TANGERANG, PUSATBERITA – Ikatan Mahasiswa Muhamadiyah (IMM) Kota Tangerang Gelar aksi menuntut dan Tagih Janji walikota terkait evaluasi tunjangan DPRD kota Tangerang (Perwal no 14 tahun 2025) di depan pusat pemerintah, pada Senin (15/09) 2025.
Belum adanya kejelasan terkait pernyataan janji yang di sampaikan walikota Tangerang (Sachrudin) bahwasanya akan segera mengevaluasi Perwal tersebut dan IMM merasa tidak adanya langkah serius dalam hal tindakan yang sudah dijanjikan itu.
Ikatan Mahasiswa Muhamadiyah kecewa karena walikota tak mau menemui masa aksi pada sore hari ini pasalnya IMM sendiri sudah memberikan waktu dalam mengevaluasi Perwal tersebut kurang lebih 3 hari.
“kami kecewa kami tidak percaya dengan kepimpinan walikota dan wakil walikota Tangerang karena tidak mau menemui masa aksi dan mendengar tuntutan kami, maka kami pastikan pimpinan cabang IMM Kota Tangerang menolak mosi tidak percaya kepada walikota dan wakil walikota Tangerang,” Ungkap Aufa Ketua Cabang.

Sementara itu, Aufa Menyampaikan akan lakukan aksi dengan masa yang lebih banyak agar tuntutan tersebut bisa di denger dan segera dikerjakan.
“Kami akan turun lagi dengan masa yang lebih banyak dan kami akan mainkan agitasi media sampai dengan Perwal no 14 tahun 2025 benar-benar di evaluasi dan hasilnya memiliki keberpihakan kepada rakyat dan mencerminkan kepuasan kepada rakyat,” tutup Aufa fadlirohman.
IMM sendiri akan mengkaji ulang langkah langkah selanjutnya terkait mengawal proses evaluasi Perwal yang dilakukan oleh walikota Tangerang dan IMM Tangerang ingin adanya transparansi terkait prosesnya evaluasi ini sudah sampai dimana.
Dalam aksi tersebut hadir pula asda 1 dan Kabid hukum kota Tangerang yang turun menemui masa aksi untuk menjawab tuntutan yang di ajukan IMM Kota Tangerang, namun ternyata tidak mampu dalam kapasitas menandatangani fakta integritas yang dibuat oleh IMM dan IMM siap mengambil langkah yang lebih dari ini untuk mengawal terus tuntutan tersebut.











