Tangerang Book Party Suarakan HAM di Gelaran Malam Sastra

- Penulis

Minggu, 14 September 2025 - 00:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tangerang Book Party lantangkan isu-isu HAM melalui Malam Sastra yang bertajuk Menyuarakan Luka, Merawat Ingatan, Sabtu (13/9) 2025 (Foto/istimewa)


TANGERANG, PUSATBERITA – Komunitas Tangerang Book Party (TBP) menggelar Malam Sastra Vol. 3 dengan mengangkat tema “Menyuarakan Luka, Merawat Ingatan” yang berlangsung di Van Koffee, Kota Tangerang, Sabtu (13/9) 2025.

‎Malam Sastra merupakan program rutin TBP yang bertujuan memperkaya pengetahuan dan membentuk ruang sastra bagi masyarakat, terutama untuk kalangan anak muda Kota Tangerang.

‎Hal ini disampaikan oleh Ketua Pelaksana, Abdee Ksatria Negara bahwa tema yang dipilih pada Malam Sastra kali ini memiliki makna tentang keprihatinan terhadap luka-luka sejarah bangsa, terkhususnya dengan pelanggaran hak asasi manusia (HAM).

‎”Iya bangsa kita punya luka yang belum terobati, oleh karenanya kita sebagai bangsa yang peduli terhadap masa depan bangsa tidak boleh diam bila ada kekuatan besar dengan sengaja mengabaikan persoalan tersebut,” ucap Abdee ketika ditemui di lokasi.

Malam Sastra Vol. 3 Menyuarakan Luka, Merawat Ingatan (foto/topan Bagaskara)

‎Tidak boleh dibungkam atau dilupakan, Abdee berkata, menyuarakan luka berarti memberikan ruang bagi cerita-cerita yang terpinggirkan, sementara merawat ingatan adalah usaha kolektif agar tragedi yang sama tidak berulang di masa depan.

Baca Juga :  Wali Kota dan Direktur RSUD Cilegon Dilaporkan ke KPK, Mahasiswa Soroti Dugaan Permainan Proyek Usai Kerusakan Ruang Operasi

‎Abdee menjelaskan bahwa TBP sangat konsen dengan isu-isu HAM. Menurutnya, melalui gerakan literasi sudah merupakan bagian dari bentuk kepedulian terhadap pelanggaran HAM yang sampai hari ini belum diusut tuntas oleh negara.

‎”Literasi bukan hanya soal membaca dan menulis, tetapi juga membaca realitas sosial. Karena itu, kami hadir dalam ruang-ruang yang menyinggung nilai-nilai keadilan, kebebasan berekspresi, dan kemanusiaan,” tambah Abdee.

Dalam pendapatnya, Abdee mengungkapkan kondisi HAM di Indonesia masih menyisakan banyak persoalan, literasi menjadi alat untuk melawan pembungkaman, membuka ruang dialog, serta memperkuat solidaritas antar warga.

Abdee juga menuturkan literasi berperan penting dalam membangun kesadaran kritis masyarakat. Dengan literasi, publik bisa mengenali ketidakadilan, memahami hak-haknya, dan berani bersuara.

Sementara itu, salah satu pengunjung Malam Sastra, Faiq Ilman Musyafa menyampaikan apresiasi penuh terhadap gelaran Malam Sastra ini. Ia berkata Malam Sastra harus bisa beredar dimana-mana dan terus gaungkan isu-isu kerakyatan.

“Bisa menjadi sebuah tempat bagi anak muda mengekspresikan apa yang ingin diekspresikan baik itu musikalisasi puisi atau puisi itu sendiri dan bahkan karya seni lainnya,” tutur Faiq.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pusat-berita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Menhut Ancam Hukum Berat Pelaku Karhutla Gunung Bromo
PKS Dukung Reshuffle Kabinet Prabowo Tak Harus dari Partai
Pendanaan Pindar dari Lender Asing Tembus Rp 17,28 Triliun
Ini Kisaran Honor Anggota Paskibraka, dari Daerah hingga Nasional
Indonesia Catat Serangan Buaya Tertinggi di Dunia, Seiring Rusaknya Habitat
‎SMRC: 42,8 Persen Persepsi Publik terhadap Kondisi Politik Anjlok
‎Jelang Kongres HIKMAHBUDHI, Ananda Tegaskan Gajah Ganesa Bukan Simbol Afiliasi Partai
‎Survei SMRC: Kepuasan terhadap Prabowo Terjun ke 51 Persen
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 05:54 WIB

Menhut Ancam Hukum Berat Pelaku Karhutla Gunung Bromo

Minggu, 9 Agustus 2026 - 12:03 WIB

PKS Dukung Reshuffle Kabinet Prabowo Tak Harus dari Partai

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 21:03 WIB

Pendanaan Pindar dari Lender Asing Tembus Rp 17,28 Triliun

Rabu, 5 Agustus 2026 - 21:02 WIB

Ini Kisaran Honor Anggota Paskibraka, dari Daerah hingga Nasional

Rabu, 5 Agustus 2026 - 06:31 WIB

Indonesia Catat Serangan Buaya Tertinggi di Dunia, Seiring Rusaknya Habitat

Berita Terbaru

Drone water bombing sedang isi daya untuk padamkan kebakaran bromo, Minggu (9/8/2026) (Foto: Miftahul Huda/Kompas.com).

Nasional

Menhut Ancam Hukum Berat Pelaku Karhutla Gunung Bromo

Senin, 10 Agu 2026 - 05:54 WIB

Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni meninjau penanganan kebakaran hutan dan lahan di kawasan Gunung Bromo, Jawa Timur, pada Ahad, 9 Agustus 2026 (Foto: kehutanan.go.id).

Daerah

Karhutla Bromo Capai 520 Hektare, Water Bombing Dikerahkan

Senin, 10 Agu 2026 - 02:25 WIB

Foto: istimewa.

Nasional

PKS Dukung Reshuffle Kabinet Prabowo Tak Harus dari Partai

Minggu, 9 Agu 2026 - 12:03 WIB