‎Aksi Emak-Emak Selapajang Jaya Bongkar Tempat Prostitusi

- Penulis

Rabu, 1 Oktober 2025 - 23:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bangunan yang dijadikan tempat prostitusi dibongkar warga (foto/istimewa).

TANGERANG, PUSATBERITA – Puluhan emak-emak membongkar paksa bangunan liar yang dijadikan praktik prostitusi di atas tanah milik Perseroan Terbatas (PT) Angkasa Pura (AP) di Kelurahan Selapajang Jaya, Kecamatan Neglasari Kota Tangerang, pada Rabu, (1/10) 2025.

‎Situasi ini merupakan puncak kekesalan mereka terhadap aktivitas warung dan para penyewa yang tetap beroperasi meskipun telah dilakukan penyegelan oleh Satpol PP Kota Tangerang satu bulan lalu.

‎”Kalau hari ini sampai tidak dibongkar kita akan demo lagi,” ungkap Sri Mulyati saat melontarkan keresahanya.

‎Tidak hanya itu, Sri Mulyati mengatakan bahwa warga semakin resah tempat sudah disegel tetapi masih bisa beroperasi.

‎”Iya karena itu, kami maunya dibongkar bukan disegel, saya sebagai RT capek kuping dengar keluhan warga” tegas Sri.

Puluhan emak-emak menggeruduk tempat prostitusi di lahan PT. Angkasa Pura (foto/Aditya Nugraha).

Senada dengan Sri, Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Selapajang, Aye Sadewo menuturkan, hari ini warga sepakat akan membongkar bangunan yang dijadikan tempat prostitusi.

‎Aye berkata, sudah bertahun-tahun wilayah ini dianggap tempat prostitusi sehingga telah mencoreng semua pihak.

‎”Hari ini ada empat titik yang di bongkar warga, ditambah satu bangunan baru yang akan dibongkar oleh PT. AP. Jadi warga berharap hari ini semua clear tidak ada lagi tempat prostitusi,” imbuhnya.

Baca Juga :  Pelantikan FTBM Kota Tangerang Fokus Kualitas Pendidikan dan Kemanusiaan

‎Camat Neglasari, Andhika Nugraha Krisyna Murti menyampaikan, meskipun lokasi ini telah beberapa kali dirazia polisi dan Satpol PP, aktivitas tersebut tetap berlanjut.

‎”Kalau terkait dengan pembongkaran saya maunya dibongkar segera mungkin dan saya minta juga tempat ini tidak ada lagi ke depannya,” ujar Andhika.

‎Andhika melanjutkan, bahwa praktik prostitusi ini tidak ada yang bisa dibenarkan. Ia meminta dari pemilik bangunan koperatif untuk segera melakukan pembongkaran hari ini.

‎”Jadi dikemudian hari saya tidak mau menerima tuntutan apapun dari pemilik bangunan dan untuk tidak akan melakukan kegiatan-kegiatan yang melanggar norma agama dan lain sebagainya,” tambahnya.

‎Respons PT. Angkasa Pura terkait Lahan

‎Sementara itu, perwakilan dari PT. Angkasa Pura, Rian menjelaskan, bahwa bangunan-bangunan tersebut tidak memiliki izin dan pihaknya berhak untuk melakukan pembongkaran.

‎”Menurut arahan pimpinan kami bahwa Angkasa Pura tidak mentolerir kegiatan prostitusi, jadi setiap kegiatan prostitusi adalah perbuatan melanggar hukum,” ucap Rian.

‎Selain itu, Ia juga menegaskan, tidak ada bangunan baru yang dibangun di tanah Angkasa Pura di Kelurahan Selapajang Jaya, Kecamatan Neglasari Kota Tangerang.

‎Berdasarkan pantauan wartawan, proses pembongkaran dihadiri jajaran pemangku kebijakan, seperti dari Camat Neglasari, Plt. Lurah Selapajang Jaya, LPM Selapajang, Bagian Pengawasan Aset PT. Angkasa Pura, Satpol PP Kota Tangerang, Tramtib Kecamatan Neglasari, dan Babinsa serta Binamas setempat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pusat-berita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polemik Penahanan Mantan Menteri Agama RI, PB SEMMI Pertanyakan Integritas KPK
Arus Balik Lebaran 2026: ASDP Siagakan Layanan 24 Jam dan Antisipasi Lonjakan Penumpang
Musyawarah Dusun Memanas, Desak Pengembang dan Pemerintah Bertanggung Jawab Atas Ancaman Banjir
Soroti Kematian Tahanan di Rutan Polda Metro, LKBH PERMAHI Jakarta Selatan Desak Investigasi Transparan dan Menyeluruh
Pemudik Nyasar Ikuti Google Maps Masuk Jalur Irigasi
Takbir Keliling 1447 H Desa Kramat Berlangsung Meriah, Pemuda Tunjukkan Kreativitas
Aliansi Organda Se-Jakarta Kecam Keras Dugaan Keterlibatan Prajurit TNI Dalam Kasus Penyiraman Air Keras Terhadap Aktivis KontraS
Komunitas Family Blue Paradise Gelar Santunan Anak Yatim dan Buka Puasa Bersama, Perkuat Kepedulian Sosial
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 26 Maret 2026 - 23:33 WIB

Polemik Penahanan Mantan Menteri Agama RI, PB SEMMI Pertanyakan Integritas KPK

Kamis, 26 Maret 2026 - 22:05 WIB

Arus Balik Lebaran 2026: ASDP Siagakan Layanan 24 Jam dan Antisipasi Lonjakan Penumpang

Kamis, 26 Maret 2026 - 09:03 WIB

Musyawarah Dusun Memanas, Desak Pengembang dan Pemerintah Bertanggung Jawab Atas Ancaman Banjir

Minggu, 22 Maret 2026 - 17:25 WIB

Pemudik Nyasar Ikuti Google Maps Masuk Jalur Irigasi

Kamis, 19 Maret 2026 - 22:53 WIB

Takbir Keliling 1447 H Desa Kramat Berlangsung Meriah, Pemuda Tunjukkan Kreativitas

Berita Terbaru

Cendekiawan muda Nahdlatul Ulama (NU) Banten, Abdul Hakim (Foto/Istimewa).

Opini

Negara, Propaganda, dan Publik yang Semakin Kritis

Kamis, 26 Mar 2026 - 16:23 WIB

Foto: Teknologi AI.

Opini

Prabowo Dalam Arus: Paranoid dan Totalitarian

Kamis, 26 Mar 2026 - 16:12 WIB