Baru Tiga Kecamatan Progam MBG Berjalan di Kota Tangerang

- Penulis

Senin, 19 Mei 2025 - 22:15 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Bidang Sekolah Dasar Kota Tangerang Aries Munandar menanggapi Program MBG di Kota Tangerang, Senin (19/5) 2025. | Foto: Istimewa.

TANGERANG, PUSATBERITA – Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Pendidikan (Disdik) menyatakan bahwa pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diluncurkan untuk mendukung salah satu dari delapan misi Asta Cita masih belum dirasakan oleh seluruh siswa di Kota Tangerang.

Kepala Bidang Sekolah Dasar Kota Tangerang, Aries Munandar, menjelaskan bahwa Pemkot sampai saat ini yang sudah berjalan sepenuhnya masih dilaksanakan oleh Badan Gizi Nasional (BGN).

“Sampai detik ini Pemkot belum melaksanakan MBG, sepenuhnya masih kewenangan dari BGN (pemerintah pusat), ada tiga kecamatan yang berjalan itu pun terbatas baru beberapa sekolah,” ujar Aries dalam keterangannya pada Senin (19/5) 2025.

Hingga kini, ketiga kecamatan di wilayah Kota Tangerang yang sudah berjalan diantaranya Kecamatan Neglasari, Pinang, dan Kecamatan Jatiuwung yang dikelola oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) tiap kecamatan.

SPPG merupakan unit pelaksana MBG yang dijalankan pemerintah pusat. SPPG bertugas sebagai dapur umum yang memproduksi makanan bergizi untuk kemudian didistribusikan kepada penerima manfaat program MBG.

Baca Juga :  Satpol PP Kabupaten Serang Enggan Beri Keterangan Soal Penertiban Truk Odol di Kramatwatu

Tidak ada koordinasi, kata Aries, mekanisme pemberian MBG kepada sekolah oleh Pemerintah Pusat kepada Dinas Pendidikan Kota Tangerang.

“Justru kita (Disdik) dapat laporan dari pihak sekolahnya, karena dari BGNnya itu langsung ke koordinasi ke sekolahnya,” tambah Aries.

Aries juga mengatakan, sempat pihak dari Dinas Kesehatan Kota Tangerang telah meminta sampling untuk diuji kadar gizinya, namun dari pihak BGN tidak memberikan dengan dalih itu merupakan sudah menjadi tanggung jawab dari Pemerintah Pusat.

“Dinkes sudah meminta (sampling), tapi dari pihak BGN mengatakan sepenuhnya ditanggung jawab oleh pusat, pokoknya mereka yang tanggung jawab kalau pun ada yang keracunan,” kata Aries ketika menerangkan terkait tersebut.

Berdasarkan hal tersebut, Dinas Pendidikan Kota Tangerang sampai hari ini masih menunggu regulasi dan landasan hukum yang jelas dari Pemerintah Pusat

“Iya harapan ada kejelasan yang melaksanakan program ini siapa? Apakah BGN atau dari Pemerintah Daerah, apalagi ini sudah hampir setengah tahun,” tutup Aries.

Follow WhatsApp Channel pusat-berita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BMM Salurkan Air Bersih Pada Warga, Akibat 5 Bulan Kesulitan Dapatkan Air Bersih Karena Dampak El Nino
Tim Kuasa Hukum Dorong Perlindungan Korban dan Ajukan Amicus Curiae dalam Kasus Kekerasan Seksual Santriwati
Ibadah GKPI Mauk-Sepatan Dibubarkan, Jemaat Diancam Sajam
Cegah DBD, Rapid Indonesia Gelar Fogging di Graha Yadika
Kantor Notaris dan PPAT Anita Rohmah Gandeng Damkar dan Rapid Indonesia Edukasi Keselamatan Kebakaran
DPC ASLINMAS Kota Tangerang Gelar Rakor, Perkuat Konsolidasi Pengurus
HIMA Persis Jakarta Launching Buku Berjudul Membaca Jakarta, Membangun Peradaban
FPRB Desak BPN Tangerang Buka Warkah Tanah Benteng Bin Mana
Berita ini 10 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 12:43 WIB

BMM Salurkan Air Bersih Pada Warga, Akibat 5 Bulan Kesulitan Dapatkan Air Bersih Karena Dampak El Nino

Minggu, 20 September 2026 - 20:14 WIB

Tim Kuasa Hukum Dorong Perlindungan Korban dan Ajukan Amicus Curiae dalam Kasus Kekerasan Seksual Santriwati

Minggu, 20 September 2026 - 15:01 WIB

Ibadah GKPI Mauk-Sepatan Dibubarkan, Jemaat Diancam Sajam

Sabtu, 19 September 2026 - 18:30 WIB

Cegah DBD, Rapid Indonesia Gelar Fogging di Graha Yadika

Sabtu, 19 September 2026 - 15:05 WIB

Kantor Notaris dan PPAT Anita Rohmah Gandeng Damkar dan Rapid Indonesia Edukasi Keselamatan Kebakaran

Berita Terbaru

Foto ilustrasi umat Kristiani beribadah (Foto/istimewa)

Banten

Ibadah GKPI Mauk-Sepatan Dibubarkan, Jemaat Diancam Sajam

Minggu, 20 Sep 2026 - 15:01 WIB

Fogging Graha Yadika, Rapid Indonesia dan Damkar Sisir Sarang Nyamuk (foto/istimewa)

Banten

Cegah DBD, Rapid Indonesia Gelar Fogging di Graha Yadika

Sabtu, 19 Sep 2026 - 18:30 WIB