BGN Larang Konsumsi Menu Olahan Pabrik, Dorong Produk Lokal

- Penulis

Minggu, 28 September 2025 - 14:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Makanan olahan pabrik dilarang jadi santapan menu MBG (foto: timedoor.net)

JAKARTA, PUSATBERITA – Badan Gizi Nasional (BGN) melarang penggunaan makanan olahan pabrik atau ultra processed food dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

‎Wakil Kepala BGN, Nanik S. Deyang mengatakan, makanan seperti sosis, nugget, biskuit, hingga roti kemasan dari pabrik dilarang digunakan dalam program tersebut. Kebijakan ini sekaligus mewajibkan pemanfaatan produk lokal, khususnya dari UMKM pangan.

‎”Begitu larangan ini dilaksanakan, ratusan ribu UMKM pangan akan hidup. Ini sejalan dengan komitmen pemerintah untuk tidak hanya memberi gizi bagi anak bangsa, tetapi juga menggerakkan ekonomi rakyat,” ujar Nanik di Jakarta, Sabtu 27 September 2025.

‎Deputi Bidang Sistem dan Tata Kelola BGN, Tigor Pangaribuan menambahkan, kebijakan ini juga merupakan respons terhadap masukan dari DPR, pengamat, masyarakat luas, hingga mengembalikan kembali misi Presiden Prabowo Subianto dalam menggerakan ekonomi lokal.

Baca Juga :  Syekh Ali Jaber Jelaskan Amalan Dahsyat Lepas dari Jerat Hutang

‎Untuk itu, produk pangan sejenis yang diproduksi lokal masih tetap diperbolehkan, dengan syarat tersertifikasi halal, ber-SNI, terdaftar BPOM, hingga memiliki masa edar maksimal satu minggu sejak tanggal produksi.

‎Namun, khusus susu, BGN mengizinkan penggunaan produk luar daerah di wilayah yang belum memiliki peternakan setempat, dengan syarat tidak terbatas pada satu merek.

‎”Dengan kebijakan ini, kita bukan hanya bicara soal menu bergizi, tapi juga soal keberpihakan pada UMKM. MBG harus menjadi program yang menyehatkan sekaligus menyejahterakan,” kata Tigor.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pusat-berita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Forum Mahasiswa Cinta Indonesia (FORMCI) Gelar Aksi di DPP Golkar, Tuntut Suistiqlal Efendi Dipecat Tidak Hormat
Hadiri RAPIMNAS IPNU, WAMENKOP Dorong Generasi Muda Perkuat Ekonomi Kerakyatan Lewat Kopdes Merah Putih
Ketua Umum PBNU Tekankan Kader IPNU Bijak Hadapi Tantangan Zaman di Abad Kedua NU
PB SEMMI Sebut Korban Jambret Jadi Tersangka Keputusan Salah
Wacana Polri Jadi Kementerian Dinilai Kontraproduktif dan Berpotensi Hilangkan Independensi Institusi
IHSG Anjlok 8 Persen Ini Penyebabnya 
Mengenal Sosok yang dapat Menanggulangi Banjir di Jakarta 
Resmi PSSI Ikat Kerja Sama Dengan Apparel Asal Spanyol
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 1 Februari 2026 - 23:51 WIB

Hadiri RAPIMNAS IPNU, WAMENKOP Dorong Generasi Muda Perkuat Ekonomi Kerakyatan Lewat Kopdes Merah Putih

Minggu, 1 Februari 2026 - 18:09 WIB

Ketua Umum PBNU Tekankan Kader IPNU Bijak Hadapi Tantangan Zaman di Abad Kedua NU

Sabtu, 31 Januari 2026 - 20:20 WIB

PB SEMMI Sebut Korban Jambret Jadi Tersangka Keputusan Salah

Rabu, 28 Januari 2026 - 18:43 WIB

Wacana Polri Jadi Kementerian Dinilai Kontraproduktif dan Berpotensi Hilangkan Independensi Institusi

Rabu, 28 Januari 2026 - 16:08 WIB

IHSG Anjlok 8 Persen Ini Penyebabnya 

Berita Terbaru

Opini

‎Peternakan Partai Kartel dan Kemandekan Demokrasi

Jumat, 13 Feb 2026 - 01:30 WIB

Foto: Istimewa

Lingkungan

PERUMDA TKR Kab Tangerang Pastikan Air Aman dan Layak Konsumsi

Kamis, 12 Feb 2026 - 17:49 WIB

Ribuan orang berkumpul di seluruh Australia pada hari Senin (9/2/2026) untuk menolak kedatangan Presiden Israel Isaac Herzog, yang melakukan kunjungan ke beberapa kota untuk menyatakan solidaritas dengan komunitas Yahudi Australia setelah penembakan massal yang menewaskan banyak orang tahun lalu. (REUTERS/Jeremy Piper).

Internasional

‎Australia Chaos! Tuntut Tangkap Presiden Israel Saat Kunjungan

Rabu, 11 Feb 2026 - 22:12 WIB