Tes Narkoba hingga Seragam Rp1,8 Juta, SEMMI Minta Dindikbud Banten Turun Tangan

- Penulis

Selasa, 22 Juli 2025 - 15:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

CILEGON, PUSATBERITA – Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (SEMMI) mendesak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten untuk segera turun tangan menyikapi berbagai dugaan pungutan liar (pungli) yang mencuat di sejumlah sekolah negeri di wilayah tersebut.

Desakan itu disampaikan menyusul keluhan sejumlah wali murid terkait praktik yang dinilai tidak wajar dan membebani kondisi ekonomi keluarga siswa.

Salah satu temuan yang ramai diperbincangkan ialah adanya dugaan kewajiban bagi siswa baru di SMAN 3 Kota Cilegon untuk menjalani tes narkoba di Klinik Trio Medik, dengan biaya sebesar Rp125.000 per siswa, dan pihak sekolah telah mengklarifikasi tidak menentukan kelinik tertentu.

Hal serupa juga dilaporkan terjadi di SMKN 1 Anyar. Sekolah tersebut disebut-sebut bekerja sama dengan Klinik Putra Banten untuk mengarahkan siswa baru menjalani tes kesehatan dan tes narkoba, dengan total biaya mencapai Rp115.000 per siswa, dan pihak sekolah telah mengklarifikasi tidak menentukan kelinik tertentu.

Sementara itu, di SMAN 4 Kota Cilegon, wali murid mengeluhkan adanya penjualan paket seragam sekolah yang ditaksir mencapai Rp1,8 juta per siswa. Praktik tersebut diduga bersifat wajib dan memberatkan, inipun pihak sekolah telah mengkalrifikasi sifatnya tidak memaksa murid bisa membeli seragam putih abu dan muslim di luar sekolah.

Baca Juga :  Menhub Tinjau Gilimanuk, ASDP Perkuat Kesiapan Arus Balik Nataru

Menanggapi hal itu, Ketua SEMMI Cilegon, Hakim, menilai Dindikbud Banten tidak boleh bersikap apatis atau berdiam diri.

“Pendidikan di Banten harus dijaga marwahnya. Apapun bentuk praktik yang dikeluhkan masyarakat, jika tidak rasional dan terindikasi penyimpangan, sudah seharusnya Dindik Banten bertindak tegas,” tegas Hakim dalam keterangannya, Selasa (22/7/2025).

Ia menilai sikap diam dari otoritas pendidikan justru berpotensi memperburuk citra lembaga pendidikan di Banten serta membuka celah bagi oknum mencari keuntungan pribadi.

“Semakin Dindik bungkam terhadap suara dari bawah, semakin terang pula pembiaran terhadap praktik yang menodai dunia pendidikan dan masa depan anak bangsa,” ujarnya.

Ia pun mendesak dilakukan evaluasi menyeluruh terhadap sekolah-sekolah yang dilaporkan menerima keluhan serupa dari orang tua maupun siswa.

“Perlu ada evaluasi menyeluruh terhadap seluruh kebijakan atau kegiatan sekolah yang berpotensi bersifat transaksional dan menyimpang dari aturan,” tandasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pusat-berita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BEM PTNU Pandeglang dan Forum Genre Sosialisasikan Pencegahan Kenakalan Remaja di Sekolah
Klaim SHGB Dipersoalkan, Warga Rumpaksinang Desak DPRD Buka Fakta
FKIP UNIS Gelar Visiting Lecturer, Perkuat Kompetensi Global Calon Guru Bahasa Inggris
Samsuni Kembali Terpilih Pimpin PK Golkar Kecamatan Benda Periode 2026–2031
PMI Banten Dilantik, Kawal Program Pendidikan Gratis Lewat Posko Aduan ‎
ASN PPPK Teknis Kota Tangerang Gelar Aksi Damai, Sampaikan Aspirasi Demi Keadilan dan Kesejahteraan
‎Poros Baru Tangerang Serukan Mosi Tidak Percaya Terhadap APH
Jamaah Hadiri Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Majelis Hubburrosul Kota Tangerang
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 21:23 WIB

BEM PTNU Pandeglang dan Forum Genre Sosialisasikan Pencegahan Kenakalan Remaja di Sekolah

Senin, 20 Juli 2026 - 19:44 WIB

Klaim SHGB Dipersoalkan, Warga Rumpaksinang Desak DPRD Buka Fakta

Senin, 20 Juli 2026 - 14:55 WIB

FKIP UNIS Gelar Visiting Lecturer, Perkuat Kompetensi Global Calon Guru Bahasa Inggris

Minggu, 19 Juli 2026 - 22:39 WIB

Samsuni Kembali Terpilih Pimpin PK Golkar Kecamatan Benda Periode 2026–2031

Minggu, 19 Juli 2026 - 13:51 WIB

PMI Banten Dilantik, Kawal Program Pendidikan Gratis Lewat Posko Aduan ‎

Berita Terbaru