Bantuan Modal Usaha Langkah Dinsos Kota Tangerang Strategi Transformasi Ekonomi

- Penulis

Selasa, 10 Juni 2025 - 20:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kadinsos Kota Tangerang, Mulyani Prioritaskan BMU sebesar Rp 20 juta bagi kesejahteraan masyarakat, Senin (9/6) 2025. | Foto: Pusat Pemerintahan Kota Tangerang.

TANGERANG, PUSATBERITADinas Sosial (Dinsos) Kota Tangerang, Banten, memprioritaskan Bantuan Modal Usaha (BMU) sebesar Rp 20 juta bagi masyarakat yang masuk kategori miskin dan miskin ekstrem pada tahun 2025.

Bantuan tersebut sudah menjadi salah satu program dari Dinsos Kota Tangerang dalam memperjuangkan kesejahteraan masyarakat untuk dapat bangkit dan berdaya dari jeratan kemiskinan. Selain itu, menjadi bagian dari strategi transformasi ekonomi yang menyasar keluarga miskin ekstrem di Kota Tangerang.

Dalam wawancaranya, Mulyani Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Tangerang menyampaikan bahwa selama ini salah satu program kementerian pusat dan termasuk di daerah ada bantuan sosial yang sifatnya sementara sampai masyarakat merasa produktif.

“Kita tidak ingin sebenarnya masyarakat itu diberikan bantuan sosial terus menerus, kita ingin mereka tuh diperdayakan, punya usaha dan sampai mereka bisa mandiri,” kata Mulyani, Senin (9/6) 2025.

kendala modal, kata Mulyani, karena itu kita ingin menginisiasi selain bantuan sosial ada pemberdayaan melalui bantuan modal ini. Terutama masyarakat yang tergolong masyarakat miskin dan miskin ekstrem yang tercatat pada Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional.

“Dari data itu tentu nanti kita lakukan verifikasi dan validasi lapangan bersama pihak wilayah (Kelurahan) dan Pekerja Sosial Masyarakat (PSM), selain sudah terdata adapula syarat lainnya yakni sudah memiliki embrio usaha yang dimaksudkan ialah seperti sudah punya warung atau usaha kecil-kecilan,” lanjut Mulyani.

Baca Juga :  DPRD Kota Tangerang Apresiasi INBI Hadirkan 1.000 Beasiswa untuk Warga

Terkait alasan memiliki embrio usaha, Mulyani menjelaskan masyarakat yang sudah memiliki embrio usaha tentu sudah memiliki semangat usaha, artinya modal ini dapat dipergunakan sebagai bantuan pengembangan usaha yang sudah dimilikinya.

“Dengan ditambah modal diharapkan usahanya bisa cepat berkembang, maju dan mandiri serta omsetnya bisa berkembang besar hingga nantinya mereka (masyarakat) dapat beranjak pindah dari kategori miskin/miskin ekstrem ke masuk kelompok sejahtera,” ungkapnya.

Hingga saat ini, Dinas Sosial Kota Tangerang telah menyalurkan bantuan modal usaha sebanyak 102 keluarga pada tahun 2024. Sedangkan untuk tahun 2025 belum direalisasikan.

Pj. Walikota Tangerang Nurdin sebelumnya mengatakan bahwa berdasarkan kesepakatan dengan DPRD Kota Tanggerang.

“Untuk tahun 2025 telah alokasikan sebanyak 500 keluarga, sebagai upaya memperluas cakupan program demi berkelanjutan pemberdayaan ekonomi masyarakat,” jelas dalam pernyataan terpisah pada Sabtu, (21/12) 2024.

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Tangerang Mulyani menambahkan bahwa kedepannya Pemkot Tangerang tentu akan melakukan pendampingan hingga pemantauan lebih lanjut kepada penerima manfaat, supaya dapat dipastikan penerima manfaat mempergunakan bantuannya dengan sebaik-baiknya.

“Kami juga telah menyiapkan monitoring lebih lanjut untuk memastikan bantuan modal usaha dapat tepat sasaran sekaligus tidak disalahgunakan. Hal ini sesuai dengan pakta integritas yang telah ditandatangani oleh semua penerima manfaat bantuan,” kata Mulyani.


Artikel Lain: Melalui Bimtek Dinsos Kota Tangerang Tingkatkan Kompetensi Pekerja Sosial Masyarakat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pusat-berita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rembug Muda Nahdliyin Soroti Arah Gagasan NU Menjelang Muktamar PBNU 2026
Digitalisasi Parkir Stadion Benteng, SEMMI: Ancam Ekonomi Rakyat
Hafidz Firdaus Serap Aspirasi, Macet dan Banjir Poris Jadi Prioritas
Kebakaran Besar Pabrik Karet di Tanah Tinggi Kota Tangerang
‎Konfercab II GAMKI Kota Tangerang Pilih Gesuri Mesias sebagai Ketua Umum
Lintas Relawan Pondok Aren Gelar Kolaborasi Kesiagaan Bencana
Erry Indriani: Kecemasan Fresh Graduate Bukan Karena Lemah Mental
Poros Baru Tangerang: Hentikan MBG, Tolak Geothermal, Kritik Aktivis Karbitan
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 22 Juni 2026 - 17:30 WIB

Rembug Muda Nahdliyin Soroti Arah Gagasan NU Menjelang Muktamar PBNU 2026

Senin, 22 Juni 2026 - 13:37 WIB

Digitalisasi Parkir Stadion Benteng, SEMMI: Ancam Ekonomi Rakyat

Senin, 22 Juni 2026 - 01:05 WIB

Hafidz Firdaus Serap Aspirasi, Macet dan Banjir Poris Jadi Prioritas

Senin, 22 Juni 2026 - 00:45 WIB

Kebakaran Besar Pabrik Karet di Tanah Tinggi Kota Tangerang

Sabtu, 20 Juni 2026 - 22:05 WIB

Lintas Relawan Pondok Aren Gelar Kolaborasi Kesiagaan Bencana

Berita Terbaru

Abdul Hakim, Direktur Center for Resistance and Liberation Studies STISNU Nusantara Kota Tangerang (foto/istimewa)

Opini

Budaya, Identitas, dan Aktivasi Ruang di Indarung

Senin, 22 Jun 2026 - 13:51 WIB