Tumpukan Sampah dan Bau Busuk, Buntut Pejabat DLH Kota Tangsel Tertangkap

- Penulis

Jumat, 18 April 2025 - 20:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tangerang Selatan, PUSATBERITA – Efek dari penetapan sejumlah pejabat Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) pada kasus korupsi berdampak langsung pada tata cara layanan pengelolaan sampah.

Berdasarkan pantauan di lapangan, sejak tertangkapnya Kepala DLH Wahyunoto Lukman dan Kabid Kebersihan TB Apriliandhi Kusumah Perbangsa oleh Kejaksaan Tinggi Banten, terjadi penumpukkan sampah yang menggunung di Pasar Cimanggis.

Selain itu, terdapat laporan warga menunjukkan aktivitas penumpukan sampah mulai terlihat di berbagai kawasan, mulai dari lingkungan permukiman hingga pasar tradisional. Sampah yang menumpuk ini terjadi sejak penetapan tersangka kasus dugaan korupsi pengelolaan sampah tahun anggaran 2024.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hal ini disampaikan oleh salah satu warga, bahwa terjadi minimnya koordinasi dan ketidakjelasan alur tanggung jawab di internal DLH pasca-penangkapan disebut menjadi sumber utama lumpuhnya layanan tersebut.

“Saya heran, setiap lewat Jalan Otista dekat Pasar Cimanggis pasti penuh sampah. Bau busuknya sangat mengganggu. Apakah memang dibiarkan seperti ini?” Ucap Ryanti saat diwawancarai (18/4/2025).

Baca Juga :  ‎Media Jepang Soroti Dugaan Korupsi Penanganan Banjir Medan

Senada dengan Ryanti, Udin petugas kebersihan di sekitar Pasar Cimanggis. Ia mengaku, bahwa kewenanganya hanya membersihkan area sekitar dan tidak memiliki kewenangan mengangkut sampah.

“Saya hanya sapu-sapu. Untuk angkut sampah besar bukan tugas saya. Warga yang kasih uang seikhlasnya, paling Rp2.000 sampai Rp5.000,” keluh Udin.

Warga khawatir, jika situasi ini terus dibiarkan, potensi gangguan kesehatan masyarakat meningkat. Selain menimbulkan bau tak sedap, tumpukan sampah berpotensi menjadi sumber penyakit dan mencemari lingkungan.

Desakan pun muncul dari warga agar Pemerintah Kota Tangsel segera mengambil langkah darurat untuk memulihkan layanan kebersihan. Mereka berharap proses hukum yang berjalan tak menjadi alasan lumpuhnya pelayanan publik.

Sementara itu, ketika dimintai konfirmasi via pesan WhatsApp Sekretaris DLH Tangsel, Indri Sari Yuniandri belum membuahkan hasil terkait hal tersebut hingga berita ini diturunkan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pusat-berita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Banjir Bandang, Pertarungan Wacana dan Politik Ketidakadilan
‎Bupati Cianjur Mangkir saat Rakyat Tagih Janji Tolak Geothermal
Politik Ekstraksi dalam Bayang-Bayang Krisis Lingkungan
Aksi Protes Dugaan Lippo Grup Terlibat Sengketa Tanah Makassar
‎Media Jepang Soroti Dugaan Korupsi Penanganan Banjir Medan
BMKG Ingatkan Cuaca Ekstrem di Banten Hingga 8 Desember
Gunung Marapi Erupsi Status Waspada, Abu Vulkanik Kepung Agam
‎‎Dugaan Limbah di Laut Utara Tangerang Berminyak dan Berlendir
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 12 Desember 2025 - 18:16 WIB

Banjir Bandang, Pertarungan Wacana dan Politik Ketidakadilan

Rabu, 10 Desember 2025 - 17:10 WIB

‎Bupati Cianjur Mangkir saat Rakyat Tagih Janji Tolak Geothermal

Selasa, 9 Desember 2025 - 14:36 WIB

Politik Ekstraksi dalam Bayang-Bayang Krisis Lingkungan

Jumat, 5 Desember 2025 - 18:04 WIB

Aksi Protes Dugaan Lippo Grup Terlibat Sengketa Tanah Makassar

Jumat, 5 Desember 2025 - 00:13 WIB

‎Media Jepang Soroti Dugaan Korupsi Penanganan Banjir Medan

Berita Terbaru

Pembagian nasi Sanggar Silat si Rabin (Doc. Ist)

Daerah

Sanggar Silat Si Rabin Berbagi Nasi di Kampung Rawa Bamban

Selasa, 16 Des 2025 - 16:10 WIB