PII Minta Dinas Pendidikan Banten Tidak Bungkam Soal Maraknya Pungli Di Sekolah Negeri

- Penulis

Sabtu, 19 Juli 2025 - 17:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SERANG, PUSATBERITA – Pengurus Wilayah Pelajar Islam Indonesia (PW PII) Banten angkat bicara terkait maraknya praktek Pungutan Liar (Pungli) yang terjadi di sekolah-sekolah negeri pada momen penerimaan murid baru tahun ajaran 2025/2026.

Ombudsman Banten telah memberikan gambaran, apa saja yang merupakan praktik pungli di sekolah sebagaimana temuan terbaru kali ini.

Di antaranya yang dilaporkan sebagai bentuk pungli, seperti adanya kewajiban tes narkoba dan tes kesehatan berbayar bagi murid baru, yang dikoordinir oleh sekolah.

Aktivis PII mengecam Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten yang dinilai bungkam dan tidak mengambil langkah tegas untuk mengevaluasi hal tersebut.

Ketua Umum PW PII Banten, Royhan, mengatakan, pada tahun ajaran baru ada saja kebijakan sekolah yang selalu menambah beban orang tua siswa.

Menurut Royhan, kebijakan aneh yang tanpa dasar aturan di sekolah tidak bisa dibiarkan, apalagi jika mengarah pada komersialisasi di dunia pendidikan.

“Dindik Banten jangan bungkam ketika ada sekolah yang melakukan praktik yang membebani orang tua siswa. Ini harus ditindak tegas,” ujar Royhan kepada wartawan, Sabtu (19/7/2025).

PII juga menyatakan dukungan kepada DPRD untuk melakukan evaluasi kepada Dindikbud dan pihak sekolah, agar ke depan pendidikan di Banten tidak terlalu membebani siswa baru dengan biaya-biaya yang tidak jelas dasar hukumnya.

Baca Juga :  Dinsos Kota Tangerang Buka Pendaftaran Pelatihan Cukur Rambut Gratis

“Kami mendukung pernyataan dan sikap Ketua Komisi V DPRD Banten, Ananda Trianh Salichan. Tes berbayar yang diwajibkan oleh sekolah itu tidak punya landasan hukum yang jelas. Ini telah mencoreng dunia pendidikan di Banten,” tegas Royhan.

Menurut Royhan, praktik semacam ini menunjukkan indikasi kuat adanya malpraktik dalam dunia pendidikan, di mana institusi sekolah justru dijadikan lahan bisnis.

Ia mendesak agar Dindikbud Banten segera mengambil langkah tegas.

“Kami mendesak kepala sekolah yang terlibat untuk dicopot. PII Banten akan mengawal persoalan ini sampai tuntas,” katanya.

Diketahui, kasus dugaan pungli di sekolah ini mencuat menyusul adanya laporan bahwa SMAN 3 Kota Cilegon disebut mewajibkan siswa baru melakukan tes narkoba di Klinik Trio Medik dengan biaya sebesar Rp125.000 per siswa.

Selain itu, ada lagi laporan di SMKN 1 Anyar yang diduga mengarahkan siswa baru mengikuti tes kesehatan dan tes narkoba dengan total biaya Rp115.000 di Klinik Putra Banten.

Selain soal tes di klinik, ada lagi laporan soal SMAN 4 Kota Cilegon yang mewajibkan pembelian seragam kepada siswa baru di Koperasi Sekolah yang nilainya mencapai Rp1,8 juta per siswa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pusat-berita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Publik Soroti Dugaan Hubungan Pribadi Libatkan Direktur RS Bukit Lewoleba
‎Malam Puisi Tangerang Bergema, Hidupkan Ruang Sastra Generasi Muda
BEM UMT Berqurban: Menanamkan Nilai Kepedulian dan Pengabdian Kepada Masyarakat
Pemuda 23 Tahun Nekat Lompat ke Sungai Cisadane Tangerang
Aksi Peduli Sungai Ciputat Libatkan Relawan dan Masyarakat 
BPBD Kab Boalemo Masifkan Pencarian Korban Hanyut di Hari Kedua
DLH Kota Cilegon Pastikan Udara di Sekitar PT MCCI Aman Pascainsiden Kepulan Asap Putih
Reyzan Sulaeman Resmi Nahkodai PW PII Jakarta Raya
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 13:14 WIB

Publik Soroti Dugaan Hubungan Pribadi Libatkan Direktur RS Bukit Lewoleba

Sabtu, 30 Mei 2026 - 03:15 WIB

‎Malam Puisi Tangerang Bergema, Hidupkan Ruang Sastra Generasi Muda

Rabu, 27 Mei 2026 - 14:28 WIB

BEM UMT Berqurban: Menanamkan Nilai Kepedulian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Rabu, 27 Mei 2026 - 04:12 WIB

Pemuda 23 Tahun Nekat Lompat ke Sungai Cisadane Tangerang

Selasa, 26 Mei 2026 - 18:35 WIB

BPBD Kab Boalemo Masifkan Pencarian Korban Hanyut di Hari Kedua

Berita Terbaru

Abdul Hakim, Direktur Center for Resistance and Liberation Studies, STISNU Kota Tangerang (Foto: Istimewa)

Opini

Pesta Babi dan Upaya Sistematis Membungkam Papua

Rabu, 27 Mei 2026 - 09:33 WIB

Seorang Pemuda Berencana Bunuh Diri (Foto: Istimewa)

Banten

Pemuda 23 Tahun Nekat Lompat ke Sungai Cisadane Tangerang

Rabu, 27 Mei 2026 - 04:12 WIB