FSBN-KASBI Tak Sepakat Kredit Rumah Dipotong dari Gaji

- Penulis

Jumat, 11 Juli 2025 - 17:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Frast Ketua Umum Federasi Serikat Buruh Nusantara (FSBN) - KASBI tak sepakat gaji buruh dipotong langsung untuk cicil rumah, Jumat (11/7) 2025. | Foto: istimewa.

Frast Ketua Umum Federasi Serikat Buruh Nusantara (FSBN) - KASBI tak sepakat gaji buruh dipotong langsung untuk cicil rumah, Jumat (11/7) 2025. | Foto: istimewa.

JAKARTA, PUSATBERITA – Ketua Umum Federasi Serikat Buruh Nusantara (FSBN), Frast menyoroti, usulan yang dikeluarkan Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Fahri Hamzah terkait skema attachment of earnings (AoE) untuk mencicil rumah.

‎”Ya tentu saja saya tidak sepakat,” kata Frast saat tanggapi terkait perihal tersebut, Jumat (11/7) 2025.

‎Disampaikan Frast, upah buruh yang diterima hari ini belum memadai untuk para buruh melakukan pembelian bahkan pencicilan rumah saja sangat sulit.

‎”Apalagi ketika konsepnya dipotong langsung (dari gaji oleh perusahaan), tentu akan sangat memberatkan bagi buruh,” tambah Frast.

‎Dilain sisi Frast mengakui, walaupun rumah merupakan satu kebutuhan hidup, namun jauh diluar hal tersebut masih banyak kebutuhan lain yang menjadi prioritas bagi para buruh.

‎Biaya anak sekolah, Frast berkata, salah satu kebutuhan yang saat ini sedang diperjuangkan oleh para buruh.

‎”Bukannya tidak mau punya ataupun cicil rumah, tapi memang karena faktanya memang (pendapatan buruh) belum mampu,” terang Frast.‎

‎Lebih jauh Frast menilai, usulan Fahri Hamzah merupakan bentuk kekeliruan dan bahkan jika ini direalisasikan akan menimbulkan masalah baru.

Baca Juga :  LBH Jakarta Kritik Prabowo Tegaskan Demonstrasi Harus Izin

‎”kecuali upah pekerjanya dulu yang harus terlebih dahulu diperhatikan,” ujarnya saat wawancara melalui WhatsApp.

‎Dalam keterangan yang diterima PUSATBERITA, FSBN bersama Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia (KASBI) sampai hari ini belum menggelar pembahasan terkait usulan kebijakan tersebut. Akan tetapi, kebijakan ini sudah menjadi perhatian bersama dan akan didiskusikan jika usulan ini akan direalisasikan.

‎Fahri Hamzah: Skema Attachment of Earnings (AoE) untuk mencicil rumah

‎Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Fahri Hamzah mengusulkan skema attachment of earnings (AoE) untuk mencicil rumah.

‎Skema ini memungkinkan gaji para pekerja akan dipotong langsung untuk pembayaran cicilan rumah.

‎Menurut Fahri, skema ini bisa menjadi alternatif pembiayaan perumahan pekerja yang tidak perlu sampai membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

‎Fahri menuturkan, usulan tersebut disampaikan ketika menjadi pembicara dalam suatu diskusi. Ketika ditanya apakah usulan skema tersebut telah dibahas di kementeriannya, ia mengatakan baru sebatas gagasan saja.

‎Ia mengatakan skema tersebut hanya akan berjalan jika para pihak terkait menyepakatinya. “Intinya pada kesepakatan itu, kalau sudah sepakat, baru mereka bisa jalan,” ujarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pusat-berita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sebanyak 1.914 Jiwa Ngungsi di GOR Gembor Akibat Tanggul Kali Sabi Jebol
Prabowo Tekankan Pembahasan Sistem Pemilu Demi Kepentingan Rakyat
Gerakan Rakyat Resmi Transformasi Sebagai Partai Politik
Partai Gema Bangsa Tolak Wacana Pilkada Dipilih DPRD
Partai Gema Bangsa Resmi Deklarasi Siap Dukung Prabowo Pilpres 2029
Penemuan Serpihan Badan Pesawat ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung
Idrus Maulana Yusuf Ditunjuk sebagai Kuasa Hukum Gus Alex, Siap Hadapi Proses Hukum di KPK
DPP SEDARA Gelar Aksi di Mabes Polri, Desak Nonaktifkan Dirlantas Polda Jambi
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Januari 2026 - 16:19 WIB

Sebanyak 1.914 Jiwa Ngungsi di GOR Gembor Akibat Tanggul Kali Sabi Jebol

Senin, 19 Januari 2026 - 20:28 WIB

Prabowo Tekankan Pembahasan Sistem Pemilu Demi Kepentingan Rakyat

Minggu, 18 Januari 2026 - 23:37 WIB

Gerakan Rakyat Resmi Transformasi Sebagai Partai Politik

Minggu, 18 Januari 2026 - 14:15 WIB

Partai Gema Bangsa Tolak Wacana Pilkada Dipilih DPRD

Minggu, 18 Januari 2026 - 14:06 WIB

Partai Gema Bangsa Resmi Deklarasi Siap Dukung Prabowo Pilpres 2029

Berita Terbaru