JAKARTA, PUSAT BERITA – Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (SEMMI) Jakarta Raya memberikan apresiasi tinggi terhadap kesigapan jajaran Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya dalam menangani kemacetan parah yang melanda kawasan Cakung, Jakarta Timur, hingga Cilincing, Jakarta Utara, pada kamis malam (08/01/2026).
Kader SEMMI Jakarta, Yanto, menyatakan bahwa dedikasi personel kepolisian di bawah arahan Dirlantas Kombes Pol Komarudin merupakan kunci utama terurainya sumbatan lalu lintas yang hampir membuat kawasan tersebut “lumpuh”.
“Ini menunjukkan komitmen petugas kepolisian yang berjibaku di tengah kepungan truk-truk besar. Saat kendaraan lain harus mematikan mesin karena tidak bergerak, personel Ditlantas justru bergerak aktif memastikan setiap jengkal ruang jalan bisa dimanfaatkan untuk mengurai antrean. Ini adalah kinerja yang patut diapresiasi oleh masyarakat Jakarta,” tegas Yanto dalam keterangan tertulisnya di Jakarta (9/1/2026).
Lebih lanjut, Yanto menilai bahwa kemacetan tersebut merupakan tantangan berat bagi kepolisian karena terjadi akibat akumulasi faktor teknis dan volume kendaraan yang luar biasa.
“Ada truk yang mengalami kendala teknis (mogok) tepat di jantung jalur logistik. Dalam kajian kami, posisi ini sangat krusial karena merupakan akses utama menuju pelabuhan. Namun, respons taktis kepolisian dalam melakukan evakuasi dan rekayasa di titik-titik U-turn berhasil mencegah kemacetan permanen yang lebih lama,” tambah Yanto.
Formatur SEMMI Jakarta Raya itu juga menekankan bahwa urusan kemacetan di jalur emas logistik tidak bisa hanya dibebankan kepada pundak Dirlantas semata.
“Dirlantas sudah bekerja maksimal, bahkan melampaui tugas pokoknya dengan mengawal mobilitas hingga larut malam. Namun, kami dari SEMMI mendorong agar pihak-pihak lain seperti pengelola pelabuhan dan penyedia jasa logistik juga bertanggung jawab memastikan armada mereka laik jalan. Jangan sampai truk mogok kembali menjadi beban bagi polisi dan masyarakat pengguna jalan,” lanjutnya.
Formatur SEMMI Jakarta Raya itu berharap agar pola penanganan cepat ( quick response ) yang ditunjukkan oleh Ditlantas Polda Metro Jaya semalam dapat menjadi standar juga meminta adanya keterlibatan instansi lain yang berwenang dalam penanganan titik-titik macet kronis lainnya di Jakarta.
“Kami berdiri bersama Polri untuk memastikan ketertiban lalu lintas tetap terjaga. Terima Kasih Dirlantas Polda Metro Jaya atas kerja kerasnya bagi warga Jakarta,” pungkas Yanto.











