Pelabuhan Ciwandan
Kapolri Tinjau Langsung, Kondisi Arus Balik Lebaran 2026 di Pelabuhan Bakauheni
Andri Permana Gelar Reses Kedua, Masyarakat Keluhkan Akses BPJS dan Infrastruktur Lingkungan
Pantauan Arus Balik Lebaran 2026 Bakauheni-Merak Lancar
SMIT: Perda No 2 Tahun 2025 Tentang Hilirisasi, Hanya Untungkan Orang Kuat Lokal
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 30 Maret 2026 - 13:11 WIB

EN LMND Soroti Seruan “Baku Bunuh” Dari Salah Satu Anggota DPRD Malut

Minggu, 29 Maret 2026 - 16:05 WIB

Pastikan Kelancaran Arus Balik Lebaran 2026, BPH Migas Lakukan Kunjungan ke Bakauheni

Minggu, 29 Maret 2026 - 12:43 WIB

ASDP Prediksi: Puncak Arus Balik di Bakauheni, 25 Ribu Kendaraan Menuju Jawa

Sabtu, 28 Maret 2026 - 23:51 WIB

Kawal Potensi Arus Mudik 2026, Menhub dan Wamenhub Intens Tinjau Pelabuhan Ciwandan

Sabtu, 28 Maret 2026 - 13:09 WIB

Andri Permana Gelar Reses Kedua, Masyarakat Keluhkan Akses BPJS dan Infrastruktur Lingkungan

Berita Terbaru

Opini

Trump, Iran, dan Mitos Kemenangan Instan

Sabtu, 28 Mar 2026 - 19:09 WIB