Empat Dapur Program MBG di Cilegon Hentikan Layanan akibat Dana Belum Cair

- Penulis

Jumat, 14 November 2025 - 15:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Cilegon

Dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Cilegon

CILEGON, PUSATBERITA – Sejumlah dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Cilegon terpaksa menghentikan aktivitas karena anggaran dari pemerintah pusat yang tak kunjung turun. Situasi ini membuat ribuan anak penerima manfaat tidak mendapatkan makanan bergizi sesuai jadwal distribusi.

Koordinator Wilayah Kota Cilegon Badan Gizi Nasional (BGN), Lukiah, menyampaikan bahwa sedikitnya empat Satuan Pelaksana Program Gizi (SPPG) harus menghentikan layanan sementara. “Benar, ada empat SPPG yang untuk sementara tidak beroperasi,” ujar Lukiah saat dimintai keterangan, Kamis (13/11).

Ia memaparkan bahwa penghentian kegiatan ini ada murni disebabkan oleh belum dicairkannya dana dari pemerintah pusat. Lukiah berharap operasional dapat kembali normal dalam waktu dekat. “Insyaallah Senin sudah bisa berjalan seperti biasa,” kata Lukiah yang juga memimpin SPPG Cibeber Kedaleman. Menurutnya, SPPG di wilayah Kedaleman melayani sekitar 3.000 pelajar.

Empat SPPG yang terdampak berada di Kecamatan Cibeber, Jombang, Purwakarta, dan Grogol.

Ketua Yayasan Nurani Dhuafa Indonesia, Irfan Ali Hakim, juga membenarkan dua dapur MBG yang dikelola lembaganya harus jeda sementara. “Ada dua dapur kami yang terhenti karena persoalan anggaran, bukan karena hal lain,” jelas Irfan.

Baca Juga :  PII Jakarta Kunjungi Kantor Kementrans, Wamen: Penting Menjaga Harmoni Sosial

Ia menambahkan juga bahwa pergantian pejabat administrasi keuangan di BGN menjadi salah satu penyebab keterlambatan pencairan dana. Menurutnya, kondisi serupa terjadi di berbagai daerah. “Ada aturan baru di BGN, dapur tidak boleh beroperasi sebelum dananya tersedia. Informasinya, minggu ini insyaallah sudah selesai,” katanya.

Diketahui, penghentian sementara layanan MBG juga terjadi di beberapa wilayah lain akibat perubahan regulasi di Badan Gizi Nasional. Kebijakan tersebut tertuang dalam Keputusan Kepala Gizi Nasional RI No. 244 Tahun 2025 mengenai perubahan ketiga petunjuk teknis bantuan pemerintah untuk Program MBG Tahun Anggaran 2025. Dalam aturan terbaru ini, jumlah penerima manfaat per dapur dibatasi maksimal 2.500 anak, atau 3.000 anak bagi dapur yang dikelola chef bersertifikat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pusat-berita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tingkatkan Kesiapsiagaan, Forum Potensi Tangsel Gelar Pelatihan Penanganan Kegawatdaruratan
MSCI Evaluasi Pasar Saham RI, Marwan Jafar: Momentum Percepat Reformasi Bursa Efek
Anggaran Mamin Rp1,7 M, Camat Pasar Kemis Dinilai Tak Prudent
Aliansi Mahasiswa Maluku Jakarta Desak Kepastian 1.957 PPPK
Muktamar XIV KAMMI Tetapkan Amri Akbar sebagai Ketua Umum, Serukan KAMMI Menjadi Rumah Nyaman bagi Seluruh Kader
Sinergi Tanpa Batas: Organisasi Kemanusiaan, RAPID Hadirkan Model Respons Darurat Terintegrasi di Tangsel
Rembug Muda Nahdliyin Soroti Arah Gagasan NU Menjelang Muktamar PBNU 2026
Digitalisasi Parkir Stadion Benteng, SEMMI: Ancam Ekonomi Rakyat
Berita ini 45 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 28 Juni 2026 - 02:43 WIB

Tingkatkan Kesiapsiagaan, Forum Potensi Tangsel Gelar Pelatihan Penanganan Kegawatdaruratan

Jumat, 26 Juni 2026 - 02:22 WIB

MSCI Evaluasi Pasar Saham RI, Marwan Jafar: Momentum Percepat Reformasi Bursa Efek

Kamis, 25 Juni 2026 - 19:02 WIB

Anggaran Mamin Rp1,7 M, Camat Pasar Kemis Dinilai Tak Prudent

Kamis, 25 Juni 2026 - 19:00 WIB

Aliansi Mahasiswa Maluku Jakarta Desak Kepastian 1.957 PPPK

Rabu, 24 Juni 2026 - 21:20 WIB

Muktamar XIV KAMMI Tetapkan Amri Akbar sebagai Ketua Umum, Serukan KAMMI Menjadi Rumah Nyaman bagi Seluruh Kader

Berita Terbaru