Restoran Naked Papa Jual Produk Non Halal, Tak Pasang Label Non Halal

- Penulis

Jumat, 30 Januari 2026 - 00:19 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Restoran Naked Papa (Foto: Kenny Oscar/Google maps)

Restoran Naked Papa (Foto: Kenny Oscar/Google maps)

‎KABUPATEN TANGERANG, PUSATBERITA – Cabang Restoran Naked Papa yang berlokasi di Lengkong Kulon, Pagedangan, Kabupaten Tangerang diketahui menjual produk non halal. Hal ini menjadi sorotan lantaran minumnya pengawasan dalam transparansi informasi makanan di ruang publik.

‎Meski telah beroperasi dengan beberapa cabang dan menjual produk makanan non halal, restoran tersebut juga menyediakan makanan halal. Namun tidak dijelaskan lebih rinci mengenai sistem pemisahan pengolahan maupun penyajiannya.

‎Pihak restoran Naked Papa, Reeky mengonfirmasi terkait dokumen perizinan produk non halal bahwa dirinya tidak memegang dokumen perizinan tersebut, pada Kamis (29/1) 2026.

‎Dalam keterangannya, Reeky menyampaikan bahwa Restoran Naked Papa memang menjual produk makanan berbahan non halal. Namun demikian, ia menyebutkan bahwa pihak operasional di cabang tidak memegang langsung dokumen perizinan usaha.

‎“Memang di sini jualan non halal, kalau soal perizinan itu kami tidak memegang. Seharusnya sih sudah dapat izin karena ini sudah ada tiga cabang,” ujarnya.

‎Terkait Izin Higienis dan Sertifikat Halal

‎Dalam wawancaranya, Reeky kembali menyatakan bahwa izin tersebut seharusnya sudah dimiliki oleh pihak manajemen pusat, mengingat Restoran Naked Papa telah beroperasi dengan beberapa cabang.

‎“Harusnya sudah [dokumen izin] ada karena ini kita sudah ada tiga cabang,” katanya.

‎Reeky menjelaskan bahwa dokumen tersebut tidak tersedia di lokasi cabang. Ia menyebutkan bahwa apabila ingin mendapatkan salinan dokumen, permintaan harus diajukan ke kantor pusat.

Baca Juga :  Refleksi 70 Tahun SEMMI, PW Jakarta Raya Ziarah Tokoh Bangsa dan Serukan Kedaulatan Ekonomi

‎“Aku tidak memegang. Kalau mau minta biasanya ke office, dan officenya pun tidak di sini. Pusatnya ada di Joglo,” kata Reeky.

‎Terkait Pengolahan Limbah Minyak Bekas

‎Mengenai pengelolaan limbah minyak bekas, Reeky berkata, tidak mengetahui secara pasti mekanisme yang dilakukan.

‎“Kalau limbah minyak saya kurang tahu perihal ke mana pengelolaannya. Setahu saya biasanya dibuang langsung ke Grease Trap yang gede,” ucap Reeky.

‎Berdasarkan pernyataan tersebut, sebagian informasi teknis terkait perizinan dan pengelolaan limbah masih terpusat di manajemen pusat dan belum sepenuhnya diketahui oleh pihak operasional di cabang.

‎Sementara itu, Ketua RW 01 Kelurahan Lengkong Kulon Firman mengatakan bahwa tidak ada kejelasan pada saat mengajukan izin atas usaha karena tidak sosialisasi ke warga.

‎“Tidak ada kejelasan saat mengajukan izin usaha, dan tidak ada sosialisasi ke warga,” ungkap Firman.

‎Ketua RW 01 juga meminta agar Restoran Naked Papa dapat ditutup. Hal tersebut dikarenakan tidak sesuai dengan kondisi Kampung Lengkong Kiai. Dirinya juga menyayangkan bahu jalan sering dipakai menjadi parkiran oleh pengunjung restoran.

‎“Ditutup aja, karena produknya tidak sesuai dengan kearifan lokal kampung Lengkong Kiai RW 01 yang bernuansa islami. Selain itu boleh di perhatikan juga tentang bahu jalan, dimana sering dipakai Konsumen Naked Papa,” tutup Firman.

Follow WhatsApp Channel pusat-berita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

1.000 Beasiswa Subsidi, Ratusan Mahasiswa Baru Ikuti PROPESA INBI
Ketua PW Fatayat NU Ajak Kader Fatayat Aktif Kampanyekan Pariwisata Anyer dan Majukan Ekonomi Kreatif
Ribuan Massa BPPKB Banten Turun, Soroti Dugaan Terbitnya Izin Keramaian Polres Pandeglang Terhadap Organisasi Yang Bersengketa Hukum 
Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW, Remaja Masjid Jami Al-Hasaini Ajak Generasi Muda Teladani Akhlak Rasulullah
PW PII NTB Gelar Diskusi Publik: Soroti Fenomena FOMO Pada Pelajar
Ketua PW Fatayat NU Banten Ajak Kader Fatayat NU Cikeusal Terus Bergerak Menebar Manfaat
Wasekjend PB HMI Pertanyakan Dasar Surat Pendidikan Gibran
PW PII Jakarta: Pendidikan Gratis yang Merata atau Hanya Kota-kota Besar Saja
Berita ini 385 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 18:10 WIB

1.000 Beasiswa Subsidi, Ratusan Mahasiswa Baru Ikuti PROPESA INBI

Senin, 28 September 2026 - 16:16 WIB

Ketua PW Fatayat NU Ajak Kader Fatayat Aktif Kampanyekan Pariwisata Anyer dan Majukan Ekonomi Kreatif

Senin, 28 September 2026 - 12:24 WIB

Ribuan Massa BPPKB Banten Turun, Soroti Dugaan Terbitnya Izin Keramaian Polres Pandeglang Terhadap Organisasi Yang Bersengketa Hukum 

Minggu, 27 September 2026 - 22:30 WIB

Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW, Remaja Masjid Jami Al-Hasaini Ajak Generasi Muda Teladani Akhlak Rasulullah

Minggu, 27 September 2026 - 18:51 WIB

PW PII NTB Gelar Diskusi Publik: Soroti Fenomena FOMO Pada Pelajar

Berita Terbaru

Gelar Sharing dan Diskusi Publik, PW PII NTB Soroti Problematika Budaya Fomo Pada Pelajar (Foto: Istimewa)

Nusa & Bali

PW PII NTB Gelar Diskusi Publik: Soroti Fenomena FOMO Pada Pelajar

Minggu, 27 Sep 2026 - 18:51 WIB