Dindikbud Cilegon Hadiri Diskusi Kebudayaan, Sebut Pergeseran Budaya Hingga Perda Kepemudaan

- Penulis

Sabtu, 3 Mei 2025 - 02:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

oplus_0

oplus_0

CILEGON, PUSATBERITA – Kepala Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Cilegon, Heni Anita Susila turut hadir sebagai pembicara dalam acara diskusi kebudayaan, pada Jumat, 2/5/2025.

Ia menyampaikan tergerus nya nilai dan kebudayaan di kota Cilegon akibat adanya perubahan sosial dan globalisasi yang cepat.

“Kebudayaan Cilegon mengalami pergeseran, nilai budaya telah bergeser karena modernisasi, globalisasi perubahan sosial,” ujarnya.

Namun, pergeseran nilai budaya ini disebabkan karena banyak hal juga, terutama akulturasi sosial, hal ini tidak dapat dihindari karena mengingat Kota Cilegon adalah kota industri dan menjadi daerah urban dengan multi etnis.

“Kebiasaan gotong royong tradisi masyarakat Cilegon, tidak semua orang bisa bergotong royong lagi, nilai gotong royong bisa diganti uang,” tegasnya.

Selain menyinggung tentang pergeseran nilai budaya, saat sesi diskusi dibuka, Heni pun menyampaikan bahwa Perda Kepemudaan belum turun, karena inisiatif dari DPRD yang lalu belum ada.

Baca Juga :  Mahasiswa dan Pelajar Tangerang Raya Sambut Mayday dengan Gembira

“Perlu diketahui sekalipun perda di kota Cilegon ini masih belum turun, rekomendasinya dari provinsi, karena hampir 3 tahun yang lalu itu inisiatif dari DPRD yang lalu itu tentang perda kelestarian kebudayaan,” lanjut Heni.

Heni menyebut bahwa Perda Kepemudaan itu sudah di usulkan, walaupun memang belum ada.

“Dan itu sudah di usulkan juga namun perda sampai saat ini masih belum ada, karena masih dalam pengusulan,”

Dan pihak Dindik pun akan mengkomunikasikan lebih lanjut agar Perda Kepemudaan itu disahkan.

“Insyaallah akan kami tanyakan ke pihak kota Cilegon sudah sampai sejauh mana, karena saat itu masih di Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, tapi tentu saja walaupun belum ada Perda karena konsepnya kami tetap mengusahakan agar Perda Kepemudaan disahkan,” Tutup Heni.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pusat-berita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Publik Soroti Dugaan Hubungan Pribadi Libatkan Direktur RS Bukit Lewoleba
‎Malam Puisi Tangerang Bergema, Hidupkan Ruang Sastra Generasi Muda
BEM UMT Berqurban: Menanamkan Nilai Kepedulian dan Pengabdian Kepada Masyarakat
Pemuda 23 Tahun Nekat Lompat ke Sungai Cisadane Tangerang
Aksi Peduli Sungai Ciputat Libatkan Relawan dan Masyarakat 
BPBD Kab Boalemo Masifkan Pencarian Korban Hanyut di Hari Kedua
DLH Kota Cilegon Pastikan Udara di Sekitar PT MCCI Aman Pascainsiden Kepulan Asap Putih
Reyzan Sulaeman Resmi Nahkodai PW PII Jakarta Raya
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 13:14 WIB

Publik Soroti Dugaan Hubungan Pribadi Libatkan Direktur RS Bukit Lewoleba

Sabtu, 30 Mei 2026 - 03:15 WIB

‎Malam Puisi Tangerang Bergema, Hidupkan Ruang Sastra Generasi Muda

Rabu, 27 Mei 2026 - 14:28 WIB

BEM UMT Berqurban: Menanamkan Nilai Kepedulian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Rabu, 27 Mei 2026 - 04:12 WIB

Pemuda 23 Tahun Nekat Lompat ke Sungai Cisadane Tangerang

Selasa, 26 Mei 2026 - 18:35 WIB

BPBD Kab Boalemo Masifkan Pencarian Korban Hanyut di Hari Kedua

Berita Terbaru

Abdul Hakim, Direktur Center for Resistance and Liberation Studies, STISNU Kota Tangerang (Foto: Istimewa)

Opini

Pesta Babi dan Upaya Sistematis Membungkam Papua

Rabu, 27 Mei 2026 - 09:33 WIB

Seorang Pemuda Berencana Bunuh Diri (Foto: Istimewa)

Banten

Pemuda 23 Tahun Nekat Lompat ke Sungai Cisadane Tangerang

Rabu, 27 Mei 2026 - 04:12 WIB